Tampilkan postingan dengan label Asma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asma. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 September 2019

Bayi dari Persalinan Normal Punya Bakteri Usus Lebih Baik Dalam Penelitian Baru Ini

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Beberapa penelitian sudah menunjukkan bahwa persalinan normal memiliki manfaat yang lebih baik untuk anak dan ibu.


Sejalan dengan itu, penelitian yang baru diungkap ini mendukung pernyataan penelitian sebelumnya.

Dilansir AkuratHealth dari ScienceDaily, para ilmuwan dari Wellcome Sanger Institute, UCL, University of Birmingham dan kolaborator mereka menemukan bahwa Bayi yang lahir secara normal memiliki Bakteri Usus baik yang tidak didapat anak dengan kelahiran operasi caesar.

Mikrobioma atau Bakteri Usus adalah ekosistem kompleks dari jutaan mikroba, dan dianggap penting untuk pengembangan sistem kekebalan tubuh.

Kurangnya paparan mikroba yang tepat pada anak usia dini telah terlibat dalam Penyakit Autoimun seperti Asma, Alergi dan Diabetes

Sebelumnya tidak diketahui betapa pentingnya mikrobioma Usus pada awal perkembangan dan kesehatan sistem kekebalan tubuh Bayi; bagaimana mikrobioma Bayi berkembang, atau apa yang terjadi padanya dengan berbagai mode kelahiran.

Untuk memahami lebih lanjut tentang perkembangan microbioma dan apakah metode kelahiran mempengaruhi hal tersebut, para peneliti mempelajari 1.679 sampel Bakteri Usus dari hampir 600 Bayi sehat, dan 175 ibu. 

Sampel tinja diambil dari Bayi berusia empat, tujuh atau 21 hari, yang telah dilahirkan di rumah sakit di Inggris melalui persalinan normal atau caesar. Beberapa Bayi juga ditindaklanjuti kemudian, hingga usia satu tahun.

Menggunakan sekuensing DNA dan analisis genomik, para peneliti dapat melihat Bakteri mana yang ada dan menemukan ada perbedaan yang signifikan antara metode kelahiran normal dan caesar. 

Mereka menemukan bahwa Bayi yang dilahirkan melalui vagina memiliki lebih banyak Bakteri (komensal) yang berhubungan dengan kesehatan dari ibu mereka, daripada Bayi yang dilahirkan dengan operasi caesar.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Senin, 05 Agustus 2019

Kecil - kecil tapi Sakti, Kandungan Telur Puyuh Bisa Redakan Masalah Kesehatan

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Telur puyuh menjadi salah satu pilihan telur yang dapat dikonsumsi seseorang, selain telur ayam dan bebek. Memiliki motif berwarna putih atau cokelat dengan bintik-bintik hitam maupun cokelat gelap, umumnya telur puyuh dianggap kurang sehat jika disandingkan dengan telur ayam akibat tinggi kolesterol. Fitness


Meski dianggap tidak lebih baik dari telur ayam, telur puyuh ternyata sangat kaya dengan nutrisi sehat, yang mampu menjadi pengganti bagi mereka yang alergi pada telur ayam.

Nilai gizi pada 100 gram telur puyuh mentah mengandung air 74,35 gram (g), energi 158 kkal, 13,05 g protein, 11,09 g lemak, 0,41 g karbohidrat, 0,40 g gula, 64 miligram (mg) kalsium, 3,65 mg zat besi, 13 mg magnesium, 13 mg fosfor, 132 mg kalium, 141 mg natrium, 1,47 mg zinc, 66 mcg folat, vitamin B-12, vitamin A,  vitamin E 55, vitamin D dan 844 mg kolesterol. Fitness

Dengan banyak kandungan gizi di atas, berikut ini manfaat kesehatan telur puyuh bagi tubuh dilansir AkuratHealth dari Boldsky. Fitness

Cegah batu kandung kemih

Batu kandung kemih adalah segumpal mineral keras pada kandung kemih yang disebabkan seseorang tidak mengosongkan kandung kemih (buang air kecil) secara tuntas, sehingga urin menggumpal dan membentuk kristal mineral.

Apabila seseorang mengonsumsi telur puyuh, maka kesehatan ginjal, hati, dan kantong empedu akan meningkat. Telur puyuh mengandung komponen yang disebut lesitin, yang membantu memecah batu kandung kemih dan menghentikan pertumbuhan batu-batu ini.

Menenangkan batuk dan asma Fitness

Sifat antioksidan dalam telur puyuh dapat meningkatkan fungsi paru-paru secara keseluruhan. Mereka sangat tinggi vitamin A dan selenium. Oleh karena itu, telur puyuh jadi makanan yang berfungsi baik dalam mengobati masalah pernapasan seperti batuk, asma, dan TBC.

Meringankan sakit perut

Telur puyuh bisa menjadi obat rumahan ajaib untuk gangguan pencernaan seperti gastritis (penyakit pada lambung yang terjadi akibat peradangan dinding lambung), tukak lambung (luka pada lambung yang menyebabkan keluhan sakit maag), tukak duodenum (luka terbuka yang timbul di dinding usus 12 jari) dll. 

Senyawa alkali dan antioksidan yang kuat dan tinggi di dalam telur ini akan menjaga masalah pencernaan tetap terkendali apabila dikonsumsi secara teratur, kurang lebih 100 gram sehari.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges