Tampilkan postingan dengan label Anies Baswedan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anies Baswedan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Oktober 2019

Polling Haikal Hassan '2 Tahun Anies Memimpin', 96 Persen Jakarta Lebih Baik

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Ustaz Haikal Hassan Baras membuat polling terkait tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selama dua tahun di Twitter.

Image

Dalam polling, Ustaz Haikan melampirkan pertanyaan terkait kondisi Jakarta selama Gubernur Anies Baswedan menjabat. Kemudian dia menyertakan dua jawaban, yakni Jakarta lebih baik atau Jakarta lebih buruk. Polling berlaku selama 24 jam sejak diposting pada Kamis (17/10/2019) pukul 8.07 WIB.

Berdasarkan pantauan AKURAT.CO pukul 20.00 WIB, sudah ada 16.300 warganet yang menentukan pilihan. Sebanyak 96 persen, publik menilai Jakarta lebih baik.

Haikal Hassan Baras
@haikal_hassan
2 thn lalu pak @aniesbaswedan dilantik sebagai Gubernur @DKIJakarta, terlalu banyak utk diungkap prestasinya bila harus ditulis dg karakter terbatas di tweeter. Cobalah tanya hati nuranimu tanpa ada kebencian... 
 #2TahunJakartaManies

96%Jakarta lebih Baik
4%Jakarta lebih buruk
21,721 votes•Final results
2,810
8:07 AM - Oct 17, 2019
Twitter Ads info and privacy
1,508 people are talking about this
Dalam kolom komentar, banyak pihak yang memuji kinerja Anies. Mereka mengaku Jakarta aman ketika Anies menjabat sebagai gubernur.

Meski begitu, ada pula yang menilai kondisi Jakarta dalam keadaan buruk. Selain itu, ada warganet yang kesal dengan Ustaz Haikal karena membuat polling tentang kinerja Anies Baswedan.

"Masa ada yang kesel dengan polling ini....hahaha... Japri saya dan bilang (sok nasehatin) jangan ikut campur soal politik lagi. Hehehe...
Ini bukan soal oposisi. Ini membela yang terbully.....," tulis Ustaz Haikal.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Rabu, 31 Juli 2019

Polemik Sampah DKI Jakarta, Jansen: Bu Risma Juga Tidak Usah Sok Jago

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon turut berkomentar mengenai pengelolaan sampah di DKI Jakarta yang belakangan menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat.


Isu mengenai pengelolaan sampah DKI Jakarta mencuat setelah rombongan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem Perda) DPRD dan Pemda DKI Jakarta berkunjung ke Kota Surabaya untuk melakukan studi banding terkait pengelolaan sampah. Rombongan ini diterima langsung oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini beserta jajarannya. 

Dalam pertemuan tersebut, Risma sempat dibuat kaget oleh Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus yang menyebutkan jumlah anggaran yang gelontorkan oleh Pemda DKI Jakarta untuk pengelolaan sampah, yaitu Rp3,7 Triliun. 

Menurut Risma, Pemkot Surabaya hanya mengeluarkan Rp30 miliar untuk pengelolaan sampah. Hal itu terjadi karena penghematan terhadap biaya-biaya yang tidak perlu benar-benar diterapkan. Di samping itu, Pemkot Surabaya juga memiliki rumah kompos.

Menanggapi itu, Jansen mengakui pengelolaan sampah di DKI Jakarta memang bermasalah. Namun tidak bisa dibandingkan dengan Kota Surabaya yang secara luas wilayah dan jumlah penduduk jauh lebih kecil dibandingkan Ibu Kota. 

"Bagus juga sampah ini jadi bahasan publik agar segera ditangani. Karena faktanya memang ada masalah. Tapi membandingkan Jakarta-Surabaya berhadap-hadapan juga tida pas. Karena dua kota ini jauh sekali bedanya," " tutur Jansen melalui akun Twitter @jansen_jsp, Rabu (31/7).

"Bu Risma juga tidak usah sok jago. Mas Anies juga mau terbuka nerima masukan," sambung Jansen. 

JANSEN SITINDAON
@jansen_jsp
 · 23h
 1. Bagus jg sampah ini jadi bahasan publik agar sgr ditangani. Krn faktanya memang ada masalah. Tapi membandingkan Jakarta Surabaya berhadap²an jg tdk pas. Krn 2 kota ini JAUH SEKALI BEDANYA. Bu Risma jg tidak usah sok jago mas Anis jg mau terbuka nerima masukan. #AkuArekSuroboyo https://twitter.com/detikSBY/status/1155776754574737411 …

detikSurabaya
@detikSBY
DPRD DKI Minta Risma ke Jakarta Selesaikan Permasalahan Sampah http://detik.id/6h1xD7 

View image on Twitter

JANSEN SITINDAON
@jansen_jsp
2. Saya lama tinggal di Surabaya. Saat ini di Jakarta. Kedua kota ini beda. Luasnya beda. Jumlah penduduk jauh beda. Komplikasi masalahnya jg beda. Walau disisi lain pendapatan & APBD DKI jg "bedanya" besar banget dibanding Surabaya. Dgn uang itu harusnya Jakarta bisa lebih baik.

111
11:47 AM - Jul 31, 2019
Twitter Ads info and privacy
35 people are talking about this
Mantan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Capres-Cawapres 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu mengaku pernah tinggal lama di Surabaya dan saat in tinggal di Jakarta. Sebab itu, ia merasa cukup tahu dan merasakan perbedaan antara Jakarta dan Surabaya. 

"Saya lama tinggal di Surabaya. Saat ini di Jakarta. Kedua kota ini beda. Luasnya beda. Jumlah penduduk jauh beda. Komplikasi masalahnya juga beda. Walau di sisi lain pendapatan & APBD DKI juga bedanya besar banget dibanding Surabaya. Dengan uang itu harusnya Jakarta bisa lebih baik," ujar Jansen. 


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Nadirsyah: Maha Benar Anies, Jangan Kritik, Entar di Mata Pendukungnya Anda Gak Selamat di Akhirat

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Dosen Monash Law School Australia yang juga Rois Syuriah Nadlatul Ulama Australia Nadirsyah Hosen dibully netizen gara-gara bercanda dengan penulis filsafat dan keagamaan Husein Ja'far Hadar dengan menyinggung polusi udara Jakarta.


"Diundang menghadiri pernikahan seseorang yang melepas masa jomblonya di Jakarta. Tapi aku gak berani mendarat di kota yang polusi udaranya gila-gilaan. Eh gimana-gimana.... alasan gak datangnya sudah sahih belum yah? Kalau menurut kamu, gimana Bib Blo @Husen_Jafar?" kata Nadirsyah melalui akun Twitter @na_dirs.

Dengan bercanda pula, Husein Ja'far menanggapi pertanyaan Nadirsyah. Menurut dia tidak perlu takut dengan polusi udara demi kebuli di acara pernikahan.

"Menyaksikan jomblo akad itu harusnya kebahagiaannya mengalahkan ketakutan pd polusi, Gus. Efek polusi di tubuh insya Allah teratasi dengan kebuli di acara nikahan," kata @Husen_Jafar.

Rupanya sebagian netizen bereaksi keras terhadap tweet Nadirsyah dan menyerangnya secara verbal.

"Terima kasih pak... Anda telah menunjukkan kepada Allah anda itu berpihak kemana. Ternyata Berilmupun anda belum bisa menjamin kehidupan akhirat anda Allah Jamin. Teruslah menjadi penjilat karena kami senang melihat orang" berilmu tapi tak berakal..." kata @Airtasinad.

Nadirsyah Hosen heran kenapa tweetnya yang sebenarnya hanya candaan ke Husein Ja'far sampai membuat banyak netizen ngamuk.

"Kenapa jadi banyak yang marah-marah yah... kalian pendukung  @aniesbaswedan atau pendukung  @Husen_Jafar sih?" kata Nadirsyah dengan diakhiri emotiko ketawa.

Kepada pemilik akun @Airtasinad, Nadirsyah menanggapi dengan candaan saja.

"Maha benar Anies Baswedan dengan segala kebijakannya. Jangan kritik dia, entar di mata pendukungnya anda gak selamat di akherat. Anies lewat samping tiang listrik, tiang listrik langsung bengkok takut kena hujat pendukungnya di dunia dan bakal kena azab di akherat. Lanjutttt Bro..." 

Dalam konteks yang lain, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa  Muhaimin Iskandar juga ngetweet lewat akun @cakimiNOW tentang pencemaran udara di Ibu Kota Jakarta. Bahkan, wakil ketua MPR itu mengunggah video kondisi udara Jakarta sekarang ini yang tingkat pencemaran udaranya sudah pada kategori tidak sehat. 

"Gawat Jakarta! Kayaknya sudah jarus pakai masker keluar rumah di Jakarta!" kata Muhaimin.

Membaca komentar Muhaimin, Nadirsyah lantas mengaitkan dengan candaannya yang kemudian memicu sebagian netizen ngamuk-ngamuk.

"Jiahhh  @cakimiNOW cari gara-gara.... gue aja cuma guyon soal dateng kondangan dan polusi udara, langsung dicaci-maki pendukung Anies. Ini Cak Imin pakai video segala lagi hehehhe," tulis Nadirsyah.


Nadirsyah Hosen
@na_dirs
 Maha Benar Anies Baswedan dg segala kebijakannya. Jangan kritik dia, entar di mata pendukungnya anda gak selamat di akherat 😄

Anies lewat samping tiang listrik, tiang listrik lgs bengkok takut kena hujat pendukungnya di dunia dan bakal kena azab di akherat 😄

Lanjutttt Bro... https://twitter.com/airtasinad/status/1156397575299162118 …

1,900
10:22 AM - Jul 31, 2019
Twitter Ads info and privacy
935 people are talking about this


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Kamis, 25 Juli 2019

Sindir Surya Paloh, Ruhut: Nggak Ada Hujan Nggak Ada Petir Kau Katakan Anies Telah Lama Jadi Keluarga Besar NasDem

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul turut mengomentari pertemuan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.


"Surya Paloh mengatakan masih terasa ditelinga Kita minggu kemarin Joko Widodo Kader Nasdem No 1," kata @ruhutsitompul di Twitter, Rabu (24/7/2019).

Pertemuan NasDem dengan Anies memang menggoyahkan berbagai pendapat dari tokoh publik lainnya, salah satunya Ruhut.

Ruhut menilai jika NasDem cepat sekali berubah karena sebelumnya mendukung 01 saat Joko Widodo dipilih menjadi calon presiden Republik Indonesia.

Kini, dalam pertemuan tersebut, NasDem mendukung langkah Anies dalam Pilpres 2024 mendatang.

"Eh nggak ada hujan nggak ada petir sekarang kau katakan Anies Baswedan telah lama menjadi Keluarga Besar Nasdem Oh Politik memang Lidah tak Bertulang pening Aku Tanteeeeeee MERDEKA," kata Ruhut.

Ruhut Sitompul
@ruhutsitompul
 Surya Paloh mengatakan masih terasa ditelinga Kita minggu kemarin Joko Widodo Kader Nasdem No 1 eh nggak ada hujan nggak ada petir sekarang kau katakan Anies Baswedan telah lama menjadi Keluarga Besar Nasdem Oh Politik memang Lidah tak Bertulang pening Aku Tanteeeeeee MERDEKA.

3,172
3:53 PM - Jul 24, 2019
Twitter Ads info and privacy
1,615 people are talking about this
Menurut Surya Paloh, Anies memiliki pontensi untuk untuk terjun pada kontenstasi Capres 2024 mendatang. Namun Potensi itu, kata dia, tak bisa dikembangkan sendiri oleh Anies.

"Potensi ada. Tapi ada proses hantaran, nah itu proses bersama - sama," ucapnya.

Surya Paloh pada kesempatan itu juga memberikan petuah kepada Anies Baswedan untuk lebih mengoptimlakan potensi diri yang dimilikinya. Kata dia, Anies saat ini belum maksimal mengeluarkan potensi yang ia miliki.

"Abang sarankan untuk lebih bisa mengoptimalkan potensi kemampuan yang dimilikinya. Dari apa yang abang pahami dia belum keluarkan itu semua jadi kalau skornya 10 Anies baru keluarkan baru 5. 5 lagi dimiliki Anies," ucapnya.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Pertemuan Anies-Surya Paloh, Siti Zuhro: Siapapun Dapat Mempromosikan Dirinya, Kalau Dia Bagus dan Memiliki Kualitas

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Siti Zuhro mengingatkan Gubernur DKI Jakarta untuk bekerja sesuai dengan kualitas insan cita.

Pertemuan Anies-Surya Paloh, Siti Zuhro: Kalau Dia Bagus dan Memiliki Kualitas, Siapapun Dapat Mempromosikan Dirinya
“Kalau dia (Anies) bagus dan memiliki kualitas, siapapun dapat mempromosikan dirinya,” kata Siti Zuhro yang dimintai pendapatnya terkait pertemuan Anies Baswedan dan Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Siti menegaskan, sebaiknya Anies berkonsentrasi dahulu membangun Jakarta bersama partai pengusung dalam Pilkada 2017 lalu. Saat ini Anies mendapatkan amanah untuk menyukseskan semua kontrak politik dengan masyarakat Jakarta.

Selain itu, penting bagi Anies untuk menerapkan lima insan cita, yakni berkualitas insan akademis, kualitas insan pencipta dan kualitas insan pengabdi.

Kemudian kualitas insan yang bernafaskan Islam dan berkualitas insan yang bertanggung jawab untuk terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur diridhoi Allah SWT.

“Jangan belum apa-apa sudah bermanuver untuk sesuatu yang belum jelas di tahun 2024,” kata Siti yang juga Ketua Presidium Majelis Nasional (MN) Korps Alumni HMI (KAHMI).

Sebelumnya, Anies Bawesdan bertemu Surya Paloh dalam kunjungan silaturahmi sekaligus makan siang sekitar pukul 11.30 WIB hingga pukul 13.30 WIB di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nasdem Jakarta, Rabu.

Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan, kedatangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan kunjungan sosok keluarga besar di Nasdem.

Ketika ditanya apakah akan mendukung Anies Baswedan untuk pemilihan presiden tahun 2024 mendatang, Surya Paloh mengatakan, semuanya tergantung Anies Baswedan.

“Niatnya sudah pasti ada dan semua niat baik harus terjaga,” ujar Paloh.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, saat ini sedang fokus dan berkonsentrasi untuk mengurus Provinsi DKI Jakarta.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Said Didu: Sekelompok Orang Menyuguhkan Makian, Anies Tetap Tanggapi dengan Akal Sehat

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa hari lalu sedang menjadi sorotan akibat bongkar instalasi bambu Getah Getih seharga Rp550 juta dan mengucap kata 'Tingkok'.


Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menilai jika serangan itu justru membuat Anies menanggapi dengan akal sehat.

Said Didu bahkan mengatakan jika Anies seorang pejabat yang baik, meski dibandingkan dengan Gubernur sebelumnya yakni Basuki Tjahja Purnama dan dimaki-maki, Anies tidak melapor ke polisi.

"Sekelompok orang sedang menyuguhkan "makian" kepada pak gub @aniesbaswedan dan dalam waktu yang sama berikan "pujian" ke mantan Gub @basuki_btp. Walau sudah terkesan kasar tapi pak @aniesbaswedan tetap menanggapi dengan akal sehat dan tidak juga ada yang lapor ke polisi. Sikap pejabat seperti ini baik," tulis @msaid_didu di Twitter, Rabu (24/7/2019).

Muhammad Said Didu
@msaid_didu
 Sekelompok orang sdg menyuguhkan "makian" kpd pak gub  @aniesbaswedan dan dalam waktu yg sama berikan "pujian" ke mantan Gub @basuki_btp. Walau sdh terkesan kasar tapi pak @aniesbaswedan tetap menanggapi dg akal sehat dan tdk juga ada yg lapor ke polisi. Sikap pjbt spt ini baik

6,730
8:59 AM - Jul 24, 2019
Twitter Ads info and privacy
2,266 people are talking about this
Sebelumnya, Anies mendapat kritik tentang pembiayaan bambu Getah Getih. Namun kritik itu sudah ditepis Anies. Dia menyampaikan argumentasi bahwa dana yang dikeluarkan untuk bambu Getah Getih dinikmati petani bambu.

"Kalau saya memilih besi, maka itu impor dari Tiongkok mungkin besinya. Uangnya justru tidak ke rakyat kecil. Tapi kalau ini, justru Rp550 juta itu diterima siapa? Petani bambu, perajin bambu," tutur Anies.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges