Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Desember 2019

Mode Offline Google Translate jadi Lebih Baik

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Google Translate adalah alat yang sangat membantu untuk menerjemahkan bahasa. Kekurangannya, diperlukan koneksi internet agar dapat bekerja dengan baik. Pasalnya, pemrosesan Google Translate dilakukan pada server jauh. Membuatnya sangat bergantung pada koneksi internet.

Image

Namun, Google memahami bahwa tidak semua orang memiliki akses konstan ke internet. Itulah sebabnya ada mode offline untuk aplikasi Google Translate. Kabarnya, kini mode tersebut menjadi lebih baik.

Dilansir dari Ubergizmo, Senin (23/12), Google mengklaim telah membuat beberapa perbaikan pada Google Translate di mana dalam mode offline, mereka meningkatkan terjemahan sebanyak 20 persen untuk bahasa-bahasa tertentu.

“Terjemahan offline menjadi lebih baik: sekarang, dalam 59 bahasa, terjemahan offline lebih akurat 12 persen, dengan pilihan kata, tata bahasa dan struktur kalimat yang lebih baik. Dalam beberapa bahasa seperti Jepang, Korea, Thailand, Polandia, dan Hindi peningkatan kualitas lebih dari 20 persen," tulis Google dalam sebuah posting di blognya.

Selain meningkatkan terjemahan offline, Google juga menambahkan transliterasi untuk skrip tertentu yang mungkin tidak familiar bagi pengguna.

“Sangat sulit untuk mengucapkan dan mengeja kata dalam bahasa yang ditulis dalam skrip yang tidak Anda kenal.  Untuk membantu Anda dalam kasus-kasus ini, Translate menawarkan transliterasi, yang memberikan ejaan setara dalam alfabet yang biasa Anda gunakan," jelas blog.


Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Selasa, 22 Oktober 2019

Jangan Ragu Jalani LDR, Ini 5 Cara tetap Dekat Secara Emosional dengan Pasangan

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Untuk berada dalam suatu hubungan namun jauh secara geografis, dapat menjadi sulit untuk dijalani. Banyak yang percaya bahwa keintiman dan kebersamaan adalah faktor kunci bagi suatu hubungan untuk bertahan hidup, yang secara otomatis hilang dalam hubungan jarak jauh.

Image

Namun, ada banyak cara yang dapat mengembangkan dan mempertahankan hubungan yang sehat secara emosional dan dekat dengan pasanganmu, bahkan ketika Kamu jauh dari satu sama lain.

Manfaatkan Internet dan Media Sosial

Tentu saja, itu adalah masa yang sulit bagi orang-orang dalam hubungan jangka panjang, ketika tidak ada akses ke internet atau situs jejaring sosial. Panggilan jarak jauh akan membuatmu kehabisan uang secara finansial. Tetapi masa kini tidak seperti masa lalu.

Sekarang Kamu memiliki Skype, WhatsApp, GTalk dan sumber daya lainnya, yang dapat Kamu gunakan untuk berkomunikasi dengan pasangan. Tentunya, itu tidak bisa dibandingkan dengan perasaan yang Kamu dapatkan ketika bersama, tetapi setidaknya bisa memberi rasa kebersamaan dan membuatmu sinkron satu sama lain.

Luangkan Waktu dari Jadwal Sibukmu

Waktu adalah sesuatu yang harus Kamu investasikan agar apa pun bisa berfungsi dengan baik. Bersama atau tidak, suatu hubungan membutuhkan waktumu. Tapi tentu saja, Kamu berdua tidak bersama. Mungkin, karena studi atau tujuan kerja. Dengan demikian, kelola waktumu. Prioritaskan komitmenmu dan luangkan waktu untuk pasanganmu kapan pun Kamu bisa.

Jangan Paranoid

Sangat umum bagi pasangan dalam suatu hubungan untuk meragukan atau mencurigai satu sama lain ketika jarak mereka sangat jauh. Apa pun alasannya, entah karena rasa tidak aman atau kurangnya komunikasi, ini dapat menyebabkan masalah besar bagi keduanya.

Terus-menerus mengomel dan bertanya, hanya atas dasar paranoia dasar dapat membuat seseorang mudah tersinggung dan terganggu. Terutama, ketika tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Ini mungkin tidak hanya menyebabkan masalah kepercayaan tetapi juga memaksa seseorang untuk mulai berbohong. Tidak ada cara dalam hubungan jangka panjang Kamu bisa tahu apa yang orang lain rencanakan. Itu selalu lebih baik untuk duduk dan bersantai.

Terbuka untuk Berubah

Pergeseran mendadak dari menjadi dekat secara fisik dengan jarak geografis dari satu sama lain dapat berdampak pada Kamu. Yang terbaik untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan baru dan meluangkan waktu untuk merenung.

Jika Kamu adalah orang yang pindah maka mungkin sulit pada awalnya dan Kamu mungkin merasa kesepian di lingkungan baru. Namun, luangkan waktu ini untuk tumbuh dan terbuka untuk berubah. Selalu ada pengalaman baru yang belum dieksplorasi.

Beri Kejutan Kecil

Begitu berada dalam hubungan jarak jauh, selalu produktif dan indah untuk menghujani pasanganmu dengan kejutan-kejutan kecil dan gerak-gerik cinta. Pesan, panggilan, bunga, hadiah dapat membuat kejutan terbaik. Kamu bahkan dapat merencanakan kunjungan mendadak ke tempatnya. Itu pasti akan membuat mereka merasa istimewa dan diperhatikan.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Selasa, 02 Juli 2019

Kominfo: Penindakan Iklan Rokok di Internet Megacu PP 109 Tahun 2012

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebut tidak pernah sembarangan melakukan pemblokiran. Soal iklan rokok di internet pun ditegaskannya mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) No 109 Tahun 2012.


"Kominfo tidak pernah melakukan pemblokiran tanpa dasar. Pasti ada bukti, berita acaranya kita buat, semua sesuai SOP, forensik juga kita siapkan," ungkap Ditjen Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerepan, saat Audiesi Kominfo Bersama Komite Nasional Pelestarian Kretek, Selasa (2/7/2019), di Gedung Kominfo, Jakarta.

PP yang dimaksud ialah tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. Dalam aturan tersebut dinyatakan bahwa ada sejumlah larangan yang tidak boleh tercantum dalam iklan rokok.

Pria yang akrab disapa Semmy itu menjelaskan bahwa pemblokiran itu hanya dilakukan terhadap iklan rokok, sementara konten organik terkait rokok yang diposting pengguna di platform tidak diblokir. Langkah yang ambil Kominfo pun dinilai sudah bijaksana. 

"Ditjen Aptika hanya memblokir 114 iklan, yang di-crawling bukan konten terkait rokok, tetapi iklan yang menampilkan gambar rokok. Kalau crawlingnya bukan hanya iklan, kebayang bakal lebih (banyak) dari itu," ujarnya.

Kendati demikian, jika terdapat konten ataupun iklan yang terjaring, pihak terkait dapat melaporkan dan mengajukan banding kepada Kominfo. Nantinya, konten maupun iklan tersebut akan dipulihkan kembali jika memang tidak tersebut melanggar aturan yang berlaku.

"Memang ada beberapa situs yang keblokir. Tapi mereka punya hak untuk banding dan akhirnya dibuka kembali," jelas Semmy.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Senin, 24 Juni 2019

Susul Libra Facebook, Line Luncurkan Layanan Uang Digital BitMax

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Perusahaan penyelenggara pesan instan Line Corp sedang mempersiapkan cryptocurency exchange bernama BitMax. Layanan tersebut akan mulai beroperasi beberapa minggu setelah lisensi terkait didapatkan.


Menurut Laporan Bloomberg, Minggu (23/6), lisensi tersebut akan dikeluarkan Badan Layanan Keuangan Jepang dan diterima pihak Line dalam waktu dekat pada Juni 2019.

Nantinya, BitMax diklaim akan memungkinkan 80 juta pengguna Line di Jepang untuk membeli atau menukarkan mata uang kripto seperti Bitcoin atau Link milik perusahaannya.

Saat ini, perusahaan teknologi tengah berlomba menghadirkan layanan uang digitalnya sendiri. Salah satunya Facebook yang belum lama ini memperkenalkan Libra, mata uang digital yang bisa digunakan melalui platform jejaring sosialnya.

Dalam penyelenggaraan ini, Line harus bekerja lebih keras dengan adanya pekerjaan rumah untuk mengembalikan kepercayaan rakyat Jepang terhadap mata uang kripto.

Pasalnya negara tersebut memiliki sejarah buruk dengan mata uang digital. Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa kripto tidak aman dan berbahaya karena maraknya peretasan.

Pada 2014 Jepang memiliki Mt Gox yang menangani sekitar 70 persen transaksi bitcoin di seluruh dunia. Namun, penyedia layanan tersebut diserang oleh peretas dan mengalami kerugian hingga 470 juta dolar AS.

Terdapat pula penukaran uang kripto asal Jepang bernama Coincheck yang mengalami peretasan dan merugi hingga 530 juta dolar AS pada Januari 2019.

Selain itu, di Jepang mata uang kripto sering tersangkut kasus pencucian uang. Tercatat ada sekitar 6.000 kasus pada kurun waktu sembilan pulang di 2018.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 19 Juni 2019

Revisi PP 82 PSTE, Kominfo Akan Denda Platform Jika Terdapat Hoaks

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan adanya revisi terhadap Rancangan Peraturan Pemerintah Nomor 82 tentang Penyelenggaraan Sistem Transaksi Elektronik (PP STE).


Menteri Kominfo Rudiantara menjelaskan dalam revisi tersebut pihaknya memasukan klausul bahwa setiap perusahaan teknologi harus bertanggung jawab jika terdapat hoaks dalam platformnya.

"Jalan tengahnya adalah memberjkan denda kepada platformnya," kata Rudiantara usai Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI, Selasa (18/6/2019), di Gedung DPR MPR, Jakarta.

Aturan yang ada saat ini, kata Rudiantara, jika platform tidak bertanggung jawab atau terbukti melakukan pembiaran maka akan diberikan teguran pertama, kemudian peringatan hingga pencabutan.

Namun, hal tersebut dinilainya tidak memberikan edukasi atau efek jera terhadap platform yang melanggar.

"Kalo di Jerman, itu dlm bentuk Undang-undang dendanya. (Tetapi) Kalo Undang-Uundang, kita harus revisi dari UU, kapan jadinya, Lebih baik Peraturan Pemerintah (PP) aja, di PP PSTE," ungkalnya.

Rudiantara mengatakan saat ini Rancangan PP PSTE masih dalam proses dan menunggu pengesahan di Kementerian Sekretariat Negara (Setneg). Namun ia tidak menyebutkan target waktu penyelesaian aturan tersebut.

"Sedang di proses sekarang. Makin cepet makin bagus," pungkasnya.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Kominfo: Patroli WhatsApp Tak Berarti Sembarang Masuk Ruang Percakapan

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan istilah patroli dalam pengawasan WhatsApp bukan berarti hanya melakukan pengecekan ataupun bisa sembarang mengakses atau berkeliaran di setiap ruang percakapan.


"Itu saya baca bukan patroli kayak patroli biasa asal dicek gitu enggak. tanda kutip oleh patrolinya," kata Rudiantara dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI, Selasa (18/6/2019), di Gedung DPR MPR, Jakarta.

Dalam hal ini, kata Rudiantara, terdapat ranah publik dan privat. Jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter di mana pengguna memposting suatu konten, itu adalah ranah publik. Sementara untuk percakapan antar dua pengguna dalam layanan WhatsApp, termasuk ranah privat.

"Saya berdua nih kirim-kiriman WhatsApp, nah salah satunya committed terhadap crime, dinyatakan ada urusan hukum, ada urusan pidana, dia (penyidik) bisa masuk," ungkapnya.

Untuk itu, dalam menjalankan patroli di pesan instan milik Facebook itu hanya bisa dilakukan oleh penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri maupun dari Kominfo.

Selain itu harus memiliki dasar aturan, yaitu terhadap pihak yang terlibat tindak kriminal atau mempunyai permasalahan hukum.

Kendati demikian, Rudiantara menolak untuk menjelaskan secara rinci mekanisme masuknya pihak berwenang kedalam ruang percakapan WhatsApp.

"Ya itu urusan 'dapur'nya lah," ujarnya.

Namun, ia menegaskan jika dalam percakapan terdapat anggota yang terlibat masalah hukum akan ada tindakan berdasarkan delik umum dan aduan yang diatur Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Ada delik umum yang tidak perlu ada yang ngadu. Pasal 27 ayat 3 UU ITE harus di delik aduan," jelas Rudiantara.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Selasa, 26 Maret 2019

Tencent Hadirkan Fitur Pembatasan Durasi Bermain Gim PUBG di India

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Gim Mobile Player Unkown Battleground (PUBG) kembangkan fitur terbaru berupa batasan durasi bermain untuk penggunanya.


Hal tersebut diklaim sebagai upaya untuk mengatasi kencaduan para pemain serta mencegah dampak negatif dari gim tersebut berupa aksi kekerasan.

Melansir Android Authority, Senin (25/3), pihak pengembang, yakni Tencent, mulai menerapkan fitur tersebut di India, di mana para pemain dapat memainkan PUBG dengan durasi maksimal enam jam perharinya.

Setelah melewati waktu tersebut, pemain akan secara otomatis keluar dari permainan. Jika mereka mencoba melakukan masuk kembali ke dalam gim, maka akan muncul pesan 'Health Reminder' yang meminta pemain untuk kembali login pada hari berikutnya.

Selain itu, PUBG juga menerapkan aturan verifikasi usia, di mana usia minimun pemain adalah 18 tahun.

Tencent mengklaim, langkah ini dilakukan guna membuat gimnya dapat dimainkan dengan aman dan bertanggung jawab.

Pihaknya juga mengkonfirmasi, bahwa hadirnya fitur tersebut karena adanya isu pemblokiran PUBG di India.

"Kami memperkenalkan sistem gameplay yang sehat di India untuk mempromosikan game yang seimbang dan bertanggung jawab, termasuk membatasi waktu bermain untuk pemain di bawah umur," kata Tencent dalam keterangan tertulisnya.

Di Indonesia sendiri, Majelis Ulama Indonesia tengah mempertimbangkan untuk memberikan fatwa haram terhadap PUBG.

Hal tersebut tidak terlepas dari aksi teror di masjid Christchurch, Selandia Baru yang pelakunya mengaku terinspirasi game serupa PUBG yakni Fortnite.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Selasa, 30 Oktober 2018

Kominfo. Internet Akan ke Daerah-daerah Terpencil

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Dalam kurun waktu 4 tahun , Kominfo , Kementerian Komunikasi dan Informatika memaparkan jumlah capaian yang telah dilakukan. Menkominfo Rudiantara mengatakan banyak pihak melakukan program-program akselerasi, salah satunya melalui ekosistem broadband.

Kominfo. Internet Akan ke Daerah Terpencil

Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo ) fokus dalam membangun ekosistem broadband. Pasalnya, pemerintah ingin memberikan akses ke jaringan internet yang terkoneksi hingga ke daerah-daerah di Indonesia.

Menkominfo Rudiantara mengatakan sejak awal kementerian yang dipimpinnya memasang target percepatan jaringan 4G di tahun 2016. Realitanya di tahun 2015 akhir jaringan 4G sudah bisa diimplementasikanasikan di Indonesia.

Melalui komitmen pemerintah mempercepat broadband tersebut. Selain jaringan 4G Yang Semakin meluas ke daerah di Indonesia, Kominfo juga secara global membangun fasilitas broadband tersebut.

Terutama untuk sekolah, kantor desa, kecamatan hingga daerah-daerah perbatasan.

Menurutnya, pemerintah telah membangunkan 2700 Base Transceiver Station (BTS) di berbagai daerah demi berkembangnya akses internet ke desa-desa dan daerah terpencil.

"Kita juga membangun BTS di daerah-daerah pingiran, yang saya hapal akses internet 2700 di sekolah, di kantor desa, kecamatan," pungkasnya.

Sumber: Akurat.co
Editor: Ges