Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Desember 2019

Kabur dari Lapas, Napi Ini Kembali Diringkus Polisi

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan berhasil membekuk seorang narapidana yang diyakini sebagai pengedar narkotika jenis sabu.

Image

Pelaku adalah EP (45), warga Jalan Suasa Pasar III, Kelurahan Babar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

"Kita mendapat informasi dari warga bahwa ada seseorang yang menjadi pengedar narkotika," kata Kepala Unit Lidik 1, Inspektur Satu Rahmad Ari Wibowo, Selasa (17/12/2019).

Rahmad Ari Wibowo menjelaskan, setelah melakukan penyelidikan di lokasi, petugas berhasil meringkus tersangka di Jalan Haji Hanif, Desa Sampali, Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Deliserdang pada Jumat (13/12/2019).

"Dari tangan pelaku ini kita sita barang bukti sepuluh paket diduga kuat narkotika jenis sabu-sabu. Selain itu juga ada uang hasil penjualan narkotika sebesar Rp150 ribu," ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan, lanjutnya, diketahui jika pelaku EP tersebut merupakan narapidana yang melarikan diri dari Lapasa Hinai Langkat, saat terjadi kerusuhan beberapa waktu lalu.

"Iya, kita ketahui juga pelaku ini ternyata warga binaan Lapas Narkoba Hinai, Langkat," jelasnya.

Pelaku bersama barang bukti selanjutnya diboyong ke Mako Polrestabes Medan, untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

"Akibat perbuatannya, lelaku disangkakan melanggar pasal 114 ayat (1) Subs 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009," pungkasnya.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Selasa, 12 November 2019

Polri: Pelaku Meninggal, Lima Anggota Polri Terluka Atas Kejadian Bom Bunuh Diri Di Mapolrestabes Medan

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Polri menyebut pelaku bom bunuh diri meninggal dunia dan 6 orang mengalami luka-luka, baik anggota polisi maupun masyarakat sipil biasa.


Image

Polisi masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui jenis ledakannya. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan, dengan adanya peristiwa bom bunuh diri, sejumlah mobil operasional polisi mengalami kerusakan.

"Diduga pelaku meninggal. Ada 6 korban, 5 dari personel polri dan satu sipil. Tetapi alhamdulillah laporan sementara korban tidak ada yang luka parah, tetapi ada luka-luka. Dan ada beberapa kendaraan dinas juga rusak," kata Iqbal di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu (13/11/2019).

"Kita belum tahu rangkaian dari ledakan tersebut, apakah high explosive atau low explosive. Saat ini tim sedang bekerja. Inafis, laboratorium Forensik, semua gabungan sedang bekerja untuk melakukan pengolahan tempat kejadian perkara," sambungnya. 

Polisi juga belum bisa mengungkap jaringan dari pelaku Suicide bomber, karena masih memeriksa sejumlah alat bukti dan barang bukti yang dibawa pelaku.

"Saat ini densus 88 antiteror dengan tim polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara sedang bekerja untuk melakukan proses selanjutnya. Apakah jaringan ini masuk dalam jaringan apa, dan lain-lain, tunggu saja," ucap Iqbal.

Sementara itu menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo bahwa ada 2 orang masyarakat biasa yang menjadi korban luka-luka.

"Ada 6 orang mengalami luka akibat ledakan tersebut. Yakni 4 anggota polri kemudian satu masyarakat sebagai pekerja harian lepas, dan satu lagi masyarakat," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/11).

Sebelumnya diketahui aksi bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan pada Selasa (13/11/2019) sekitar pukul 08.45 WIB. Pelaku suicide bomber menggunakan atribut ojek online (Ojol) Gojek.

"Masih diduga pelaku suicide bomber. Diduga dua orang mengunakan atribut Gojek dan meledak disekitar kantin Polrestabes Medan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas polri, Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu (13/11/2019). 

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges