Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Desember 2019

Google Otomatis Kirim Informasi Peretasan Kata Sandi Pengguna

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Google dikabarkan kini dapat memberikan informasi secara otomatis jika pengguna layanan browser Chrome mereka mengalami peretasan kata sandi secara online.


Image

Melansir The Telegraph, Senin (16/12), pembaruan tersebut mencakup fitur pemindai kata sandi yang dimasukkan melalui browser Chrome terhadap basis data kata sandi yang diretas atau telah dibocorkan secara online.

Google mengatakan akan secara bertahap meluncurkan fitur baru tersebut untuk semua pengguna Google yang masuk ke browser Chrome.

Fitur ini rencananya akan hadir pada awal tahun 2020 mendatang. Namun, Google telah memutuskan bahwa fitur tersebut kini sudah dapat berjalan secara otomatis pada layanan browser Chrome.

Fitur ini diyakini akan membantu ribuan orang di Inggris khususnya dalam melawan potensi peretasan kata sandi secara online.

Pasalnya, Pusat Keamanan Cyber Nasional (NCSC), sebuah divisi dari agen mata-mata GCHQ telah merilis statistik bahwa pada awal tahun ini penggunaan kata sandi di Inggris sangat mengkhawatirkan.

Terdapat lebih dari 280.000 orang menggunakan 'liverpool' sebagai kata sandi online, sementara lebih dari 333.000 akun menggunakan kata sandi 'superman'.

Serta kata sandi internet yang paling umum digunakan adalah '123456', yang digunakan oleh sebanyak 23,3 juta akun, dan '123456789' digunakan oleh 7,7 juta akun.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Senin, 09 Desember 2019

Epic Ingin Bawa Fortnite ke Google Play Store, Tapi ini Syaratnya

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait,  Saat Epic meluncurkan Fortnite di Android, perusahaan membuat langkah yang agak kontroversial di mana mereka memutuskan untuk tidak menaruh gim itu Google Play Store. Sebagai gantinya, perusahaan meluncurkan gim melalui situs web-nya sendiri. Beberapa orang menyatakan khawatir karena kemungkinan malware.

Image

Menurut laporan 9to5Google, Selasa (10/12), Epic akhirnya menyerah dan mengumumkan bahwa mereka akan membawa Fortnite ke Google Play. Namun, perusahaan berharap bahwa Google akan mempertimbangkan kembali kebijakannya tentang pembagian keuntungan.

Diketahui bahwa Google memang mengambil 30 persen keuntungan dari setiap pengembang yang ada di platform Play Store. Hal tersebut yang menjadi alasan utama Epic ogah membawa gim paling populernya saat ini Fortnite ke Play Store.

Sementara itu, Google merespons pernyataan Epic  yang keberatan dengan kebijakan di Play Store.

Android memungkinkan beberapa toko aplikasi dan pilihan bagi pengembang untuk mendistribusikan aplikasi. Google Play memiliki model bisnis dan kebijakan penagihan yang memungkinkan kami berinvestasi di platform dan alat kami untuk membantu pengembang membangun bisnis yang sukses sambil menjaga keamanan pengguna.

Kami menyambut setiap pengembang yang mengakui nilai Google Play dan mengharapkan mereka untuk berpartisipasi di bawah persyaratan yang sama dengan pengembang lainnya.

Beberapa pihak, terlebih gamer menyayangkan sikap Epic yang tidak bisa menerima potongan 30 persen. Padahal dari segi keuntungan pada tahun 2018 saja, Fortnite untuk iOS telah menghasilkan 2 juta dolar AS hanya dalam satu hari. Harusnya potongan 30 persen tidak akan membuat mereka bangkrut seketika.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 02 Oktober 2019

Google Rayakan Hari Batik Nasional Lewat Tampilan Cantik Doodle

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Mesin pencari raksasa Google ikut memperingati Hari Batik Nasional dengan menghadirkan Doodle batik pada halaman awal pencarian.


Hari ini, Rabu 2 Oktober 2019 adalah salah satu hari bersejarah bagi masyarakat Indonesia. Pasalnya, setiap tanggal 2 Oktober, seluruh lapisan masyarakat Indonesia turut memperingati hari batik yang merupakan budaya milik Tanah Air.

Hari Batik Nasional pertama kali ditetapkan oleh UNESCO, badan khusus PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan.

UNESCO menyertakan batik dalam daftar Representatif Budaya Non-benda warisan manusia, dan pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia.

Apabila hari ini pengguna mengakses laman Google, maka akan hadir tampilan Doodle tiga batik bernuansa biru dan orange dengan motif yang berbeda sebagai background dari tulisan 'GOOGLE'. Saat pengguna mengetuk tampilan Doodle tersebut, maka pengguna akan secara otomatis dibawa ke hasil pencarian Hari Batik Nasional lengkap dengan sejarahnya.

Google memang kerap merayakan hari bersejarah diseluruh dunia melalui Doodle, termasuk juga segala peristiwa bersejarah di Indonesia.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Selasa, 24 September 2019

Saingi Apple Arcade? Google Luncurkan Gim Play Pass

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Google secara resmi mengumumkan peluncuran aplikasi bernama Play Pass, sebuah layanan berlangganan yang memberi pengguna akses ke perpustakaan permainan dan aplikasi lain di Google Play Store.


Layanan ini mencakup lebih dari 350 aplikasi dan gim, termasuk Monument Valley, Risk, dan Star Wars: Knights of the Old Republic. Google mengatakan, Play Pass ingin melangkah lebih jauh, jadi perusahaan juga menyediakan berbagai jenis aplikasi seperti kesehatan, kebugaran, dan fotografi lainnya.

"Game itu sangat penting, tetapi kita akan melampaui itu," kata Austin Shoemaker, Manajer Produk Grup Google, dikutip dari CNET, Selasa (24/9).

Play Pass mirip dengan Apple Arcade, layanan dari pembuat iPhone yang diluncurkan pada minggu lalu. Apple Arcade sendiri berfokus hanya pada gim.

Ditanya tentang perbandingan dengan Apple Arcade, Shoemaker tidak secara khusus membahas pesaingan. Namun, dia mengatakan bahwa Play Pass "jauh lebih luas".

Pada tahap awal, Google akan memberikan pelayanan Play Pass secara gratis yang berdurasi 10 hari. Selain itu, Google juga akan memberikan kepada pengguna yang dapat berlangganan hingga lima anggota keluarga.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 11 September 2019

Bocor, Google Pixel 4 Rilis 15 Oktober?

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Salah satu smartphone yang masih ditunggu resmi meluncur hingga saat ini ialah Google Pixel 4. Kabarnya, Pixel 4 akan rilis pada 15 Oktober 2019.


Melansir Android Authority, Rabu (11/9), bocornya tanggal rilis Pixel 4 itu dicuitkan melalui akun Twitter bernama Evan Blass (@evleaks). Baru-baru ini akun tersebut menyinggung kemungkinan tanggal rilis Pixel 4.

"Google Fall Event: 10/15?," demikian cuitan akun Twitter seorang leaker tersebut, seraya mengunggah foto yang diduga merupakan smartphone Pixel 4.

Evan merupakan seorang leaker ternama karena informasi kebocoran yang disampaikannya selalu tepat. Dapat menjadi sumber yang dapat diandalkan untuk informasi seperti itu selama beberapa tahun.

Kendati demikian, belum diketahui dari mana Evan mendapatkan informasi mengenai waktu rilis dar ponsel besutan Google itu.

Rumor mengenai peluncuran Pixel 4 sendiri sudah tersiar sejak awal tahun ini, setelah beberapa bocoran foto menggambarkan perangkat Pixel 4 marak di internet. Pada bulan Juli lalu, kembali muncul bocoran spesifikasi dari Pixel 4, dan baru-baru ini bocoran yang muncul ialah mengenai tanggal perilisan Pixel 4.

Banyak pihak berharap ketika lebih banyak bocoran yang muncul, Google akan memberikan informasi resmi mengenai tanggal perilisan dari Pixel 4 yang akan datang tersebut.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges


Jumat, 19 Juli 2019

Spesifikasi dari Google Pixel 4 dan Pixel 4XL Bocor

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Google akan meluncurkan Smartphone tipe Pixel 4 dan 4XL yang akan menjadi andalan mereka di akhir tahun ini. Belum diketahui kapan akan rilis produk tersebut, namun spesifikasi dari kedua tipe sudah ada yang 'bocor'.


Meski Google tetap tidak mau memberikan penjelasan mengenai detail spesifikasi lainnya, namun spesifikasi yang 'bocor' tersebut merupakan hal utama dari tipe Pixel 4 dan 4XL ini.

Seperti dilansir dari Ubergizmo, pada Jum'at (19/7), BGR mengungkapkan bahwa kebocoran spesifikasi tersebut mencakup tampilan layar kedua tipe Smartphone Google, yakni di antaranya, untuk Google Pixel 4 beresolusi 2280x1080 piksel sedangkan Google Pixel 4XL memiliki resolusi layar yang lebih besar yakni 3040x1440 piksel.

Selain hal tersebut di atas, juru tulis itu juga menyebutkan bahwa kedua Smartphone Google tersebut akan hadir dengan penyimpanan yang extra yakni RAM 6GB, serta penyimpanan internal sebesar 128GB. Ada kemungkinan besar bahwa Google akan menawarkan opsi penyimpanan tambahan untuk kedua Smartphone mereka ini.

Google tidak mengkonfirmasi secara detail kapan itu semua akan diterapkan serta mengenai keseluruhan spesifikasi secara resmi hingga bulan Oktober mendatang.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Selasa, 25 Juni 2019

Google Tambah Kurikulum Baru, Ajari Anak-anak Deteksi Hoaks

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Internet adalah tempat yang tepat untuk mencari informasi di era teknologi dan digital saat ini. Sayangnya, internet juga dapat disalahgunakan untuk menyebarkan berita palsu atau informasi yang salah.


Sebagai perusahaan teknologi besar dan digunakan oleh hampir semua orang di dunia, Google merasa punya tanggung jawab. Mereka mendidik generasi mendatang tentang cara menggunakan internet dan bagaimana mendeteksi informasi yang salah.

Beberapa tahun lalu, Google meluncurkan kurikulum Be Internet Awesome” bagi para pendidik. Digunakan untuk mengajar siswa, dan sekarang Google telah membuat perubahan kurikulum ini dengan menambahkan apa yang mereka sebut “literasi media”.

Topik ini dikembangkan dalam kemitraan dengan Net Safety Collaborative. Dilansir dari Ubergizmo, Selasa (25/6), tujuannya adalah untuk membantu mendidik anak-anak tentang cara menemukan artikel dan topik yang berpotensi palsu.

Contohnya, URL yang tampak mencurigakan dan juga berita utama yang menyesatkan. Tambahan kurikulum ini juga akan mengajarkan anak-anak keterampilan berpikir kritis dan cara menemukan sumber berita yang kredibel atau tidak kredibel.

Selain itu, kurikulum baru ini juga mengajarkan juga anak-anak untuk lebih bertanggung jawab ketika membagikan apa yang mereka temukan di dunia maya.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges