Tampilkan postingan dengan label Gim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gim. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Desember 2019

Xbox Series X Diklaim Bakal Lebih Kuat Dibanding PlayStation 5

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Baik Microsoft ataupun Sony telah mengonfirmasi kejelasan mengenai konsol generasi selanjutnya mereka. Microsoft akan menghadirkan Xbox Series X sedangkan Sony dengan PlayStation 5-nya. Artinya, perang konsol akan segera dimulai kembali.

Image

Sejauh ini produsen konsol gim asal Jepang, Sony, telah memimpin pasar konsol dengan selisih yang cukup besar. Namun, dengan Xbox Series X bisakah Microsoft memimpin pasar ke depannya?

Melansir Ubergizmo, Senin (16/12), kepala Microsoft Xbox, Phil Spencer, mengungkapkan bahwa perusahaan akan mengandalkan aspek kekuatan dari perangkat terbarunya yang akan hadir tersebut. Digadang-gadang konsol akan lebih kuat dibanding dengan PS5.

"Tujuan kami selalu membangun konsol paling kuat yang kami bisa, dan saya pikir kami ada di sana. Kami suka memimpin dalam kekuatan dan kinerja dan saya merasa kami akan berada di sana lagi," ujarnya dalam sebuah keterangan yang dikutip pada Senin (16/12).

Perusahaan sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa Xbox Series X akan delapan kali lebih kuat dibanding pendahulunya Xbox One serta dua kali lebih kuat dari Xbox One X.

Sedangkan untuk Sony, perusahaan hanya mengonfirmasi bahwa akan unggul dari PS5. Namun tidak secara spesifik menyatakan seberapa jauh keunggulannya tersebut.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Senin, 09 Desember 2019

Epic Ingin Bawa Fortnite ke Google Play Store, Tapi ini Syaratnya

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait,  Saat Epic meluncurkan Fortnite di Android, perusahaan membuat langkah yang agak kontroversial di mana mereka memutuskan untuk tidak menaruh gim itu Google Play Store. Sebagai gantinya, perusahaan meluncurkan gim melalui situs web-nya sendiri. Beberapa orang menyatakan khawatir karena kemungkinan malware.

Image

Menurut laporan 9to5Google, Selasa (10/12), Epic akhirnya menyerah dan mengumumkan bahwa mereka akan membawa Fortnite ke Google Play. Namun, perusahaan berharap bahwa Google akan mempertimbangkan kembali kebijakannya tentang pembagian keuntungan.

Diketahui bahwa Google memang mengambil 30 persen keuntungan dari setiap pengembang yang ada di platform Play Store. Hal tersebut yang menjadi alasan utama Epic ogah membawa gim paling populernya saat ini Fortnite ke Play Store.

Sementara itu, Google merespons pernyataan Epic  yang keberatan dengan kebijakan di Play Store.

Android memungkinkan beberapa toko aplikasi dan pilihan bagi pengembang untuk mendistribusikan aplikasi. Google Play memiliki model bisnis dan kebijakan penagihan yang memungkinkan kami berinvestasi di platform dan alat kami untuk membantu pengembang membangun bisnis yang sukses sambil menjaga keamanan pengguna.

Kami menyambut setiap pengembang yang mengakui nilai Google Play dan mengharapkan mereka untuk berpartisipasi di bawah persyaratan yang sama dengan pengembang lainnya.

Beberapa pihak, terlebih gamer menyayangkan sikap Epic yang tidak bisa menerima potongan 30 persen. Padahal dari segi keuntungan pada tahun 2018 saja, Fortnite untuk iOS telah menghasilkan 2 juta dolar AS hanya dalam satu hari. Harusnya potongan 30 persen tidak akan membuat mereka bangkrut seketika.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Kamis, 05 Desember 2019

Pokemon Go Bakal Bisa Dimainkan dengan Kacamata AR

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Augmented Reality (AR) pada gaming kian menjadi konsep yang mainstream. Pokemon Go adalah salah satu gim AR yang cukup populer belakangan ini. Sebagai pengembang, Niantic tampaknya ingin menaikkan level konsep dari AR yang ada di Pokemon Go.

Image

Dilansir dari Ubergizmo, Jumat (6/12), Niantic berencana untuk menghadirkan kacamata AR. Jadi, para pemain Pokemon Go akan memakai kacamata AR saat bermain. Hal ini diumumkan saat acara Qualcomm Snapdragon Tech Summit 2019. Niantic mengungkapkan bahwa mereka berkolaborasi dengan Qualcomm pada platform Snapdragon XR2, penerus XR1.

Qualcomm Snapdragon XR1 adalah desain referensi untuk sepasang kacamata AR. XR2 akan menjadi penggantinya, dengan fitur-fitur baru seperti konektivitas 5G dan juga interaksi berbasis suara.

Qualcomm juga mengungkapkan bahwa ada lima produsen (tidak disebutkan namanya) yang bekerja sama dengan perusahaan untuk membangun perangkat keras. Produk-produk berbasis XR2 diharapkan rampung pada paruh kedua tahun 2020.

Nah, dengan semua gim berbasis AR dari Niantic seperti Pokemon GO, Harry Potter, dan Ingress bakal menarik untuk mengetahui serta melihat bagaimana perangkat tersebut dapat membuat pengalaman main gim AR ke tingkat selanjutnya.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Selasa, 26 November 2019

Kontroler Gim ini Bisa Dibawa ke Mana Saja Karena Cuma Seukuran Gantungan Kunci

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Beberapa gamer lebih suka menggunakan kontroler gim, bahkan ketika bermain di smartphone mereka. Nyatanya, memang beberapa gim lebih cocok dimainkan dengan kontroler. Gim balap atau pertempuran misalnya, yang akan lebih maksimal dimainkan jika menggunakan kontroler fisik ketimbang virtual.

Image

Namun, tidak selalu praktis untuk membawa pengontrol gim ke mana pun kecuali jika Anda membawa tas. Kabar baiknya, 8BitDo bisa menyelesaikan masalah itu dengan Zero 2 Bluetooth Gamepad.

Melansir Ubergizmo, Rabu (27/11), Zero 2 Bluetooth Gamepad adalah kontroler mungil yang hanya seukuran gantungan kunci. Memungkinkannya sangat mudah dibawa ke mana pun atau dimasukkan ke saku Anda.

Sesuai namanya, kontroler tersebut mendukung Bluetooth. Tentu saja menjadi nilai tambah selanjutnya yang makin mudahkan gamer untuk menghubungkannya ke perangkat smartphone atau tablet. Zero 2 Bluetooth Gamepad juga kompatibel untuk PC, Mac, hingga Nintendo Switch jika saja Anda butuh kontroler pihak ketiga.

Zero 2 Bluetooth Gamepad saat ini tersedia untuk pre-order di Amazon dengan harga 20 dolar AS atau sekitar Rp281 ribu. Sementara itu, sepertinya kontroler tersebut belum mendukung untuk perangkat Android.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Selasa, 24 September 2019

Saingi Apple Arcade? Google Luncurkan Gim Play Pass

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Google secara resmi mengumumkan peluncuran aplikasi bernama Play Pass, sebuah layanan berlangganan yang memberi pengguna akses ke perpustakaan permainan dan aplikasi lain di Google Play Store.


Layanan ini mencakup lebih dari 350 aplikasi dan gim, termasuk Monument Valley, Risk, dan Star Wars: Knights of the Old Republic. Google mengatakan, Play Pass ingin melangkah lebih jauh, jadi perusahaan juga menyediakan berbagai jenis aplikasi seperti kesehatan, kebugaran, dan fotografi lainnya.

"Game itu sangat penting, tetapi kita akan melampaui itu," kata Austin Shoemaker, Manajer Produk Grup Google, dikutip dari CNET, Selasa (24/9).

Play Pass mirip dengan Apple Arcade, layanan dari pembuat iPhone yang diluncurkan pada minggu lalu. Apple Arcade sendiri berfokus hanya pada gim.

Ditanya tentang perbandingan dengan Apple Arcade, Shoemaker tidak secara khusus membahas pesaingan. Namun, dia mengatakan bahwa Play Pass "jauh lebih luas".

Pada tahap awal, Google akan memberikan pelayanan Play Pass secara gratis yang berdurasi 10 hari. Selain itu, Google juga akan memberikan kepada pengguna yang dapat berlangganan hingga lima anggota keluarga.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Senin, 19 Agustus 2019

Pasar idEA Jadi Wadah Bagi Para Pecinta Gim Indonesia

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Beberapa tahun terakhir, gim tumbuh pesat bakan sudah menjadi bisnis. Betapa potensialnya industri gim di Tanah Air nampaknya tak disia-siakan oleh para marketplace.


Terbukanya peluang bisnis membuat mereka kini bertransformasi sebagai marketplace game dengan menciptakan iklim yang baik, mulai dari menjual berbagai kebutuhan gim, membentuk komunitas hingga mensponsori turnamen ESports nasional.

Melihat hal itu, Asosiasi E-Commerce Indonesia, idEA menggelar pameran ecommerce bernama 'Pasar IdEA' yang berlangsung selama empat hari dari tanggal 15-18 Agustus 2019. Ketua idEA, Ignatius Untung mengatakan melalui event ini, pihaknya ingin merangkul berbagai pihak.

Pasar IdEA mengadakan promo menarik yang sedang ditawarkan selama Agustus 2019. Adalah Tokopedia yang memberikan cashback 15 persen hingga Rp40 ribu untuk pembelian voucher game, kecuali Mobile Legends, dan khusus bagi gamer yang mendapatkan kode promo dari komunitas, KOL atau iCafe.

"Kami ingin merangkul para pecinta game dalam satu kemudahan bertransaksi dengan menghadirkan beragam promo. Kami percaya bahwa industri game Indonesia memiliki masa depan yang cerah,“ tutur VP of Marketing Tokopedia, Andi Djoewarsa.

Selain marketplace, beberapa komunitas seperti Republic Games & Collectors Indonesia (RGCI) dan Indoesports juga turut hadir dalam pameran e-commerce Pasar IdEA. Selama empat hari, mereka menggelar kompetisi gim berhadiah jutaan rupiah.

Sebagai salah satu komunitas gim terbesar, Indoesports mengadakan kompetisi gim PUBG dan Mobile Legends: Bang Bang dengan hadiah berupa kupon undian. Ada pula kompetisi AyoDance dengan total hadiah senilai Rp5 juta.

Sementara itu, RGCI menyajikan Retro Arena. Lewat acara ini, mereka ingin mengajak para pengunjung untuk bernostalgia dengan gim-gim lawas sekaligus memperkenalkan gim retro kepada generasi terkini. Salah satunya adalah melalui kompetisi gim PS1 Crash Team Racing dan Tekken 3 – Bartop Heroes.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Senin, 05 Agustus 2019

PUBG Mobile Lite Resmi Hadir di Indonesia, Kabar Baik Buat Pemilik Hape 'Kentang'

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Setelah resmi hadir di India beberapa waktu lalu, PUBG Mobile Lite pada Senin (5/8/2019), resmi diluncurkan di Indonesia. Hal ini menjadi strategi pengembang untuk menggaet lebih banyak pemain, khususnya pengguna ponsel spek rendah. Fitness


Kehadiran PUBG Mobile Lite ini menjadi kabar baik para pemain di Tanah Air. Mengingat semakin populernya gim battle royale ini di berbagai negara, termasuk Indonesia. Fitness

Berbeda dengan versi mobile originalnya, Tencent Games selaku pengembangan menilai versi ini dapat kompatibel dengan lebih banyak perangkat.

Dari segi permainan, PUBG Mobile Lite akan menampilkan peta yang lebih kecil, yakni untuk 60 pemain. Sementara untuk durasi permainan hanya berlangsung selama 10 menit, hal ini dilakukan guna mempertahankan gaya permainan layaknya PUBG versi original.

Saat ini, PUBG Mobile Lite sendiri telah ada di Hong Kong, Taiwan, Brazil, Bangladesh, dan Indonesia. Para pemain sudah bisa mengunduhnya melalui Google Play Store.

Adapun versi mobile lite ini hanya memiliki ukuran sebesar 400MB dan bisa dijalankan pada perangkat yang memiliki RAM kurang dari 2GB. Fitness


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 17 Juli 2019

Trailer Pertama Cerita Resmi PUBG Rilis, Kental Sisi 'Gelap'

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, PlayerUnknown's Battleground (PUBG) ingin menambahkan elemen cerita ke dalam gim. PUBG Corp baru saja merilis trailer pertama cerita yang dipersiapkan untuk season keempat.


Dilansir dari Ubergizmo, Kamis (18/7), video trailer berdurasi 2 menit 6 detik itu menampilkan seorang anak lelaki di Erangel yang merupakan peta pertama gim ini. Diceritakan anak tersebut adalah satu-satunya yang selamat setelah pertempuran mengerikan terjadi di pulau itu.

Anak tersebut kemudian tumbuh menjadi seorang pria yang dibanjiri uang karena menyelenggarakan turnamen pertempuran di Erangel. Kisah ini tentu kental dengan sisi gelap, di luar bayangan kebanyakan orang.

PUBG Corp memang sengaja dan ingin membuat cerita yang mengarah ke sesuatu yang 'gelap'. Bahkan, narasi ini lebih gelap dari Fortnite yang merupakan gim pesaing terbesar PUBG.

Bisa dimengerti, pasalnya PUBG sedang membuat dasar untuk pengalaman naratif asli. Mencoba melakukan sesuatu yang telah dilakukan beberapa gim dengan cerita kuat, seperti Call of Duty.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Jumat, 21 Juni 2019

Berkat iPhone, Perusahaan Gim Terbesar Ke-4 di Dunia adalah Apple

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait,Berbicara perusahaan gim, nama-nama seperti Microsoft, Sony, Nintendo, EA, hingga Blizzard mungkin lebih sering dikenal. Namun, kini Apple tampaknya muncul sebagai perusahaan gim yang juga dapat dipertimbangkan.


Mengutip analisis Newzoo, Jumat (21/6), Apple disebut sebagai perusahaan gim keempat terbesar di dunia. Bagi sebagian pihak hal ini membingungkan karena Apple tidak membuat gim atau konsol. IPhone dikatakan menjadi faktor yang membawa Apple ke pencapaian ini.

Hal tersebut juga menunjukkan bahwa besarnya penetrasi gim seluler. Faktanya, saat ini memang harus diakui setiap orang hampir dipastikan memiliki smartphone yang berisikan gim-gim tertentu dibandingkan dengan konsol.

Menurut analisis, Apple diperkirakan mendapat lebih dari 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp28 triliun dari gim pada kuartal pertama 2018. Namun, tidak dirincikan lebih detil apakah pendpatan ini hanya berdasarkan dari App Store pada umumnya atau potongan yang diterima Apple dari aplikasi yang dijual di App Store.

Pencapaian Apple ini disebut akan bisa semakin meningkat karena gelaran Worldwide Developers Conference (WWDC) 2019 beberapa waktu lalu. Pada ajang konferensi tahunan perusahaan itu perusahaan meluncurkan Apple Arcade.

Apple Arcade adalah layanan berlangganan untuk bermain gim sepuasnya. Namun, Apple Arcade bukanlah layanan gim streaming seperti Google Stadia. Konsep yang ditawarkan Apple Arcade adalah menyuguhkan deretan gim ekslusif kepada pengguna seluruh platformnya.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Kamis, 13 Juni 2019

Konami Luncurkan Konsol Mini Retro Besutan Sendiri, TurboGrafx-16

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Perusahaan gim asal Jepang itu mengumumkan peluncuran TurboGrafx-16 Mini. Konsol mini retro yang juga akan dilengkapi dengan beberapa judul gim besutan mereka sendiri tentunya.


TurboGrafx-16 Mini akan diluncurkan sebagai PC Engine Mini di Jepang dan sebagai PC Engine Core Grafx di Eropa. Konsol mini Konami ini memiliki dukungan untuk adaptor multi-arah selain dua port USB-nya untuk pengontrol.

Dilansir dari Ubergizmo, Kamis (13/6), semua versi sistem akan memiliki beberapa fitur standar seperti penyimpanan cepat, scanline CRT simulasi virtual serta rasio aspek 4: 3 yang asli.

Konami telah mengonfirmasi bahwa PC Engine Mini akan memasukkan judul-judul gim seperti Dracula X: Rondo of Blood dan Super Star Soldier. Jadi, pengalaman setiap pemain akan bervariasi dan tergantung dari versi konsol.

Konami belum memberi rincian tentang kapan persisnya TurboGrafx-16 Mini tersedia di pasaran dan berapa harga untuk konsol retro besutan mereka itu.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 12 Juni 2019

PUBG Mobile Jadi Mesin Pencetak Uang Tencent

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Kepopuleran dari PlayerUnknown's Battle Royale (PUBG) versi mobile tak perlu diragukan lagi. Memiliki lebih dari 100 juta pemain aktif bulanan saat ini menjadikannya gim terlaris di dunia untuk perangkat seluler.


Mengutip laporan The Financial Times, Rabu (12/6), data terbaru menunjukkan bahwa PUBG Mobile telah menghasilkan lebih dari 146 juta dolar AS atau sekitar Rp2 triliun pendapatan dalam bulan lalu saja.

Angka tersebut termasuk item-item dan skin yang dibeli pemain di seluruh dunia. Pendapatan PUBG Mobile mengalahkan pesaing terdekatnya, yaitu Honor of King. Dalam periode yang sama, gim Honor of Kings meraup 125 juta dolar AS atau setara Rp1,77 triliun.

Pendapatan 146 juta dolar AS tersebut sebenarnya terbagi dua menjadi 76 juta dolar AS dari PUBG Mobile dan 70 juta dolar AS dari Game For Peace. Khusus untuk Game For Peace, pendapatan hanya berasal dari Tiongkok.

Sepeeri yang sudah diketahui sebelumnya, Tencent selaku pengembang PUBG telah menarik gim-nya itu dari Tiongkok beberapa waktu lalu. Sebagai gantinya, mereka menghadirkan Game For Peace yang diluncurkan tak lama hengkangnya PUBG dari negara itu.

Alasan penarikan PUBG dari Tiongkok sendiri adalah karena pemerintah setempat telah melarang segala gim yang dianggap berunsur kekerasan beredar di negaranya.

Game For Peace akhirnya dapat diterima di Tiongkok karena perbedaan pada warna darah serta penghapusan konten mayat pada gim tersebut.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Selasa, 26 Maret 2019

Tencent Hadirkan Fitur Pembatasan Durasi Bermain Gim PUBG di India

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Gim Mobile Player Unkown Battleground (PUBG) kembangkan fitur terbaru berupa batasan durasi bermain untuk penggunanya.


Hal tersebut diklaim sebagai upaya untuk mengatasi kencaduan para pemain serta mencegah dampak negatif dari gim tersebut berupa aksi kekerasan.

Melansir Android Authority, Senin (25/3), pihak pengembang, yakni Tencent, mulai menerapkan fitur tersebut di India, di mana para pemain dapat memainkan PUBG dengan durasi maksimal enam jam perharinya.

Setelah melewati waktu tersebut, pemain akan secara otomatis keluar dari permainan. Jika mereka mencoba melakukan masuk kembali ke dalam gim, maka akan muncul pesan 'Health Reminder' yang meminta pemain untuk kembali login pada hari berikutnya.

Selain itu, PUBG juga menerapkan aturan verifikasi usia, di mana usia minimun pemain adalah 18 tahun.

Tencent mengklaim, langkah ini dilakukan guna membuat gimnya dapat dimainkan dengan aman dan bertanggung jawab.

Pihaknya juga mengkonfirmasi, bahwa hadirnya fitur tersebut karena adanya isu pemblokiran PUBG di India.

"Kami memperkenalkan sistem gameplay yang sehat di India untuk mempromosikan game yang seimbang dan bertanggung jawab, termasuk membatasi waktu bermain untuk pemain di bawah umur," kata Tencent dalam keterangan tertulisnya.

Di Indonesia sendiri, Majelis Ulama Indonesia tengah mempertimbangkan untuk memberikan fatwa haram terhadap PUBG.

Hal tersebut tidak terlepas dari aksi teror di masjid Christchurch, Selandia Baru yang pelakunya mengaku terinspirasi game serupa PUBG yakni Fortnite.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges