Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Desember 2019

Lantai Ambrol lalu Jatuh ke Sumur, Mahasiswa UIN Yogyakarta Tewas saat Jadi Imam Salat

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Nasib malang menimpa M. Sirojul, warga Bogor Jawa Barat yang berkuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta. Dia yang berniat memimpin ibadah salat Isya malah harus terenggut nyawanya akibat terjatuh ke dalam sumur.

Image

Peristiwa ini terjadi di Pondok Pesantren Ilmu Giri, Selopamioro, Imogiri, Bantul pada Sabtu (30/11/2019) malam. Saksi mengatakan, saat itu korban tengah bersama beberapa temannya hendak melakukan ibadah salat Isya berjamaah di musala milik ponpes.

Ibadah salat mereka mulanya berjalan lancar, dengan korban saat itu menjadi imam. Namun, sewaktu sujud rakaat ketiga, tiba-tiba lantai bambu tempat berpijak korban ambrol.

Dugaannya karena tak kuat menahan beban tubuh korban dan usia kayu yang tak lagi muda. "Bambunya juga sudah rapuh," ujar saksi bernama Miyem, Minggu (1/12/2019).

Tanpa disadari oleh korban dan rekan-rekannya, ternyata tepat di bawah lantai runtuh tadi adalah sebuah sumur selebar 2x2 meter dan sedalam 7 meter. Yang hanya ditutup papan dan bambu rapuh pula. "Mereka juga tidak tahu kalau di bawah musala ada sumurnya," sambung saksi.

Korban yang terperosok cukup dalam kemudian berusaha dievakuasi oleh rekan-rekannya dari kedalaman sumur. Beberapa dari mereka sempat meminta bantuan Miyem yang memang tinggal berdekatan dengan lokasi ponpes.

"Warga pun datang ke lokasi untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi," katanya.

Proses evakuasi korban cukup memakan waktu. Baru sekitar 30 menit tubuhnya bisa diangkat keluar sumur. "Namun sudah dalam kondisi meninggal dunia," imbuhnya.

Sedangkan salah satu warga, Wardoyo menyebut saat itu sumur dalam kondisi terisi air setinggi 3 meter. Dia menduga korban tak bisa berenang sehingga tidak mampu bertahan.

"Setelah berhasil dievakuasi, korban dilarikan ke RSUD Panembahan Senopati Bantul dan jenazah diambil keluarga sekitar pukul 02.00 WIB," tuturnya.

Kanit Reskrim Polsek Imogiri, Iptu Suyanto sementara mengatakan, kejadian ini murni kecelakaan berdasarkan hasil pemeriksaan tim inafis. "Keluarga juga sudah menerima kejadian tersebut," ucap dia.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Selasa, 12 November 2019

Pemprov dan Polisi Diminta Tanggungjawab Atas Kecelakaan Grabwheels

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Grabwheels tengah digandurungi masyarakat dan kerap terlihat penunggangnya berada di Trotoar.

Image

Namun, beberapa waktu lalu tersiar kabar seorang pengguna Grabwheels bernama Ammar menjadi korban tabrak lari di kawasan FX Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Indonesia Traffic Watch (ITW) meminta aparat kepolisian dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk bertanggungjawab atas kecelakaan tersebut.

Sebab, kedua instansi ini membiarkan kendaraan yang tidak layak berada di jalan raya ini berkeliaran.

"Saya tanya itu sepeda atau motor? Kalau bukan keduanya tidak boleh digunakan di jalan raya," ujar Ketua Presidium ITW Edison Siahaan kepada AKURAT.CO Rabu (13/11/2019).

Menurut dia, setiap kendaraan yang berada di jalan raya harus sesuai dengan undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan sudah dijelaskan setiap kendaraan bermotor harus tereigstrasi dan sudah lolos dalam uji kelayakan.

"Kalau buat jalur khusus untuk itu. Tapi kan kalau kita lihat ini tidak signifikan jalur khusus sepeda saja banyak digunakan oleh sepeda motor," tegas dia.

Oleh karena itu, ia mempertanyakan ke mana Polisi dan Dinas Perhubungan beberapa waktu belakangan ini. Sebab, tidak ada tindakan yang dilakukan oleh kedua instansi tersebut.


"Jangan jangan mereka pada tidur lagi. Karena kan peran mereka sangat penting mana boleh mana tidak boleh dilintasi oleh kendaraan seperti itu," pungkas dia.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Selasa, 13 Agustus 2019

Bikin Salut, 2 Pemotor Ini Bersalaman Usai Tabrakan di Jalan

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Salah satu risiko yang harus dihadapi oleh pemilik kendaraan adalah kecelakaan di jalan yang bisa menimpa kapan saja. Banyak faktor yang membuat kecelakaan di jalan terjadi, salah satunya adalah kecerobohan pengendara.


Masih banyak pengguna kendaraan yang langsung naik darah dan terpancing emosinya ketika mengalami kecelakaan. Orang seperti itu harusnya bisa mencontoh sikap yang dilakukan oleh dua pria yang terlibat kecelakaan berikut ini.

Awalnya seorang pengendara motor yang memakai sarung mengalami kecelakaan tunggal dan terjatuh di tengah jalan. Dalam kondisi tidak siap, pemotor yang merupakan pedagang kerupuk pun tak sengaja menabrak pengendara motor yang jatuh tadi.

Menyadari kecerobohannya membuat orang lain celaka, pemotor bersarung tersebut kemudian mengulurkan tangannya untuk meminta maaf. Si penabrak pun menyambut uluran tangan dari korban kecelakaan tunggal itu.

Pemandangan yang 'adem' itu, tak pelak membuat banyak orang bersimpati. Tak hanya itu, mereka juga memuji kebesaran hati dua pria yang terlibat kecelakaan tersebut.

"Semoga bisa sama memahami," tulis Min Tuki.

"Alhamdulillah langsung salaman ga pake bentak-bentak," tambah Argi Satria.

Bisa dicontoh nih!


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Senin, 05 Agustus 2019

Lampu Merah di Wilayah ini Masih Tak Berfungsi Hati-hati Rawan Kecelakaan!

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Dampak listrik mati massal yang terjadi sejak Minggu (4/8/2019) sekitar pukul 11.50 WIB hingga hari ini membuat rambu lalu lintas di kawasan Jakarta Barat tidak berfungsi.


Hal ini dinilai membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat karena rawan kecelakaan akibat tidak sabar menunggu antrian di depan lampu merah yang mati.

Kasat Lantas Wilayah Jakarta Barat Kompol Hariadmoko menerangkan, dirinya sudah mengecek lampu lalu lintas yang masih mati akibat listrik padam.

"Itu ada di lampu merah perbatasan Cengkareng, Kebon Jeruk - Gropet, kedoya pesing. Untuk di wilayah Kebon Jeruk ada di lampu merah jalan Panjang Surya Tama, Interkon Kebon Jeruk dan Meruya Lapangan bola," ujar dia kepada AKURAT.CO Senin (5/8/2019).

Kemudian, di wilayah Kalideres juga lampu lalu lintasnya masih mati diantarnya depan Terminal Kalideres dan depak Mall Daan Mogot. Sedangkan wilayah Kembangan berada di Lampu Merah Amirhamzah, Meruya Pospol, Meruya Kembang Kerep, Pesanggrahan, Meruya Interkon dan Puri Indah Kembangan.

"Untuk di kawasan Grogol Petamburan hanya di lampu merah sekitar Grogol saja yang mati lampu lalu lintasnya," tandas dia. 


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Selasa, 16 Juli 2019

Pelindo III: Kerugian Capai Rp60 Miliar, Kapal Tabrak Crane di Terminal Peti Kemas Semarang

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Direktur Utama PT Pelindo III, Doso Agung mengatakan, kapal yang menabrak crane di Terminal Peti Kemas Semarang telah merugikan hingga Rp60 milliar.


Kendati demikian, ia menyakini tidak ada unsur kesengajaan maupun kelalaian dalam peristiwa tersebut. 

"Hasil investigasi, kami tidak menemukan kejanggalan maupun kelalaain Kami lihat berdasarkan fakta dan data. Murni disebabkan oleh kecelakaan," kata Agung di Tanjung Emas, Senin, (15/7/2019).

Dalam peristiwa tersebut, Agung menambahkan tidak ada korban meninggal dan luka berat. Luka ringan hanya dialami seorang sopir head truck, Hendi Setiawan. 

"Hendi sedang mengendarai head truck di TPKS tertimpa serpihan besi kontainer crane yang ambruk. Jadi tidak ada korban meninggal atau mengalami luka berat," ungkap Agung

Atas insiden tersebut, Agung mengungkapkan bahwa besarnya kerugian itu dihitung dari kerusakan satu unit kontainer crane, 14 unit kontainer, dan tiga head truck.

“Selain itu juga terganggunya aktivitas bongkar muat peti kemas. Kecepatan bongkar muat peti kemas di Tanjung Emas bakal berkurang 5 sampai 15 persen," tutur Agung

Kendati demikian, Agung berjanji pelayanan Eskportir dan importir di Jateng tetap akan dilayani, sehingga tidak ada keterlambatan kapal

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Emas, Ahmad Wahid, menyatakan berdasarkan klarifikasi terhadap nakhoda dan awak kapal, saat minta kapal berhenti dan mundur mesin tidak respon. Mesin kapal MV Soul of Luck mendadak menyala dan tidak bisa dikendalikan, saat hendak berlabuh di dermaga.

"Nakhoda menyatakan kapalnya mengalami gangguan mesin. Padahal sebelum masuk ke TPKS, mesin kapal dalam kondisi normal," kata Wahid

Untuk diketahui, ditabraknya kontainer crane oleh kapal MV Soul of Luck di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS), Jawa Tengah, terjadi pada Minggu, (14/7/2019).


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 06 Februari 2019

Tewasnya 2 Orang dalam Musibah Bus Kramat Djati Jurusan Wonogiri-Cimahi yang Diakibatkan Bis Terguling

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Bis Kramat Djati Jurusan Wonigiri-Cimahi mengatasi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bandung-Garut, Rabu (6/2/2019). Bus ini berangkat setelah menabrak pohon dan terjatuh ke jalan layang Cikopo , Cicalenka Kabupaten Bandung.


Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang membawa 13 orang penumpang tujuan Cimahi. Bus dengan Nopol D-7591-AF bergerak dari arah timur Nagreg menuju Bandung.

Laka Tunggal di Cimahi. ISTIMEWA
Dari keterangan polisi yang diminta driver bus kurang konsentrasi jadi oleng ke sebelah kiri dan menabrak ke pohon kemudian terjatuh tebing setinggi 10 meter dengan posisi terbalik.

"Akibat dari kejadian tersebut 2 penumpang meninggal dunia 1 orang mengurangi luka berat dan 10 memindahkan luka ringan selanjutnya dibawa ke RSUD Cikopo Cicalengka," Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges