Tampilkan postingan dengan label Kecerdasan Buatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecerdasan Buatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 November 2019

Cara Instagram Gunakan AI Membantu Anda Menjelajahi Konten

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Kok bisa kita mendapatkan rekomendasi yang sempurna dan 'ngena' saat mencoba menjelajahi konten baru di Instagram? Kecerdasan buatan alias AI rahasianya.

Image

Secara khusus, ini berkaitan dengan tab konten "explore/jelajahi" yang mengisi konten atau postingan disarankan dari pengguna di seluruh dunia. Maksudnya, itu adalah konten yang muncul sebelum kita mencari sesuatu di Instagram.

Platform mengoptimalkan algoritma untuk secara konstan memberi kita saran terbaru dan berkualitas yang diinginkan dan sekiranya memunculkan potensi interaksi. Dibutuhkan juga informasi minat sebagai konteks hingga akhirnya bisa menunjukkan kepada kita konten-konten rekomendasi.

Kemudian, dari jutaan postingan yang relevan di seluruh dunia, Instagram mem-filter semuanya dengan langkah demi langkah dan menghasilkan beberapa postingan yang jumlahnya sekitar 25 atau lebih sebagai rekomendasi pribadi kita.

Mengutip Ubergizmo, Selasa (26/11) kurasi dan pemfilteran postingan untuk setiap akun mudah dilakukan karena menggunakan AI. Namun tetap, pengunaan AI dikondisi tertentu memerlukan intervensi manusia atau pemantauan terus-menerus sebagai filter-nya.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Kamis, 03 Oktober 2019

Aplikasi Pendeteksi Gejala Penyakit Mata pada Anak

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Beberapa peneliti dikabarkan tengah mengembangkan sebuah aplikasi yang disebut dapat membantu mendeteksi gejala penyakit mata untuk anak-anak. Hanya dengan menggunakan smartphone, aplikasi yang dimaksud ialah CRADLE (Computer Assisted Detector of Leukoria).


Lalu bagaiamana vara aplikasi tersebut bekerja? Melansir Engadget, Kamis (3/10), aplikasi ini menggunakan pemahaman mesin guna mencari atau mendeteksi tanda-tanda awal dari penyakit mata hanya melalui foto.

Nantinya, aplikasi tersebut dapat mendeteksi beberapa kemungkinan penyakit pada mata, seperti retinoblastoma atau kanker mata, katarak, dan kondisi lainnya.

Para ilmuwan tengah menguji aplikasi dengan hampir 53 ribu foto dari 40 anak-anak, sengah dari mereka menderita penyakit mata. Aplikasi ini juga bekerja pada sistem kecerdasan buatan AI dan jika digunakan dapat membantu menyelamatkan nyawa penderita atau mengurangi risiko yang lebih besar.

Selain itu, aplikasi ini tak memandang usia, seperti yang dicatat oleh IEEE Spectrum. Meski memang dimaksimalkan untuk anak-anak, tidak menutup kemungkinan untuk para dewasa dapat menggunakan CRADLE ini.

Saat ini, CRADLE sudah tersedia secara gratis di Google Play Store untuk pengguna Android, serta App Store untuk pengguna iOS. Kabarnya, aplikasi masih akan terus dikembangkan supaya bisa bekerja lebih maksimal.

Perlu dicatat, mengingat ini hanya aplikasi, pengguna disarankan tetap harus pergi ke dokter spesialis untuk mendapatkan diagnosis yang lebih pasti, serta mendapatkan pengobatan lebih lanjut.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges