Tampilkan postingan dengan label Risiko Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Risiko Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Desember 2019

6 Manfaat Buah Naga, dari Cegah Diabetes sampai Kanker Prostat

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Buah bernama latin Hylocereus Undatus ini rendah kalori, namun memiliki nutrisi yang tinggi seperti vitamin B dan C, kalsium, fiber, protein, fosfor, antioksidan dan captin.

Image

Setelah mengetahui kandungan yang ada di dalam buah naga ini, maka yakinlah jika kamu memasukkannya di dalam menu harian akan dapat membantu mengatasi beberapa masalah kesehatan.

Cegah kanker prostat

Sebagaimana buah merah lainnya, buah naga juga memiliki lycopene sebagai penyedia warna merah. Kandungan ini ternyata dapat merendahkan kanker prostat. Selain itu, hytoalbumin dalam buah naga dapat membantu menghilangkan radikal bebas dari dalam tubuh.  Beberapa racun logam yang dapat menyebabkan kanker juga dapat diusir dengan kandungan zat ini.

Cegah tekanan darah tinggi dan serangan jantung

Lycopene pada buah naga selain dapat mengusir kanker juga dapat menurunkan tekanan darah serta mencegah penyakit jantung. Serangan jantung mendadak ternyata dapat diatasi dengan khasiat biji dari buah naga yang kaya akan dan omega-6 yang dapat meringankan gangguan pada sistem kardiovaskular.

Nafsu makan bertambah

Nafsu makanmu akan bertambah berkali lipat jika kamu rajin mengkonsumsi buah naga. Karena diketahui, buah ini mengandung vitamin B1 dan B2 yang dapat membuat nafsu makan bertambah, juga untuk anak-anak.

Meringankan batuk dan asma

Lemak omega 3 dan omega 6 yang terkandung di dalam biji buah naga kami dapat membantu meringankan respirasi. Sehingga, kamu yang menderita asma atau batuk tak henti-henti akan sedikit terobati.  Meski begitu,  kamu harus tetap melakukan pemeriksaan dokter dan menjaga pola hidupmu agar lebih sehat.

Kesehatan tulang dan peredaran darah

Kamu yang rutin konsumsi buah naga akan mendapatkan manfaat dari kalsium yang ada di dalamnya untuk kesehatan tulang dan gigi. Khasiat hebat lainnya lagi adalah peredaran darahmu lebih lancar karena zat besi dan fosfor  dalam buah naga mampu memperbnaiki jaringan dalam tubuh yang rusak.

Cegah diabetes

Antioksidan dalam buah naga ternyata mampu mencegah terjadinya diabetes mellitus, karena diketahui kekuatannya dapat mampu membunuh sel jahat, jika terbiasa dengan pola hidup dan pola makan yang tidak sehat. Perlu kamu ketahui bahwa buah naga aman dikonsumsi oleh orang yang sedang menderita diabetes.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Kamis, 28 November 2019

Manfaat Tidur Tanpa Busana yang Harus Kamu Ketahui

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Baju tidur tentu akan membuat seseorang merasakan kehangatan. Namun, apakah Kamu pernah berpikir untuk tidur tanpa busana? 

Image

Tentu, di benak banyak orang tidur tanpa busana akan membuat tubuh merasa kedinginan. Tetapi, di balik itu tedapat banyak manfaat lho.

Berikut beberapa manfaat tidur tanpa busana yang bisa Kamu terapkan di rumah, seperti dilansir AkuratIntim dari laman Women's Health. 

Kamu akan merasakan tidur lebih baik 

Mengurangi suhu tubuh tidak hanya membantu tidur lebih cepat, tetapi dapat merasakan lebih nyenyak. 

"Tidur tanpa busana dapat membantu untuk mewujudkan tidur nyenyak," kata Dr. W. Christopher Winter, MD, penulis The Sleep Solution. 

Terutama musim dingin, suhu tubuh sering berubah di sepanjang malam dan lebih mudah tidur tanpa busana untuk mendapatkan manfaat tersebut. 

Meningkatkan hubungan 

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Contoh USA, 57 persen pasangan mengatakan senang tidur tanpa busana, dan berpengaruh terhadap hubungan. 

Penelitian tersebut melibatkan 1000 orang, 43 persen lebih senang memakai busana saat tidur, tetapi masih merasakan hal yang sama, di mana dapat meningkatkan hubungan. 

Mengurangi Stres 

Oksitosin akan dilepaskan melalui kulit yang dapat mengurangi efek stres. Tetapi, tidak berlaku bagi seseorang yang tidur sendirian. 

Menurut sebuah penelitian, tindakan sederhana melepas pakaian sebelum tidur dapat menghilangkan stres bagi pasangan. 

Melakukan banyak seks 

Perlu Kamu ketahui, tidur tanpa busana lebih membuat pasangan menginginkan untuk berhubungan seksual. 

Setiap pasangan tentu lebih leluasa untuk menjelajah beberapa bagian sensitif. Serta, bisa dilakukan foreplay untuk hubungan seks yang lebih baik. 

Meningkatkan kesehatan vagina 

Tidur tanpa busana memberi kesempatan vagina untuk bernapas, dan dapat menjaga kesehatan. 

Tentu, Kamu harus tahu bahwa pakaian dalam yang ketat akan membuat vagina berkeringat, dan meningkatkan peluang terkena infeksi ragu, yang biasa hidup di lingkungan lembab. 

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Senin, 04 November 2019

Dapat Membuat Wajah Nampak Lebih Tua Dari Usia Asli Karena Merokok

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Merokok tidak hanya mengancam kesehatan seperti penyakit jantung, dan kanker paru-paru. Ternyata, dapat membuat seorang perokok terlihat lebih tua dari usia aslinya.

Image

Sebuah studi yang dilakukan oleh Louise Millard, dari University of Bristol dan temannya melaporkan temuan ini dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam PLOS Genetics. Studi tersebut menyatakan efek negatif dari merokok dapat membuat perokok lebih tua.

Dilansir dari The Health Site, Senin, (4/11),  dalam studi tersebut membawa beberapa varian genetik dari orang yang merokok.

Untuk mengidentifikasinya, para ilmuwan ini memisahkan beberapa varian genetik antara orang yang merokok dengan yang tidak merokok.

"Kami mengusulkan pendekatan baru ini dapat digunakan untuk mencari efek kausal dari paparan kesehatan dan menunjukkan pendekatan ini untuk mencari efek dari berat merokok," kata Louise Millard.

Hasilnya, efek merokok yang diketahui diidentifikasi oleh analisis termasuk fungsi paru-paru yang lebih buruk dan risiko penyakit paru obstruktif kronis (COPD) yang lebih tinggi hingga kanker kulit.

“Kami mencari ribuan ciri untuk mengidentifikasi orang-orang perokok. Selain mengidentifikasi beerapa efek buruk pada kesehatan paru-paru. Kami juga mendapati efek buruk dari merokok yaitu penuaan pada wajah," tukasnya

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 11 September 2019

Rambut Rontok Bisa karena Keturunan, Tapi Ada Penyebab Lain Juga Lho

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Semua orang tentu ingin memiliki rambut yang sehat. Namun kenyataannya tak sedikit yang memiliki masalah pada rambut, seperti kerontokan.


Dalam ilmu kedokteran, rambut rontok disebut sebagai alopecia ialah kondisi yang mempengaruhi tidak hanya kulit kepala, tapi seluruh tubuh. Kondisi ini ditandai dengan rambut rontok yang berlebihan.

Normalnya, orang dewasa akan kehilangan 80-100 helai rambut perhari dari 10-15 helai di kelapa. Dalam situasi rambut mengalami kerontokan tentu disarankan untuk ditangani oleh ahli.

Ternyata ada ada banyak faktor yang menyebabkan rambut kamu rontok yang perlu kamu ketahui, berikut faktornya Seperti dilansir AkuratTren dari laman BoldSky.

Keturunan

Kerontokan rambut atau kebotakan akan terjadi karena genetika, di mana orang tuanya mengalami riwayat dengan rambut yang mudah rontok. Istilah ini salah satu yang paling sering menjadi masalah dalam kesehatan rambut.

Pengaruh obat

Rambut rontok bisa terjadi karena efek samping dari obat-obatan tertentu seperti depresi, asam urat, radang sendiri dan tekanan darah tinggi.

Obat kemoterapi juga akan membuat rambut lebih mudah rokok selama masa pengobatan.

Pewarna Rambut

Ketika kamu sering merubah warna rambut, katakan tidak mulai sekarang. Sebab dengan pewarnaan rambut akan membuat kerontokan.

Bahan kimia yang hadir dalam warna rambut akan merusak folikel atau tempat rambut yang akan tumbuh.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges