Tampilkan postingan dengan label Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bayi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Oktober 2019

Dokter di Portugal Ditangguhkan Izinnya Karena Bayi Lahir Tanpa Wajah

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Seorang dokter kandungan di Portugal mendapat skors setelah dinilai lalai dan membuat bayi terlahir cacat. Bayi bernama Rodrigo tersebut lahir dengan keadaan tanpa hidung, mata, dan sebagian tengkorak. Orang tua dari bayi tersebut tidak menyadari ada kelainan dari anak mereka sampai lahir pada awal bulan ini.

Image

Rodrigo lahir pada tanggal 7 Oktober di Rumah Sakit São Bernardo di Setúbal, sekitar 40 km dari selatan Lisbon. Ibunya merupakan pasien dari dr.Carvalho dan telah menjalani tiga scan ultrasound selama kehamilannya. Orang tua Rodrigo mengaku dokter mengatakan tidak ada kekhawatiran mengenai bayi tersebut.

Sang ibu kemudian dilaporkan melakukan USG keempat, lebih detail, 5D, di klinik yang berbeda saat hamil enam bulan. Selama pemindaian itu, kemungkinan abnormalitas meningkat, hanya saja dr.Carvalho disebut mengabaikan kekhawatiran.

"Dia menjelaskan bahwa kadang-kadang beberapa bagian wajah tidak terlihat pada ultrasound ketika wajah bayi terpaku pada perut ibu," kata bibi Rodrigo, dilansir dari laman BBC, Jumat (25/10).

Setelah kelahiran Rodrigo dan kelainannya menjadi jelas, orang tuanya dilaporkan diberitahu bahwa dia hanya akan bertahan selama hitungan jam. Namun, dua minggu telah berlalu dan Rodrigo masih hidup di bawah penanganan rumah sakit.

Orang tuanya pun melayangkan tuntutan kepada dr.Carvalho yang berujung pada skorsingnya. Sang dokter sendiri belum buka suara terkait tuntutan tersebut.

Mencuatnya kasus ini membuat sejumlah kasus serupa turut terungkap. Setidaknya ada 6 kasus serupa di Portugal sejak tahun 2013 dan satu kasus pada tahun 2007. Laporan-laporan tentang kasus-kasus itu, yang dirinci oleh media Portugis, telah memicu kemarahan publik yang meluas.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 16 Oktober 2019

Benarkah Ponsel Memiliki dampak Bagi Bayi di dalam Kandungan?

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Ponsel telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita, sehingga sangat sulit membayangkan hidup kita tanpanya. Dari remaja hingga orang-orang di usia tua, semua orang kecanduan alat ini dan bahkan pada wanita hamil.

Image

Dan ada satu hal lagi yang kita semua tahu penggunaan ponsel yang berlebihan bisa berbahaya bagi kita. Tetapi apakah itu berbahaya juga bagi bayi di dalam rahim?

Sebuah penelitian telah mengungkapkan bahwa wanita hamil yang banyak menggunakan ponsel lebih mungkin melahirkan anak-anak dengan masalah perilaku.

Para ilmuwan di Denmark melakukan penelitian di mana mereka meneliti paparan prenatal dan postnatal pada ponsel dan masalah perilaku pada anak-anak. Penelitian ini dilakukan pada sekelompok wanita yang anak-anaknya berusia sekitar tujuh tahun. 

Mereka diberi kuesioner tentang kesehatan dan perilaku anak-anak mereka, dan riwayat mereka pada penggunaan telepon. 

Pada akhirnya, ditemukan bahwa anak-anak perempuan yang lebih terpapar ponsel sebelum dan sesudah melahirkan adalah hiperaktif dan memiliki beberapa masalah perilaku.

Tapi ini hanya satu studi dan itu tidak membangun hubungan yang kuat antara penggunaan ponsel selama kehamilan dan masalah perkembangan pada anak-anak.

Studi ini tidak dianggap sepenuhnya benar karena microwave, televisi, laptop, ponsel memancarkan gelombang radio tingkat rendah yang disebut radiasi elektromagnetik non-pengion.

Radiasinya lebih ringan daripada radiasi pengion, yang dipancarkan oleh sinar-X dan pemindai CT. Jadi, tidak mungkin itu berbahaya bagi anak yang belum lahir. Yang perlu digarisbawahi adalah meskipun penelitian ini tidak dapat membuktikan hubungan yang kuat, tetapi penting untuk sedikit berhati-hati dan membatasi penggunaan Anda.

Sumber : Akurat.co


Editor : Ges

Selasa, 15 Oktober 2019

Disebabkan Oleh Stres Berlebih Yang Menyebabkan Sulitnya Hamil

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Bagi pasangan yang sedang berjuang untuk mendapatkan kehamilan, nampaknya bisa perhatikan tingkat stres. Dilansir dari Parents, stres berlebih dapat mempengaruhi kesuburan.

Image

Bagi beberapa wanita, stres kronis dapat mempengaruhi ovulasi dengan mengubah sinyal ke hipotalamus, pusat otak yang mengatur beberapa hormon yang memicu ovarium untuk melepaskan sel telur setiap bulan.

Wanita yang mengalami stres tanpa henti dapat mengalami ovulasi lebih jarang, sehingga lebih sulit untuk merencanakan pembuahan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stres juga dapat memengaruhi kadar testosteron dan produksi sperma pada pria.

Penelitian yang dilakukan tim dari Universitas California San Diego menunjukkan, wanita yang sedang stres dan menjalani program bayi tabung (IVF) memiliki angka keberhasilan yang rendah.

Di lain hal, susah hamil merupakan penyebab stres, kecemasan, bahkan depresi. Studi di Jepang menunjukkan, sekitar 40 persen wanita yang punya masalah kesuburan ternyata mengalami gangguan kecemasan atau depresi sebelum mereka menjalani program kehamilan.

“Terutama jika kita bisa mengelola stres pekerjaan itu sehingga tidak merasa cemas terus-menerus atau mengalami gejala stres berat seperti susah tidur, makan banyak atau tidak nafsu makan, serta kehilangan minat menjalankan kegiatan sehari-hari,” kata dokter ahli fertilitas, Alice Domar dari Boston IVF.

Stres memang tidak bisa dihindari kedatangannya, tetapi tentu bisa dikelola dengan baik agar tidak berkelanjutan.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Kamis, 26 September 2019

Temukan Segudang Manfaat Hebatnya Dari Makan Telur Setiap Hari

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Mudah didapat dan diolah, membuat Telur menjadi bahan makanan favorit bagi banyak orang. Bahkan, ada beberapa orang yang sampai mengkonsumsi Telur setiap hari tiap kali makan.


Pertanyaannya, amankan jika Telur dikonsumsi setiap hari?

Dilansir AkuratHealth dari Boldsky, Telur mengandung sederet nutrisi yang bermanfaat seperti vitamin B dan protein yang baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari.

Yuk Masak Telur Dengan Cara Berbeda Tuk Percepat Penurunan Berat Badan
Beberapa penelitian bahkah menunjukan bahwa ada banyak manfaat, dari makan dua butir Telur setiap hari. Dua butir Telur akan mengasup tubuh kamu kurang lebih 13 protein protein, 9,5 gram lemak, 56 mg kalsium, dan 1,8 mg zat besi.

Banyak ahli merekomendasikan Telur  sebagai salah satu menu harian yang bisa dikonsumsi secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya.

Sebuah penelitian juga menemukan bahwa menu Sarapan yang berisi Telur dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan makanan bergula dan berlemak.

Berikut manfaat lainnya dari konsumsi Telur .

Membantu perkembangan otak

Kuning Telur adalah salah satu sumber makanan sehat yang mengandung vitamin B kompleks yang disebut kolin. Kolin dikaitkan dengan fungsi neurologis yang lebih baik dan juga mampu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Kolin yang dikonsumsi secara rutin membantu perkembangan otak janin. Itulah sebabnya wanita hamil harus lebih sering mengonsumsi Telur. Tak hanya itu, kolin juga dapat terurai menjadi betana dalam tubuh, yang pada akhirnya menghasilkan hormon bahagia yang disebut serotonin dan dopamin.

Sumber vitamin D

Tubuh menyerap vitamin D melalui sinar matahari dan dengan mengonsumsi beberapa makanan tertentu, termasuk Telur.

Memasukkan Telur ke dalam menu harian kamu dapat membantu mencegah kekurangan vitamin D dalam tubuh. Jika kamu jarang terpapar sinar matahari, khususnya sinar matahari pagi, maka mengonsumsi Telur bisa menjadi salah satu alternatif sehat untuk mendapatkan dosis harian vitamin D yang pas.

Mengontrol berat badan

Mengonsumsi Telur secara rutin tak akan menambah berat badan kamu. Protein dalam Telur justru membuat perut kenyang lebih lama, sehingga mencegahmu makan secara berlebihan.

Telur juga memainkan peran penting dalam mempertahankan massa otot tanpa lemak selama penurunan berat badan. Satu butir Telur mengandung sekitar 70 kalori dan 6 gram protein, sehingga menjadikannya sebagai sumber protein rendah kalori. Ini menjadi pilihan makanan yang sehat untuk kamu yang tengah berusaha menurunkan berat badan.

Memperindah kulit

Makan dua butir Telur sehari akan memberimu kulit yang indah dan bercahaya. Kehadiran biotin, vitamin B12, dan protein bergizi yang dapat dicerna dalam Telur akan berkontribusi pada penguatan rambut dan kulit. Fosfolipid yang terkandung dalam Telur akan membantu penghapusan racun di hati.

Tetapi perlu diingat bahwa yang berlebihan tetap tidak baik. Variasi makanan juga dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harianmu. Dan, pilihlah olahan Telur yang menyehatkan, seperti direbus, atau olahan dengan minyak yang lebih sedikit.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Bayi dari Persalinan Normal Punya Bakteri Usus Lebih Baik Dalam Penelitian Baru Ini

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Beberapa penelitian sudah menunjukkan bahwa persalinan normal memiliki manfaat yang lebih baik untuk anak dan ibu.


Sejalan dengan itu, penelitian yang baru diungkap ini mendukung pernyataan penelitian sebelumnya.

Dilansir AkuratHealth dari ScienceDaily, para ilmuwan dari Wellcome Sanger Institute, UCL, University of Birmingham dan kolaborator mereka menemukan bahwa Bayi yang lahir secara normal memiliki Bakteri Usus baik yang tidak didapat anak dengan kelahiran operasi caesar.

Mikrobioma atau Bakteri Usus adalah ekosistem kompleks dari jutaan mikroba, dan dianggap penting untuk pengembangan sistem kekebalan tubuh.

Kurangnya paparan mikroba yang tepat pada anak usia dini telah terlibat dalam Penyakit Autoimun seperti Asma, Alergi dan Diabetes

Sebelumnya tidak diketahui betapa pentingnya mikrobioma Usus pada awal perkembangan dan kesehatan sistem kekebalan tubuh Bayi; bagaimana mikrobioma Bayi berkembang, atau apa yang terjadi padanya dengan berbagai mode kelahiran.

Untuk memahami lebih lanjut tentang perkembangan microbioma dan apakah metode kelahiran mempengaruhi hal tersebut, para peneliti mempelajari 1.679 sampel Bakteri Usus dari hampir 600 Bayi sehat, dan 175 ibu. 

Sampel tinja diambil dari Bayi berusia empat, tujuh atau 21 hari, yang telah dilahirkan di rumah sakit di Inggris melalui persalinan normal atau caesar. Beberapa Bayi juga ditindaklanjuti kemudian, hingga usia satu tahun.

Menggunakan sekuensing DNA dan analisis genomik, para peneliti dapat melihat Bakteri mana yang ada dan menemukan ada perbedaan yang signifikan antara metode kelahiran normal dan caesar. 

Mereka menemukan bahwa Bayi yang dilahirkan melalui vagina memiliki lebih banyak Bakteri (komensal) yang berhubungan dengan kesehatan dari ibu mereka, daripada Bayi yang dilahirkan dengan operasi caesar.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges