Tampilkan postingan dengan label Diabetes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diabetes. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Desember 2019

Diabetes Bisa Jadi Penyebab Rambut Rontok

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Diabetes adalah suatu kondisi di mana tubuh tidak dapat mengatur atau mengontrol kadar gula darah karena tidak ada atau rendahnya insulin dalam tubuh.


Image

Insulin adalah hormon yang dilepaskan oleh pankreas untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Ketika pankreas gagal melepaskan insulin atau tubuh gagal mengenalinya, maka Kamu menderita diabetes.

Biasanya, ini merupakan hasil dari gaya hidup yang kurang baik dan asupan nutrisi yang buruk. Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi kesehatan utama seperti penyakit jantung, stroke, kerusakan ginjal dan kerusakan saraf. Dan sayangnya, rambut rontok adalah komplikasi diabetes yang kurang diketahui. Ini dapat terjadi pada diabetes tipe-1 dan tipe-2. 

Dilansir dari berbagai sumber, alasan di balik rambut rontok terkait diabetes adalah sirkulasi darah yang buruk. Penyakit ini merusak pembuluh darah dan menyebabkan plak menumpuk di arteri. Ini menghalangi aliran darah dari satu organ ke organ lainnya. 

Nah, folikel rambut kita membutuhkan nutrisi untuk melakukan tugasnya. Dengan peredaran darah yang terganggu, nutrisi tidak dapat mencapainya. Ini membuat folikel lemah dan menyebabkan penipisan serta kerontokan rambut.

Tapi tenang, berita baiknya adalah rambut rontok dapat diobati. Namun meski begitu, mengendalikan kadar gula darah agar tidak menimbulkan risiko-risiko kesehatan lainnya jauh lebih penting ya!

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Minggu, 01 Desember 2019

6 Manfaat Buah Naga, dari Cegah Diabetes sampai Kanker Prostat

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Buah bernama latin Hylocereus Undatus ini rendah kalori, namun memiliki nutrisi yang tinggi seperti vitamin B dan C, kalsium, fiber, protein, fosfor, antioksidan dan captin.

Image

Setelah mengetahui kandungan yang ada di dalam buah naga ini, maka yakinlah jika kamu memasukkannya di dalam menu harian akan dapat membantu mengatasi beberapa masalah kesehatan.

Cegah kanker prostat

Sebagaimana buah merah lainnya, buah naga juga memiliki lycopene sebagai penyedia warna merah. Kandungan ini ternyata dapat merendahkan kanker prostat. Selain itu, hytoalbumin dalam buah naga dapat membantu menghilangkan radikal bebas dari dalam tubuh.  Beberapa racun logam yang dapat menyebabkan kanker juga dapat diusir dengan kandungan zat ini.

Cegah tekanan darah tinggi dan serangan jantung

Lycopene pada buah naga selain dapat mengusir kanker juga dapat menurunkan tekanan darah serta mencegah penyakit jantung. Serangan jantung mendadak ternyata dapat diatasi dengan khasiat biji dari buah naga yang kaya akan dan omega-6 yang dapat meringankan gangguan pada sistem kardiovaskular.

Nafsu makan bertambah

Nafsu makanmu akan bertambah berkali lipat jika kamu rajin mengkonsumsi buah naga. Karena diketahui, buah ini mengandung vitamin B1 dan B2 yang dapat membuat nafsu makan bertambah, juga untuk anak-anak.

Meringankan batuk dan asma

Lemak omega 3 dan omega 6 yang terkandung di dalam biji buah naga kami dapat membantu meringankan respirasi. Sehingga, kamu yang menderita asma atau batuk tak henti-henti akan sedikit terobati.  Meski begitu,  kamu harus tetap melakukan pemeriksaan dokter dan menjaga pola hidupmu agar lebih sehat.

Kesehatan tulang dan peredaran darah

Kamu yang rutin konsumsi buah naga akan mendapatkan manfaat dari kalsium yang ada di dalamnya untuk kesehatan tulang dan gigi. Khasiat hebat lainnya lagi adalah peredaran darahmu lebih lancar karena zat besi dan fosfor  dalam buah naga mampu memperbnaiki jaringan dalam tubuh yang rusak.

Cegah diabetes

Antioksidan dalam buah naga ternyata mampu mencegah terjadinya diabetes mellitus, karena diketahui kekuatannya dapat mampu membunuh sel jahat, jika terbiasa dengan pola hidup dan pola makan yang tidak sehat. Perlu kamu ketahui bahwa buah naga aman dikonsumsi oleh orang yang sedang menderita diabetes.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Jumat, 04 Oktober 2019

Diabetes Juga Dapat Dialami Anak-anak Loh!

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Diabetes seringkali membayangi orang dewasa dengan tingkat keparahan yang bervariatif. Namun tahukah, Moms, Anak-Anak juga bisa menderita Diabetes lho. Diabetik merupakan suatu kondisi yang mengancam jiwa.


AkuratHealth melansir Indian Express, Anak-Anak yang berisiko dapat diidentifikasi dengan melakukan skrining karena diagnosis yang tertunda dapat menyebabkan ketoasidosis.

Beberapa gejala seperti rasa haus yang meningkat dan sering kencing, rasa lapar yang ekstrem, penurunan berat badan, kelelahan, pandangan kabur, dan sering terjadi perubahan perilaku dapat dirasakan.

Nah, pernahkah Moms memperhatikan gejala-gejala tersebut pada si buah hati? Jika ya, maka Anda harus memeriksakannya segera.

Diabetes tipe 1 adalah salah satu penyakit endokrin yang paling umum. Insiden Diabetes Anak-Anak meningkat di seluruh dunia dengan peningkatan dilaporkan dua hingga lima persen per tahun," kata Dr Sumit Gupta, konsultan pediatrik di Columbia Asia Hospital.

Dr Ashutosh Goyal, konsultan senior endokrinologi dan Diabetes , Paras Hospitals, Gurgaon, mengkonfirmasi bahwa telah terjadi peningkatan kejadian Diabetes tipe 1 di seluruh dunia.

“Faktanya, ada peningkatan kejadian kondisi autoimun secara umum; Diabetes tipe 1 adalah kondisi autoimun itu sendiri. Autoimunitas sel β pankreas menghasilkan situasi dimana tubuh berhenti memproduksi jumlah insulin yang diperlukan. Penyakit autoimun sebagian besar adalah genetik. Namun, faktor lingkungan memainkan peran penting dalam mengaktifkan gen-gen tersebut dan menyebabkan penyakit lengkap pada seseorang,” papar dia.

Menurutnya, berbagai teori digunakan untuk menjelaskan peningkatan kejadian penyakit autoimun ini. Salah satu teori yang paling sering dikutip adalah teori kebersihan yang menyalakan meningkatnya kecenderungan kita untuk menciptakan lingkungan yang super higienis dan bersih.

Beberapa tanda-tanda merah yang paling umum dari kondisi ini termasuk peningkatan buang air kecil, penurunan berat badan dan infeksi.

Namun, Anak-Anak berisiko juga dapat diidentifikasi dengan melakukan skrining sebelum onsetnya. Diagnosis yang terlambat menyebabkan Ketoasidosis Diabetik, suatu kondisi yang mengancam jiwa.

Diabetes pada Anak-Anak dapat berkembang pada usia berapa pun tetapi biasanya itu menunjukkan setelah usia satu tahun. Mengingat sifat autoimun penyakit ini, kondisinya tidak dapat dicegah. Bentuk Diabetes yang paling umum pada Anak-Anak adalah Diabetes tipe 1. Namun, peningkatan Obesitas pada masa kanak-kanak telah meningkatkan prevalensi Diabetes tipe 2 karena resistensi insulin, ”kata Dr Anurag Bajpai, konsultan endokrinologi pediatrik dan remaja, Fortis Memorial Research Institute, Gurgaon.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Kamis, 26 September 2019

Bayi dari Persalinan Normal Punya Bakteri Usus Lebih Baik Dalam Penelitian Baru Ini

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Beberapa penelitian sudah menunjukkan bahwa persalinan normal memiliki manfaat yang lebih baik untuk anak dan ibu.


Sejalan dengan itu, penelitian yang baru diungkap ini mendukung pernyataan penelitian sebelumnya.

Dilansir AkuratHealth dari ScienceDaily, para ilmuwan dari Wellcome Sanger Institute, UCL, University of Birmingham dan kolaborator mereka menemukan bahwa Bayi yang lahir secara normal memiliki Bakteri Usus baik yang tidak didapat anak dengan kelahiran operasi caesar.

Mikrobioma atau Bakteri Usus adalah ekosistem kompleks dari jutaan mikroba, dan dianggap penting untuk pengembangan sistem kekebalan tubuh.

Kurangnya paparan mikroba yang tepat pada anak usia dini telah terlibat dalam Penyakit Autoimun seperti Asma, Alergi dan Diabetes

Sebelumnya tidak diketahui betapa pentingnya mikrobioma Usus pada awal perkembangan dan kesehatan sistem kekebalan tubuh Bayi; bagaimana mikrobioma Bayi berkembang, atau apa yang terjadi padanya dengan berbagai mode kelahiran.

Untuk memahami lebih lanjut tentang perkembangan microbioma dan apakah metode kelahiran mempengaruhi hal tersebut, para peneliti mempelajari 1.679 sampel Bakteri Usus dari hampir 600 Bayi sehat, dan 175 ibu. 

Sampel tinja diambil dari Bayi berusia empat, tujuh atau 21 hari, yang telah dilahirkan di rumah sakit di Inggris melalui persalinan normal atau caesar. Beberapa Bayi juga ditindaklanjuti kemudian, hingga usia satu tahun.

Menggunakan sekuensing DNA dan analisis genomik, para peneliti dapat melihat Bakteri mana yang ada dan menemukan ada perbedaan yang signifikan antara metode kelahiran normal dan caesar. 

Mereka menemukan bahwa Bayi yang dilahirkan melalui vagina memiliki lebih banyak Bakteri (komensal) yang berhubungan dengan kesehatan dari ibu mereka, daripada Bayi yang dilahirkan dengan operasi caesar.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Kamis, 05 September 2019

Malas Bergerak Pemicu Kena Penyakit Mematikan

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kartini Rustandi mengatakan orang yang kurang aktivitas fisik berpotensi mengalami Penyakit Tidak Menular seperti diabetes, Stroke, penyakit jantung dan lainnya.


Kartini dalam temu media dalam rangka peringatan Hari Olahraga Nasional di Kementerian Kesehatan, Rabu, menekankan perlunya aktivitas fisik untuk meningkatkan kebugaran jantung, paru, kekuatan dan daya tahan otot, serta menurunkan risiko Penyakit Tidak Menular.

Saat ini penyebab kematian terbanyak di Indonesia disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular seperti Stroke, penyakit Ginjal Kronis, Diabetes Melitus, dan Hipertensi.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan proporsi penduduk Indonesia usia lebih dari 10 tahun yang kurang melakukan aktivitas fisik jumlahnya meningkat dari 26,1 persen pada 2013 menjadi 33,5 persen pada 2018.

“Jalan kaki salah satu aktivitas fisik yang murah dan mudah dilakukan. Semua kegiatan aktivitas fisik mudah dilakukan tanpa biaya mahal, yang penting mau. Kalau ingin hasilnya baik berdampak harus teratur,” katanya.

Kartini menambahkan aktivitas fisik harus dilakukan minimal 30 menit agar hasil yang optimal dalam menjaga kebugaran tubuh. Sedangkan bagi anak-anak, aktivitas fisik dilakukan minimal 60 menit per hari karena anak-anak perlu banyak bergerak untuk menstimulasi pertumbuhan fisiknya.

Walaupun aktivitas fisik tergolong kegiatan mudah dan bermanfaat bagi kesehatan, aktivitas fisik dalam hal ini olahraga harus dilakukan dengan benar.

Olahraga yang benar dilakukan secara bertahap dimulai dengan pemanasan termasuk peregangan selama 5-10 menit, dilanjutkan dengan latihan inti 20-60 menit, diakhiri dengan pendinginan 5-10 menit.

“Olahraga teratur dilakukan tiga sampai lima kali seminggu selang sehari istirahat, dilakukan rutin di dalam atau di luar ruangan,” kata Kartini.

Dokter spesialis kedokteran olahraga dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr Zaini K Saragih Sp.KO mengatakan secara ilmiah ada empat jenis olahraga, yakni endurance, strength, balance, dan flexibility.

Endurance berfungsi meningkatkan detak jantung. Manfaatnya untuk menjaga jantung, sistem peredaran darah, dan meningkatkan kebugaran. Strength berfungsi untuk melatih otot, Balance membantu mencegah terjatuh saat beraktivitas, dan Flexibility untuk melenturkan otot-otot yang tegang.

“Keempat itu untuk mengukur kebugaran tubuh,” kata dr Zaini.

Hari Olahraga Nasional 2019 menjadi momen untuk mengajak masyarakat kembali melakukan aktivitas fisik. Perkembangan teknologi seperti penggunaan gawai untuk segala kebutuhan termasuk memesan makanan menjadi salah satu penyebab orang-orang kurang beraktivitas fisik.

Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui surat edaran ke kementerian dan lembaga mengajak untuk ikut memeriahkan Hari Olahraga Nasional 2019 ini.

“Di Kemenkes pada tanggal 6 September akan melakukan berbagai kegiatan olahraga. Ada basket, bulu tangkis, lari, line dance , panahan, dan pengecekan kebugaran. Dalam rangka Haornas, kita mengingatkan kembali, mengajak kembali masyarakat ayo aktivitas fisik,” kata Kartini.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 21 Agustus 2019

Yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Saat Melakukan Diet GM

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Meskipun semua tahu bahwa penurunan Berat Badan adalah proses yang lambat, tapi tak sedikit yang menginginkan hasil yang lebih cepat. Siapa yang tak mau Langsing seketika, apalagi perempuan?


Jika seandainya kamu juga bermimpi kehilangan Lemak tak berguna dalam waktu singkat, maka Diet General Motors atau Diet GM dapat menjadi solusi untuk masalah kamu.

Diet ini yang mengharuskan kamu untuk membatasi menu dan porsi makan selama tujuh hari, atau dalam seminggu penuh.

Meskipun Diet GM sering diperdebatkan, tetapi jika mengikutinya dengan cara yang benar dapat membantumu menghilangkan 7 kg bobot tubuh dalam 7 hari.

Diet ini tidak hanya membantu menurunkan Berat Badan, tetapi juga dapat mendetoksifikasi tubuh. Tapi, ada beberapa aturan dasar yang harus kamu ketahui saat mengikuti diet ini.

Boleh dilakukan

1. Kamu diharuskan mengonsumsi banyak makanan berbeda setiap hari. Ini akan memastikan bahwa kamu menjalani diet bergizi dan seimbang yang dapat membantumu menghilangkan racun dari tubuh dan menurunkan Berat Badan.

2. Diet ini merekomendasikan banyak air agar tubuh tetap terhidrasi dan dapat menghilangkan racun dari tubuh.

3. Untuk hasil yang lebih baik, kamu harus mengikuti polanya dengan sangat rajin.

4. Beberapa sayuran yang direkomendasikan adalah kembang kol, selada, kol, wortel, paprika, dan bawang.

5. Saat mengikuti Diet GM, kamu harus memasukkan semangka, melon dari semua jenis, jeruk, melon, apel, dan beri. pisang, lengkeng, dan mangga dalam porsi makanmu.

6. Hanya kopi hitam dan teh hijau yang diperbolehkan dalam diet ini. Hindari teh dan kopi lain.

7. Seringlah makan dalam porsi kecil untuk menghindari mengidam makanan yang tidak perlu.

Tidak boleh dilakukan

1. Kamu tidak harus terus berdiet untuk waktu yang sangat lama. Kamu hanya disarankan menjaga jarak setidaknya lima hingga tujuh hari sebelum melanjutkannya.

2. Jangan melakukan latihan keras saat mengikuti Diet GM. Direkomendasikan hanya 45 menit saja berjalan untuk empat hari terakhir.

3. Hindari makanan kemasan dan olahan dengan cara apa pun.

4. Jauhi minyak dan keju.

5. Alkohol sangat dilarang keras.

6. Tidak untuk wanita hamil, anak-anak, pasien Diabetes dan orang-orang yang sedang menjalani pengobatan.

5. Hindari buah pisang dan kentang atau kacang kering.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 17 Juli 2019

2 Alasan Penting Mengapa Kamu Selalu Mudah Lapar

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Rasa Lapar adalah proses alami yang memberi tahumu bahwa tubuhmu membutuhkan asupan Makanan. Tidak sedikit orang merasa dirinya terus Lapar, sehingga mereka terus mengunyah Makanan ringan sepanjang hari.


Tapi, apa alasan ilmiah dibalik seseorang terus merasa Lapar sepanjang waktu? Dikutip AkuratHealth dari Boldsky, ada banyak alasan seseorang terus merasa Lapar bahkan ketika ia sudah Makan.

Permasalahan tersebut biasanya mulai dari masalah yang tidak selalu dibawa kendali seperti tiroid hingga masalah gaya hidup tak sehat, tingkat stres tinggi, kurang tidur dan lain-lain.

Diet

Orang yang melakukan Diet akan merasa Lapar sepanjang waktu akibat asupan kalori yang dibutuhkan dibatasi. Jika kalori yang dikonsumsi lebih sedikit dan proses pembakaran kalori lebih banyak, hal itu menyebabkan tubuh memproduksi hormon yang disebut ghrelin, hormon rasa Lapar.

Pola Makan yang rendah kalori akan meningkatkan produksi ghrelin yang mana menyebabkan rasa kelaparan tak berkesudahan, bahkan setelah seseorang baru saja Makan. Jenis Diet yang paling sering membuatmu gusar karena sering merasa Lapar adalah Diet rendah Protein dan Diet karbohidrat kompleks.

Protein dapat meningkatkan produksi hormon yang membuatmu kenyang dan menurunkan tingkat hormon yang merangsang rasa Lapar. Jadi, jika tidak mengonsumsi Protein yang cukup, kamu cenderung merasa sering Lapar.

Sebaiknya, Diet rendah Protein tidak harus terlalu berlebihan, dan biarkan Makanan kaya Protein seperti Daging, Telur, Ikan, Susu, Yogurt, Kacang-Kacangan bisa kamu konsumsi, meski sedikit.

Jika kamu lebih memilih mengonsumsi karbohidrat sederhana dibandingkan karbohidrat kompleks, ini adalah alasan yang sangat mudah meningkatkan hasrat Lapar.

Karbohidrat kompleks mengandung lebih banyak nutrisi dan membutuhkan waktu bagi tubuh untuk dicerna. Jadi, ini menyebabkan perasaan kenyang untuk waktu yang lebih lama.

Sedangkan karbohidrat sederhana hanya mengandung satu atau dua jenis gula, yakni fruktosa (pada buah) dan galaktosa (pada produk Susu). Karbohidrat sederhana akan lebih cepat dicerna dan diserap oleh tubuh. hal tersebut yang membuat rasa kenyang tidak didapat.

Diabetes tipe 2

Seseorang dengan Diabetes tipe 2 juga dapat merasa Lapar sepanjang waktu. Alasannya karena Diabetes menyebabkan glukosa tetap berada dalam darah, alih-alih mencapai sel yang menggunakannya sebagai sumber energi. Hal inilah juga dapat membuat Lapar terus-menerus.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Senin, 01 Juli 2019

Suka Mengopi? Ini Manfaat Terbaik Kopi

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Jangan pernah menyepelekan Kopi. Minuman penghangat tubuh itu ternyata memiliki berjuta-juta manfaat bagi kesehatan.


AkuratHealth melansir Daily Mail pada Senin, (1/7), ada beberapa manfaat Kopi bagi kesehatan.

Mengurangi risiko Kematian Dini

Penelitian yang dilaksanakan National Cancer Institute di Amerika Serikat menemukan bahwa orang mengonsumsi Kopi sebanyak enam hingga tujuh gelas per hari ternyata lebih sehat. Risiko Kematian Dini dalam waktu 10 tahun berkurang 16 persen.

Mencegah Depresi

Kajian lain yang dilaksanakan Harvard School of Public Health menemukan bahwa perempuan yang mengonsumsi Kopi lebih dari empat gelas per hari semakin jarang menderita Depresi. Kopi juga bisa mencegah stres yang dialami banyak orang di kantor.

Mengurangi rasa nyeri saat Menstruasi

Para ilmuwan dari Goldsmiths, Universitas London, menemukan bahwa perempuan yang sering mengonsumsi Kopi bisa mengurangi rasa nyeri saat Menstruasi. Itu mendorong banyak perempuan tetap mengonsumsi Kopi saat Datang Bulan.

Menurunkan risiko Diabetes tipe 2

The Institute for Scientific Information on Coffee tahun lalu mengungkapkan 30 kajian terhadap 1,2 juta orang yang minum Kopi lebih dari tiga kali sehari ternyata bisa mengurangi risiko terkena Diabetes tipe dua sebesar 27%.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges