Tampilkan postingan dengan label Unjuk Rasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unjuk Rasa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Oktober 2019

Beberapa Pelajar Bersihkan Vandalisme Pascademo

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Pelajar SMA anggota Aktivi (Z) dengan antusias melakukan pengecatan pada fasilitas- fasilitas umum yang rusak akibat coretan pascademo bertajuk aksi 'Santuy (Banget)' di area Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.


"Kita kan di Jakarta, pusat kota nanti kalau ada turis yang lihat masa kotor kayak gitu. Jadi tidak enak dipandang," kata Amira yang juga anggota OSIS SMAN 90 Jakarta saat ditemui Antara, Jumat (4/10/2019).

Amira mengatakan pihak sekolahnya pun mendukung kegiatan mereka yang peduli terhadap kondisi lingkungan yang rusak pascademo.

"Kita kasih tahunya udah dari dua hari yang lalu, bagian kesiswaan pun mendukung. Kita bertujuh diizinkan jadinya, " ujar perempuan berkerudung hitam itu.

Amira bersama dengan enam orang lainnya menggunakan seragam SMAN 90 Jakarta secara antusias mengecat tembok yang dipenuhi coretan pascademo dengan cat warna abu-abu.

Menurut mereka, aksi ini merupakan cara pelajar mengekspresikan aspirasi mereka lewat cara damai dan tidak anarkis seperti aksi massa yang berakhir ricuh pada Rabu (25/9) lalu.

"Iya ini salah satu bentuk kita juga buat tunjukkan aspirasi kita, kita sih sukanya aksi yang 'santuy'," kata Karlo pelajar dari SMAN 90 Jakarta lainnya.

Pelajar lainnya bernama Nabila mengaku sebenarnya ada 24 orang lainnya dari SMAN 90 Jakarta yang ingin terlibat aksi 'Santuy (Banget)' namun terlambat melakukan pendaftaran sehingga tidak diperkenankan turun aksi oleh sekolah mereka.

"Seharusnya sampai 30 orang, tapi karena mereka terlambat daftar jadi sekolah tidak izinkan. Tapi untuk kegiatan damai kayak gini bersihkan lingkungan pasti didukung," kata Nabila yang merupakan satu- satunya pelajar kelas 11 di antara 7 orang yang berasal dari SMAN 90 Jakarta.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Senin, 30 September 2019

Puluhan Pelajar Ditangkap Polisi di Tangerang Karena Ingin Ikut Demo di Gedung DPR RI

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Puluhan pelajar SMA/SMK dan SMP asal Kabupaten Tangerang dihalau kepolisian di Jalan Gatot Subroto, Jatiuwung, Kota Tangerang.


Pelajar tersebut diamankan petugas saat menaiki mobil bak terbuka saat hendak menuju gedung MPR/DPR RI, Jakarta, untuk mengikuti demonstrasi.

"Sebanyak 50 pelajar dari Kabupaten Tangerang dengan motivasi seluruhnya untuk demo di DPR. Dari telepon seluler milik mereka kami menemukan informasi ajakan itu dari pesan berantai WhatsApp dan ada beberapa pelajar yang masuk grup. Dan mereka itu hanya ikut-ikutan saja," ujar Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring, Senin (30/9/2019).

Menurut Aditya, dari penggeledahan yang dilakukannya para pelajar itu tidak ditemukan benda-benda yang berbahaya baik senjata tajam (sajam) maupun benda lainnya. Mereka hanya membawa bendera merah putih yang disimpan ke dalam tas.

"Seluruhnya masih menggunakan pakaian seragam sekolah mereka masing-masing, dan tadi ada beberapa orang terjaring juga, tetapi bukan pelajar. Semuanya nanti akan kita bawa ke Polres Metro Tangerang Kota untuk dikumpulkan dan diperiksa," jelasnya.

Kepolisian mempersempit ruas jalan dari arah Jatiuwung menuju Jalan Daan Mogot menggunakan road barrier atau pembatas jalan.

Bahkan, ada sejumlah pelajar yang lari menghindari petugas dari mobil bak terbuka, beruntung polisi yang melihat pelajar itu langsung mengamankannya.

Aditya menambahkan, jika penyekatan dan razia tersebut masih akan dilakukannya hingga sore, dan kemungkinan jumlah tersebut masih akan terus bertambah.

Sementara, Ketua Federasi Serikat Buruh Nusantara (FSBN) Kabupaten Tangerang Pras, menjelaskan puluhan buruh dari Kabupaten Tangerang dipastikan berangkat menunju gedung MPR/DPR.

"Semua buruh sudah berangkat dan sekarang informasinya sudah di depan DPR," kata Pras.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges