Tampilkan postingan dengan label India. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label India. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Oktober 2019

Selama Dua Tahun Pria India 'Dimusuhi' Burung Gagak

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Banyak riset yang menyebutkan bahwa gagak adalah hewan yang cerdas dan memiliki daya ingat yang kuat. Hal itu tampaknya dibuktikan lewat pengalaman pribadi seorang pria asal India yang mengaku diserang gagak selama hampir dua tahun.

Image

Peristiwa bermula saat pria bernama Mohanan itu menemukan dua ekor anak gagak yang baru menetas di bawah traktor di dekat halte bus dan memindahkannya ke pinggir jalan. Keesokan harinya, pria yang berprofesi sebagai supir traktor itu menemukan anjing kecil yang tubuhnya diselimuti tar hingga berwarna hitam di tempat yang sama dengan tempat ia menemukan anak gagak.

Mohanan dan kawannya pun memandikan anjing tersebut hingga bersih. Mohanan menduga gagak-gagak di sana mengira anjing kecil tersebut adalah anak mereka yang baru menetas, mengingat anjing itu sebelumnya berwarna hitam.

Sejak saat itulah Mohanan selalu membawa tongkat dan payung selama hampir dua tahun terakhir untuk mengatasi serangan para gagak yang mengira ia menyakiti "anak" mereka.

Saat ditemui, Mohanan mengatakan gagak-gagak yang menyerangnya bersarang di pepohonan dekat halte bus tempat ia memindahkan anak gagak yang baru menetas dahulu. Tiap kali ia mendekat ke halte bus, para gagak itu pasti menyerangnya. Selain menggunakan payung dan tongkat, ia juga kerap menggunakan makanan untuk mengalihkan perhatian mereka.

“Saya memberikan bagian dari makan siang saya ke gagak-gagak itu. Begitu mereka selesai memakannya, mereka akan mulai menyerang saya lagi,” kata Mohanan sambil tertawa, dilansir dari laman Oddity Central, Selasa (29/10).

Ia menambahkan bahwa mengganti pakaiannya dan berusaha menyamarkan dirinya juga tidak berhasil mengelabui mereka.

Permusuhan burung gagak terhadap Mohanan menjadi terkenal di kalangan warga Ambalavayal. Sebagian besar menganggapnya lucu, namun pengemudi traktor mengatakan burung-burung itu bisa sangat kejam. Salah satu contohnya adalah ketika mereka merobek kanopi traktor milik Mohanan .

Kisah serupa dialami oleh pekerja asal Madhya Pradesh bernama Shiva Kewat. Ia mengaku telah diserang oleh burung gagak selama tiga tahun terakhir akibat memindahkan anak gagak dari jalanan.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Kamis, 22 Agustus 2019

Terlibat dalam Korupsi, Penangkapan Mantan Menteri Keuangan India Berlangsung Dramatis

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Mantan Menteri Keuangan India, Palaniappan Chidambaram, ditangkap otoritas karena dituduh terlibat korupsi dan pencucian uang. Kini ia sedang diselidiki atas tuduhan telah menerima suap agar melancarkan investasi asing saat menjadi menteri keuangan.


Dilansir dari NDTV, pria 73 tahun itu ditangkap Biro Investigasi Pusat (CBI) pada hari Rabu (21/8) malam. Proses penangkapannya pun berlangsung dramatis karena otoritas sampai harus memanjat tembok agar bisa masuk ke rumahnya.

Awalnya, anggota senior partai oposisi utama tersebut muncul di kantor partainya untuk memberikan konferensi pers. Sementara itu, CBI yang sudah merilis surat penangkapan bergegas menyusulnya. Sayangnya, pria yang juga pernah menjabat sebagai menteri dalam negeri ini sudah meninggalkan tempat itu.

CBI kemudian cepat-cepat ke kediamannya bersama Direktorat Penegakan dan Kepolisian Delhi. Demi meringkusnya, sejumlah petugas sampai harus memanjat tembok rumahnya usai ditolak masuk lewat gerbang utama. Sementara itu, petugas lainnya masuk lewat gerbang belakang.

Setelah satu jam berlalu, pintu bagian dalam rumah dibuka dan CBI bergegas menangkap Chidambaram. Proses penangkapan ini makin dramatis saat para pendukung Chidambaram mengepung mobil yang hendak membawanya ke kantor CBI. Bahkan, otoritas sampai harus mengerahkan pasukan paramiliter untuk berjaga di luar rumahnya.

Palaniappan Chidambaram dituduh telah menerima suap agar memfasilitasi investasi asing di perusahaan INX Media pada tahun 2007 saat menjabat sebagai menteri keuangan. Putranya, Karti Chidambaram, ikut terlibat dalam kasus suap ini.

Sementara itu, Chidambaram membantah semua tuduhan tersebut. Menurut pengacaranya, pemerintah yang kini dikendalikan Paratai Bharatiya Janta punya dendam politik pada kliennya.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Jumat, 12 Juli 2019

Kangen Teman Satu Sel, Pria India Curi Sepeda Motor Agar Ditangkap Kembali

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Masuk penjara adalah hal yang tidak diinginkan oleh hampir siapapun, kecuali pria 52 tahun asal India ini. Bagi pria bernama Gnanaprakasam, penjara adalah rumah di mana ia memiliki tempat berteduh dan makanan setiap harinya. Selain itu, ia juga mendapat teman-teman baru selama menjalani hukuman.


Keadaan berubah saat ia dibebaskan. Gnanaprakasam mengaku tidak bahagia setelah keluar dari penjara karena ia diabaikan oleh keluarga. Selain itu, ia juga merindukan teman-teman di selnya.

Rasa rindu terhadap teman-teman dan kebutuhan akan makanan membuatnya melakukan tindakan yang aneh. Ia memutuskan untuk mencuri sepeda motor dan bensin dari kendaraan yang terparkir kemudian dengan sengaja menampakkan wajahnya di hadapan CCTV.

Aksi tersebut dilakukan di kawasan Kailasapuram. Semua dilakukan agar ia kembali dijebloskan ke penjara. Gnanaprakasam sendiri bebas sejak 29 Juni setelah menjalani masa hukuman 3 bulan.

Saat ditanya mengapa ia melakukan hal tersebut, ia menuturkan kepada polisi bahwa ia lebih suka berada di penjara. Tak seperti di rumah, tidak ada seorangpun yang menyebutnya pemalas di dalam penjara.

Ia mengatakan kepada polisi bahwa kehidupan menjadi tidak mudah setelah dia dibebaskan. Pria tua itu mengaku istri dan anak-anaknya selalu melecehkannya.

Kini keinginan pria tersebut telah terkabul. Ia dikirim kembali ke penjara Puzhal tempatnya dikurung dahulu. 


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Kamis, 11 Juli 2019

Dari India hingga Arab Saudi, Ini 5 Negara Paling Berbahaya bagi Perempuan

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Di zaman modern seperti sekarang ini, kesetaraan gender makin keras digaungkan. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk tidak merendahkan perempuan juga semakin tinggi.


Namun, tak bisa dimungkiri sebagian wanita masih mengalami diskriminasi. Hal ini diperparah dengan adanya perang dan praktik budaya serta tradisi yang tak memihak perempuan. Akibatnya, wanita sulit mengakses pelayanan kesehatan dan rentan menjadi korban kekerasan, baik seksual maupun nonseksual.

Di tahun 2018 lalu, Thomson Reuters Foundation mengadakan riset yang melibatkan 550 pakar untuk meneliti negara mana saja yang berbahaya bagi perempuan. Dari 193 negara yang terdaftar dalam PBB, peringkat ini ditentukan dari buruknya pelayanan kesehatan bagi wanita, sumber daya ekonomi, praktik tradisi, kekerasan seksual, dan nonseksual, serta perdagangan manusia.

Dilansir dari Reuters, inilah 5 negara paling berbahaya bagi perempuan.

1. India

Berada di posisi puncak, Negeri Taj Mahal ini pernah dihebohkan dengan kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang mahasiswi dalam bus di Delhi. Menuai kecaman massa, pemerintah berjanji untuk mengatasi masalah itu. Sayangnya, meski kasus itu sudah berlalu lebih dari 5 tahun lalu, tingkat kekerasan terhadap perempuan masih saja tinggi.

India pun dinilai sebagai negeri paling berbahaya bagi perempuan karena 3 hal berikut ini. Pertama, perempuan sangat berisiko menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual. Kedua, praktik budaya dan tradisi yang masih mendiskriminasi kaum Hawa. Ketiga, perempuan berisiko tinggi menjadi korban perdagangan manusia, termasuk kerja paksa, perbudakan seks, dan perbudakan rumah tangga.

2. Afganistan

Berada di posisi kedua, para pakar menilai sudah hampir 18 tahun wanita menghadapi kehidupan berbahaya setelah Taliban digulingkan. Negeri ini dinilai tidak ramah pada perempuan karena tingginya kekerasan non-seksual, sulitnya akses perawatan kesehatan, dan terbatasnya akses mata pencaharian.

3. Suriah

Tujuh tahun mengalami perang sipil, para perempuan di Suriah tak mendapat akses perawatan kesehatan yang layak dan rentan jadi korban kekerasan non-seksual, seperti kekerasan terkait konflik dan kekerasan dalam rumah tangga. Tak sampai di situ, mereka juga harus menghadapi risiko mengalami kekerasan seksual. Itu sebabnya Suriah menduduki peringkat tiga sebagai negeri paling berbahaya untuk perempuan.

4. Somalia

Negara di posisi keempat ini sudah terperosok dalam konflik sejak tahun 1991. Somalia pun dianggap berbahaya bagi kaum Hawa karena sulitnya akses layanan kesehatan. Mereka pun rentan menjadi korban parktik budaya dan tradisional yang masih diskriminatif. Selain itu, Negara Afrika Timur ini dinilai buruk bagi wanita karena sulitnya akses ke sumber daya ekonomi.

5. Arab Saudi

Meski termasuk dalam negara kaya, diskriminasi terhadap wanita di kerajaan konservatif ini terbilang tinggi, termasuk dalam hal pekerjaan dan hak properti. Pasalnya, para pakar menilai wanita berisiko menghadai diskriminasi akibat praktik budaya dan agama. Itu sebabnya Arab Saudi masuk dalam peringkat 5 besar sebagai negara paling berbahaya bagi perempuan.

Semoga kesadaran akan kesetaraan gender di Indonesia makin meningkat. Dengan begitu, perempuan Indonesia akan makin mudah mengakses pelayanan kesehatan, sumber daya ekonomi, dan jauh dari kekerasan seksual, serta nonseksual.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Selasa, 26 Maret 2019

Tencent Hadirkan Fitur Pembatasan Durasi Bermain Gim PUBG di India

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Gim Mobile Player Unkown Battleground (PUBG) kembangkan fitur terbaru berupa batasan durasi bermain untuk penggunanya.


Hal tersebut diklaim sebagai upaya untuk mengatasi kencaduan para pemain serta mencegah dampak negatif dari gim tersebut berupa aksi kekerasan.

Melansir Android Authority, Senin (25/3), pihak pengembang, yakni Tencent, mulai menerapkan fitur tersebut di India, di mana para pemain dapat memainkan PUBG dengan durasi maksimal enam jam perharinya.

Setelah melewati waktu tersebut, pemain akan secara otomatis keluar dari permainan. Jika mereka mencoba melakukan masuk kembali ke dalam gim, maka akan muncul pesan 'Health Reminder' yang meminta pemain untuk kembali login pada hari berikutnya.

Selain itu, PUBG juga menerapkan aturan verifikasi usia, di mana usia minimun pemain adalah 18 tahun.

Tencent mengklaim, langkah ini dilakukan guna membuat gimnya dapat dimainkan dengan aman dan bertanggung jawab.

Pihaknya juga mengkonfirmasi, bahwa hadirnya fitur tersebut karena adanya isu pemblokiran PUBG di India.

"Kami memperkenalkan sistem gameplay yang sehat di India untuk mempromosikan game yang seimbang dan bertanggung jawab, termasuk membatasi waktu bermain untuk pemain di bawah umur," kata Tencent dalam keterangan tertulisnya.

Di Indonesia sendiri, Majelis Ulama Indonesia tengah mempertimbangkan untuk memberikan fatwa haram terhadap PUBG.

Hal tersebut tidak terlepas dari aksi teror di masjid Christchurch, Selandia Baru yang pelakunya mengaku terinspirasi game serupa PUBG yakni Fortnite.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges