Tampilkan postingan dengan label Penyakit Jantung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Jantung. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Agustus 2019

Sering Insomnia, Studi Baru Sebutkan Ada Hubungannya dengan Risiko Penyakit Jantung

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Menjadi salah satu penyakit tidak menular yang menyumbang banyak angka kematian di Indonesia, penyakit kardiovaskular memang penting untuk selalu dibahas.


Penting juga diketahui, dilansir AkuratHealth dari TheHealthSite, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Circulation, mengungkap, bahwa insomnia ternyata berhubungan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi.

Dalam studi tersebut dijelaskan, orang yang menderita insomnia kemungkinan lebih tinggi untuk memiliki risiko penyakit arteri koroner, gagal jantung, dan stroke.

Studi ini telah menemukan hubungan antara insomnia, dengan penyakit kardiovaskular dan stroke hingga 30 persen dari populasi umum. Namun, menurut penulis utama dalam studi ini, Susanna Larsson, studi observasional ini tidak bisa menentukan apakah insomnia merupakan penyebab utamanya.

Pada studi awal, Susanna dan seorang rekannya menerapkan pengacakan Mendelian, sebuah teknik yang menggunakan varian genetik yang terhubung dengan risiko potensial, seperti insomnia, untuk mengurangi bias dalam hasil.

Studi ini melibatkan 1,3 juta peserta dengan atau tanpa penyakit jantung dan stroke yang diambil dari empat studi dan kelompok publik.

Hasilnya, para peneliti menemukan varian genetik untuk insomnia memiliki kemungkinan mengalami penyakit arteri koroner, gagal jantung, stroke iskemik, terutama stroke arteri besar, tetapi tidak pada atrial fibrilasi.

"Penting untuk mengidentifikasi alasan yang mendasari mengapa insomnia dan bagaimana mengobatinya. Tidur adalah perilaku yang dapat diubah oleh kebiasaan baru untuk menajemen stres," kata Susanna.

Menurutnya, keterbatasan dalam penelitian ini adalah ada pada hasilnya yang merepresentasikan hubungan varian genetik dengan insomnia. Ia mengungkapkan tidak bisa dipastikan apakah individu dengan penyakit kardiovaskular selalu mengalami insomnia atau tidak.

Yang jelas, kita ketahui bersama, bahwa memiliki waktu tidur yang cukup menjadi salah satu hal yang penting dilakukan. Karena, dengan waktu tidur yang cukup, Anda sudah malakukan salah satu pola hidup sehat.

Dan, insomnia menjadi salah satu masalah yang akan menyulitkan Anda, untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup, hingga waktu tidur yang berkualitas. 


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Selasa, 30 Juli 2019

Meski Tinggi Kolesterol, Telur Puyuh Ternyata Sakti

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Telur Puyuh merupakan salah satu pilihan Telur yang dapat dikonsumsi, selain Telur ayam dan bebek. Memiliki motif berwarna putih atau cokelat dengan bintik-bintik hitam maupun cokelat gelap, Telur Puyuh umumnya dianggap kurang sehat jika dibandingkan dengan Telur ayam karena tinggi Kolesterol.


Meski dianggap tidak lebih baik dari Telur ayam, Telur Puyuh nyatanya sangat kaya dengan nutrisi sehat yang bisa menjadi pengganti tepat bagi mereka yang alergi pada Telur ayam.

Nilai gizi pada 100 gram Telur Puyuh mentah mengandung air 74,35 gram (g), energi 158 kkal, 13,05 g protein, 11,09 g lemak, 0,41 g karbohidrat, 0,40 g gula, 64 miligram (mg) kalsium, 3,65 mg zat besi, 13 mg magnesium, 13 mg fosfor, 132 mg kalium, 141 mg natrium, 1,47 mg zinc, 66 mcg folat, vitamin B-12, vitamin A,  vitamin E 55, vitamin D dan 844 mg Kolesterol.
Mengurangi risiko penyakit terminal

Jumlah potassium yang rendah dalam tubuh, dapat membuat seseorang rentan terhadap penyakit terminal seperti Penyakit Jantung, Tekanan Darah Tinggi, Radang Sendi, Stroke, Kanker dan Gangguan Pencernaan.

Kondisi penyakit terminal adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami penyakit atau sakit yang tidak mempunyai harapan untuk sembuh sehingga sangat dekat dengan kematian.

Telur Puyuh adalah sumber potasium yang kaya yang dapat melengkapi kebutuhan potasium dalam tubuh seseorang untuk mencegah kondisi penyakit terminal ini.

Cegah penyakit kronis 

Telur Puyuh memiliki tingkat vitamin A dan vitamin C yang signifikan, yang dapat mencegah timbulnya banyak penyakit kronis dan meningkatkan Kesehatan secara keseluruhan.

Obati alergi dan peradangan

Ovomucoid yang merupakan salah satu protein hadir dalam Telur Puyuh. Jenis protein ini bertindak sebagai komponen anti alergi alami. Peradangan atau gejala lain dari reaksi alergi dapat diatasi dengan bantuan Telur-Telur ini.

Meningkatkan Metabolisme

Vitamin B yang ditemukan dalam Telur ini dapat meningkatkan aktivitas Metabolisme di seluruh tubuh, dengan meningkatkan fungsi hormon dan enzimatik (suatu protein struktur tiga dimensi yang mampu mengkatalisis reaksi biologik).

Tingkatkan kekebalan 

Telur Puyuh meningkatkan sistem Kekebalan Tubuh yang mana kandungan gizinya dapat membersihkan darah dari racun dan meningkatkan kemurnian darah, meningkatkan daya ingat serta meningkatkan aktivitas otak.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges