Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Mental. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Mental. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Desember 2019

Ini Kata Psikiater, Viral Pria Onani di ATM Center

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Baru-baru ini, viral adegan masturbasi di dalam ATM sebuah bank, di Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Sampai pada akhirnya, pria berinisial HDK ini dibekuk oleh pihak kepolisian di kediamannya.

Image

Terkait peristiwa tersebut, Prof. Dr. dr. Tjhin Wiguna, Sp. Kj, Guru Besar Psikiatri FKUI, memberi komentar. Menurutnya, tidak bisa dipastikan bahwa pria yang diketahui berusia 28 tahun ini alami gangguan jiwa atau tidak.

"Saya tidak berani bilang kalau orang tersebut gangguan jiwa atau tidak. Karena kalau saya bilang iya, saya juga stigmatize dong," katanya kepada AkuratHealth di FKUI, Salemba, Jakarya Pusat, Senin (2/12).

Menurutnya, untuk mendapatkan diagnosa tegak apakah seseorang alami gangguan jiwa butuh melewati beberapa proses tahapan diagnostik mulai dari wawancara hingga pemberian kuesioner secara tertulis.

"Saya tidak tahu masalah apa yang dihadapi, tapi kalau sampai bisa melakukan hal seperti itu, kemungkinan ada sesuatu," ujarnya.

"Karena, kalau normalnya orang dewasa pasti tahu itu (onani) hal yang privasi, tapi ini dalam hal yang privasi pun orang tersebut menjadi sangat terbuka, saya khawatir kalau modelnya kaya gini ada sesuatu kemungkinannya," tutupnya.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Selasa, 05 November 2019

Konsumsi Jamur Bantu Kurangi Depresi Berat

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Kandungan tumbuhan jamur sudah tak diragukan lagi manfaatnya untuk kesehatan, hingga baru-baru ini jamur juga dikabarkan memiliki senyawa kimia aktif yang bisa mengatasi depresi berat.


Image

Dilansir Psychologytoday, penelitian terbaru di Inggris merekrut 20 pasien yang menderita depresi yang resisten terhadap pengobatan. Yang berarti, pasien ini memiliki respons yang buruk terhadap berbagai jenis obat antidepresan.

Diterbitkan dalam jurnal Acta Psychiatrica Scandinavica, peneliti menemukan psilocybin, senyawa kimia aktif dalam jamur halusinogen, yang memiliki keterkaitan dengan penurunan depresi.

Pasien pertama kali diminta untuk menyelesaikan screener depresi dan tes kepribadian yang mengukur sifat kepribadian Big-5. Yaitu, neuroticism, extraversion, openness to experience, agreeableness, dan conscientiousness.

Selama minggu-minggu berikutnya, peserta diberi dua dosis psilocybin, masing-masing 10 mili gram dan 25 mili gram. Setelah beberapa minggu kemudian, pasien mengisi screener depresi dan tes kepribadian yang sama yang mereka lakukan pada tahap awal.

Hal tersebut dilakukan dengan tujuannya untuk melihat apakah perawatan psilocybin dapat mengurangi gejala depresi dan bagaimana mengubah kepribadian.

Memang, peneliti menemukan perbaikan yang menjanjikan pada kedua hal tersebut. Depresi, yang diukur dengan Inventarisasi Cepat Gejala Depresif pada 16 elemen menunjukkan pengurangan terarah dari pengukuran awal.

Selain itu, pengobatan psilocybin tampaknya memiliki efek yang nyata pada kepribadian. Neurotisme menurun secara signifikan dari awal ke tahap lanjut. Sementara ekstraversi, kesadaran, dan keterbukaan meningkat secara signifikan.

Menariknya dari hasil ini adalah bahwa efek antidepresan yang dihasilkan oleh psilocybin tampaknya berfungsi dengan cara yang sama sekali berbeda dari antidepresan utama yang sudah ada terlebih dahulu seperti SSRI dan MAOI.

Kesimpulannya, mungkin psilocybin bukan menjadi pilihan terakhir atau perawatan terakhir untuk atasi depresi, melainkan satu garis pertahanan pertama sebagai gantinya obat untuk mereka yang sudah resistensi obat depresan. 

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Selasa, 29 Oktober 2019

Perhatikan, Hubunganmu Tidak Sehat Jika Merasakan Hal Ini

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Setiap pasangan tentu akan memiliki masalah. Rasa marah, kecemburuan, hingga frustasi biasanya muncul ketika terjadi suatu masalah.

Image

Itu hal wajar dan bisa diselesaikan dengan cara berkomunikasi untuk mengambil jalan tengah. 

Namun, beberapa emosi lain kerap sekali muncul dan membuat hubungan menjadi tidak harmonis, seperti dilansir AkuratIntim dari laman The Health Site.

Berikut emosi yang tidak wajar, yang menandakan hubunganmu tidak sehat. 

Kesendirian 

Ketika kamu merasa kesepian itu bisa menandakan hubungan sudah tidak baik lagi. Selayaknya, setiap pasangan akan membutuhkan satu sama lain. Rasa kesepian tentu tidak akan muncul ketika hubungan berjalan sehat. 

Ketidakamanan 

Menjaga setiap pasangan merupakan tugas utama agar merasa nyaman dalam hal apapun. Termasuk juga ketika hadirnya masalah, ketika Kamu merasa aman.

Dan tentu untuk mengendalikan argumen dan perkelahian itu merupakan hal yang mudah. Namun, ketika tidak lagi merasa aman ketika berargumen, itu menandakan hubungan tidak sehat. 

Terperangkap

Setiap pasangan tentu memiliki komitmen sebelum menentukan pilihan utama. Namun, ketika kamu sudah terjebak karena adanya komitmen, cepat atau lambat itu akan menghancurkan suatu hubungan, dan sama sekali tidak sehat. 

Untuk itu, kamu harus benar-benar membuat komitmen agar tidak memberatkan satu sama lain. 

Kewajiban

Setiap pasangan tentu memiliki kewajiban yang harus dijalankan. Tetapi, ketika kamu keberatan, maka bisa komunikasikan dengan pasangan. 

Namun, ketika tidak ada jalan keluar yang terbaik, membuat Kamu merasa tertekan harus melakukan hal tersebut mulailah saling intropeksi. Percayalah, cinta tidak pernah ada paksaan. 

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 11 September 2019

Hilangkan Stres hingga Turunkan Risiko Serangan Jantung, Ini Manfaat Orgasme

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Saat berhubungan seks tentu satu hal yang diinginkan yakni mencapai orgasme. Ketika seseorang mengalami orgasme tentu akan menunjukan kegembiraan seksual dengan tanda mengencangkan otot-otot pada panggul. Perlu diketahui ini memiliki banyak manfaat. 


Orgasme tanpa disadari akan melepaskan sejumlah neurohormon seperti oksitoksin, prolaktin, dan endorfin. Ini merupakan hormon bahagia yang berkaitan dengan stimulasi seksual, yang biasa dirangsang melalui kontak fisik. 

Normalnya orgasme berlangsung sekitar 20-30 detik perperiode. Lebih lanjut periode tersebut berfungsi untuk memoderasi hormon bahagia dalam tubuh. 

Untuk itu kenali banyak manfaat ketika orgasme saat bercinta, seperti dilansir AkuratIntim dari laman The Health Site. 

Menghilangkan stres

Ketika hormon bahagia seperti oksitosin, prolaktin, vasopresin, norepinefrin, dan serotonin dilepaskan tubuh akan menjadi jadi lebih tenang. Pada saat yang sama tingkat stres juga akan menurun, tetapi efeknya akan dirasa hanya beberapa waktu saja. 

Meningkatkan Tidur 

Seseorang setelah melakukan orgasme tentu akan merasa lemas dan mengantuk. Hormon bahagia tersebut dipercaya mampu memperbaiki waktu tidur. Tubuh dan pikirkan juga akan lebih tenang setelah orgasme. 

Mengurangi Risiko Serangan Jantung

Ejakulasi sering menyebabkan peningkatan denyut jantung dan peningkatan kebutuhan oksigen ke jantung. Tentu hal ini sangat baik untuk kesehatan jantung. 

Selama orgasme, tubuh melepaskan steroid dalam aliran darah yangdisebut dehydroepiandrosterone, menurut New England Research Institute di Massachusetts membantu mengurangi risiko serangan jantung.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Senin, 09 September 2019

Minyak Ikan Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental dan Daya Ingat Lho

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Minyak ikan salah satu bahan suplemen yang tersaji dalam bentuk kapsul ataupun carian, dan dipercaya memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. 


Ketika kamu ingin mendapatkan minyak ikan bisa didapatkan langsung dari hewan laut yang dikonsumsi ataupun dalam bentuk kapsul. Minyak ikan mengandung asam lemak omega 3, di mana lemak esensial yang tidak dapat secara alami diproduksi oleh tubuh. 

Terdapat dua jenis minyak ikan yaitu Eicosapentaenoic acid (EPA), dimana asalmu lemak omega yang paling terkenal. EPA dapat membantu tumbuh mensintesis bahan kimia yang terlibat dalam pembekuan darah dan peradangan. 

Kedua yaitu docosahexaenoic acid (DHA), untuk manusia asam lemak omega ini adalah bagian penting dari supreme, retina, bagian mata dan bagian dari otak. 

Melihat banyak manfaat untuk kesehatan, kali ini ada dua yang bisa kamu dapatkan untuk tubuh, seperti dilansir AkuratHealth dari beberapa laman. 

Manfaat kesehatan mental

Sebuah studi dilakukan pada 2007 mengatakan bahasa minyak ikan dapat membantu kaum muda dengan masalah perilaku, terutama mereka yang memiliki attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).

Penelitian menujukan bahwa anak-anak yang mengonsumsi 8-16 gram minyak ikan, perhari itu menujukan peningkatan signifikan dalam perilaku kesehatan mental. 

Meningkatkan memori

Asupan asam lemak omega-3 dapat membantu meningkatkan memori kerja pada orang dewasa. Hal tersebut terbukti dari penelitian yang dilaporkan dalam jurnal PLosOne.

Tetapi, penelitian kain menujukan bahwa kadar omega-3 yang tinggi tidak dapat mencegah penurunan kognitif untuk wanita yang lebih tua.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges