Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Desember 2019

Jokowi Minta Ibu-ibu Banjiri Medsos dengan Hal Positif Untuk Peringatkan Infiltrasi Ideologi

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Presiden Joko Widodo meminta agar masyarakat mewaspadai infiltrasi ideologi dari negara lain di tengah keterbukaan dalam mengakses media sosial. Menurut Presiden, informasi tersebut bisa lewat YouTube, WhatsApp, Twitter maupun Facebook yang mana negara tidak bisa menyaring hal-hal yang tidak baik di media sosial.


Image

Presiden menegaskan negara ingin agar sumber daya manusia (SDM) yang ada memiliki budi pekerti yang luhur, keterampilan yang baik, serta mengusai ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Jangan sampai anak-anak kita ini dididik oleh YouTube, dididik oleh Twitter, dididik oleh Instagram, dididik oleh Facebook, dididik oleh media sosial,” ujarnya saat menyampaikan sambutan pada Pembukaan Kongres XXV Kowani, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019) sore dilansir dari laman resmi Setkab.

Ia lantas menyatakan peran ibu dalam keluarga sangat besar, bukan hanya melahirkan, bukan hanya membesarkan, tetapi juga mendidik generasi penerus bangsa. Terlebih, sekarang ini hampir setiap anak telah memegang gawai.

"Yang namanya smartphone, yang namanya gadget, pegang itu semuanya hati-hati. Tentu tidak mudah mendidik generasi masa depan yang memiliki mental, karakter yang unggul, yang produktif," imbuhnya.

Presiden Jokowi lantas meminta ibu-ibu seluruh organisasi yang berada di bawah Kowani untuk membanjiri media sosial dengan hal-hal yang positif.

"Jangan sampai kita kalah. Mereka membanjiri dengan informasi-informasi yang tidak benar, ya kita harus membanjiri ganti dengan informasi-informasi yang benar, yang baik, sehingga anak-anak kita tidak terpengaruh oleh banjirnya informasi yang negatif tadi,” pungkas Presiden.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Rabu, 06 November 2019

Risiko Kesehatan Jika Tidur dekat Ponsel

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Di era digitalisasi seperti sekarang ini, ponsel menjadi kebutuhan utama sebagian besar orang. Bahkan, tak jarang kita menatap layer ponsel hingga larut malam dan tanpa sadar tertidur sambil tetap memegang atau berada di dekat gawai ini.

Image

Banyak pula yang sengaja menaruh ponsel dekat dengan tubuh untuk membantu mereka terjaga lebih mudah di pagi hari, karena alarm ponsel yang berbunyi dari dekat. Tapi tahukah Anda? Ternyata tidur berdekatan dengan ponsel bisa memberikan dampak negatif untuk kesehatan. Selain itu, waktu istirahat Anda di malam hari juga bisa terganggu.

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa menggunakan ponsel tepat sebelum tidur cenderung menyebabkan masalah, seperti kesulitan untuk tidur. Hal tersebut karena apa yang Anda lihat di ponsel membuat otak terstimulasi, misalnya keinginan untuk menuis atau mengunggah sesuatu.

Jika menaruh ponsel di dekat tempat tidur maka memungkinkan Anda lebih mudah mudah mengecek email atau pesan masuk yang sebenarnya ditujukan untuk urusan pekerjaan. Lebih dari itu, melihat aktivitas dalam ponsel sebenarnya dapat meningkatkan perasaan tertekan, hingga mengakibatkan stres dan kesulitan untuk tidur pun terjadi.

Hal paling buruk dari menaruh ponsel di dekat tempat Anda tidur menurut penelitian ialah adanya blue light atau cahaya biru yang datang dari layar. Ini penyebab tubuh mencegah produksi melatonin. Zat tersebut berperan untuk mengatur tidur dan memungkinkan Anda dapat beristirahat dengan nyaman kemudian terbangun dalam keadaan segar.

Namun ketika Anda mentaap layer ponsel tepat sebelum tidur, maka benda tersebut memancarkan cahaya biru yang mencegah tubuh memproduksi melatonin. Sementara tanpa produksi melatonin, kemungkinan Anda akan mudah terbangun di tengah malam dan pada pagi harinya bangun dengan perasaan pusing.

Oleh karena itu, orang-orang direkomendasikan untuk meletakkan ponsel jauh dari tempat tidur sekitar satu jam sebelum waktunya beristirahat di malam hari. Ini bertujuan agar tubuh memiliki cukup waktu untuk mendapatkan hormon ini. Sebisa mungkin jangan letakkan ponsel di area sekitar tempat tidur atau di lokasi yang memungkinkan Anda masih bisa mendengar bunyi notifikasi dari gawai tersebut, sekalipun Anda mengatur bunyi dengan hanya mode getar.

Lantas, bagaimana dengan ponsel yang memang perlu digunakan sebagai alarm agar bisa bangun tepat waktu di pagi hari? Hal ini membuat Anda harus menyimpan ponsel di ruangan yang sama dengan tempat tidur., namun perlu diletakkan di area yang tak akan terjangkau oleh Anda saat tidur. Pilihan terbaik jika ingin kembali ke cara yang lebih lama, gunakan jam weker sebagai alarm. Tentu, ini semakin membuat Anda bisa melepas ketergantungan terhadap ponsel.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 16 Oktober 2019

Benarkah Ponsel Memiliki dampak Bagi Bayi di dalam Kandungan?

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Ponsel telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita, sehingga sangat sulit membayangkan hidup kita tanpanya. Dari remaja hingga orang-orang di usia tua, semua orang kecanduan alat ini dan bahkan pada wanita hamil.

Image

Dan ada satu hal lagi yang kita semua tahu penggunaan ponsel yang berlebihan bisa berbahaya bagi kita. Tetapi apakah itu berbahaya juga bagi bayi di dalam rahim?

Sebuah penelitian telah mengungkapkan bahwa wanita hamil yang banyak menggunakan ponsel lebih mungkin melahirkan anak-anak dengan masalah perilaku.

Para ilmuwan di Denmark melakukan penelitian di mana mereka meneliti paparan prenatal dan postnatal pada ponsel dan masalah perilaku pada anak-anak. Penelitian ini dilakukan pada sekelompok wanita yang anak-anaknya berusia sekitar tujuh tahun. 

Mereka diberi kuesioner tentang kesehatan dan perilaku anak-anak mereka, dan riwayat mereka pada penggunaan telepon. 

Pada akhirnya, ditemukan bahwa anak-anak perempuan yang lebih terpapar ponsel sebelum dan sesudah melahirkan adalah hiperaktif dan memiliki beberapa masalah perilaku.

Tapi ini hanya satu studi dan itu tidak membangun hubungan yang kuat antara penggunaan ponsel selama kehamilan dan masalah perkembangan pada anak-anak.

Studi ini tidak dianggap sepenuhnya benar karena microwave, televisi, laptop, ponsel memancarkan gelombang radio tingkat rendah yang disebut radiasi elektromagnetik non-pengion.

Radiasinya lebih ringan daripada radiasi pengion, yang dipancarkan oleh sinar-X dan pemindai CT. Jadi, tidak mungkin itu berbahaya bagi anak yang belum lahir. Yang perlu digarisbawahi adalah meskipun penelitian ini tidak dapat membuktikan hubungan yang kuat, tetapi penting untuk sedikit berhati-hati dan membatasi penggunaan Anda.

Sumber : Akurat.co


Editor : Ges

Sabtu, 15 Juni 2019

Apple Tutup Akses Online Store Untuk Perangkat Lama

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Apple dikabarkan telah menutup akses toko online melalui peramban web safari dan juga perangkat dengan sistem operasi versi lama.


Hal ini pertama kali dilaporkan oleh laman Mac Otakara, yang menyebut bahwa pengguna harus menjalan sistem operasi minimal versi X 10.105 Yosemite dan juga Safari versi 10.1.2 untuk mengakses Apple's online store, sebagimana dilansir dari Ubergizmo, Sabtu, (15/6/2019).

Pengguna safari dan OS Apple versi lama akan mendapatkan pesan "Versi Browser yang Tidak Didukung", ketika mengakses layanan toko online tersebut.

Apple belum memberikan keterangan resminya terkait perubahan kebijakan akses dalam layanannya tersebut.

Namun lama Appleinsider berspekulasi hal tersebut dilakukan guna memberikan pengalaman beberjalanja seaman mungkin. Pasalnya, perangkat lunak terbaru Apple diklaim memiliki fitur keamanan dan privasi yang paling mutakhir.

Pihaknya berharap dapat menghindari adanya kesalahan, termasuk ketika berbelanja melalui situs webnya.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges