Tampilkan postingan dengan label Gairah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gairah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Oktober 2019

Ini Penyebab Gairah Seks Wanita Menurun, Selain Disfungsi Seksual

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Tidak sedikit perempuan kehilangan Gairah Seks selama enam bulan atau lebih. Libido rendah tentu yang mendasari, tapi disfungsi Seksual seperti gangguan hasrat hipoaktif bisa menyebabkan Gairah menurun.


Namun, ada beberapa penyebab lain yang membuat Wanita kehilangan Gairah Seks bersama pasangan. Seperti dilansir AkuratIntim dari lama The Health Site, berikut yang harus kamu ketahui.

Stres fisik dan Mental

Stres dapat menyebabkan seluruh energi kamu terkuras, dan menyebabkan rasa lelah. Banyak hal yang dapat membuat kamu stres seperti di rumah ataupun di tempat berkerja. Bahkan, kurang tidur dapat menjadi penyebab Gairah Seks menjadi rendah.

Berdasarkan sebuah penelitan yang diterbitkan Journal of Seksual Medicine, menemukan bahwa Wanita yang tidur lebih banyak memiliki hasrat Seksual dan Gairah yang lebih tinggi.

Hal tersebut juga menjadi penangkal agar kamu tak mengalami stres dan menyebabkan libido rendah.

Masalah hubungan

Suasana hati Wanita akan terpengaruh ketika ada masalah dalam hubungan. Hal tersebut berdampak pada dorongan Seksual. Untuk itu, hindari beberapa masalah yang dapat merusak hubungan serta libido Wanita.

Obat

Ketika kamu mengonsumsi obat seperti anti depresi dan kontrasepsi oral, ternyata memiliki efek buruk pada libido. Untuk itu, jangan sembarangan ketika mengonsumsi obat. Perlu dikonsultasikan dengan tenaga ahli agar tetap menjaga Gairah Seks dengan pasangan.

Masalah tubuh

Wanita kerap kali selalu memperhatikan detail tubuhnya. Ketika ada yang tidak nyaman, bisa menyebabkan pasangan akan mudah tidak menghargai. Dan hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kehidupan Seks kamu.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 14 Agustus 2019

Masih Ingin ‘Main’? Begini Cara Persingkat Masa Loyo Usai Ejakulasi

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Periode refraktori didefinisikan sebagai waktu antara Orgasme dan ketika tubuh siap untuk terangsang lagi secara Seksual. Wanita dan Pria sama-sama mengalami ini. Hanya saja, pada Pria, ini berlangsung bermenit-menit atau bahkan berhari-hari. Lebih lama ketimbang wanita.


Dilansir AkuratIntim dari Boldsky, perlu Anda ketahui bahwa ini terjadi begitu alami pada tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa setelah ejakulasi, tubuh Pria menjadi terlalu banyak bekerja. Hal ini menyebabkan Pria merasa lelah, dimana sistem saraf simpatik bahkan harus ikut membantu menenangkan tubuh.

Sistem saraf simpatik merangsang pelepasan neurotransmiter tertentu yang pada gilirannya melemaskan otot-otot Penis, yang menyebabkan kontraksi dan menjadi lembek.

Namun tentu, Anda tak mau membiarkan pasangan menunggu lama dong?

Anda harus tahu bahwa lamanya Periode Refraktori dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu, fungsi Seksual, gairah dan kesehatan secara keseluruhan.

Dan cara terbaik untuk memperpendek durasinya adalah dengan meningkatkan ketiga faktor tersebut.

Untuk meningkatkan fungsi Seksual, hindari minum alkohol sebelum berhubungan Seks, diskusikan dengan dokter Anda tentang obat disfungsi ereksi (DE) dan praktikkan latihan kegel.

Sementara untuk meningkatkan gairah, cobalah posisi baru, hindari masturbasi sebelum bercinta, ubah frekuensi berhubungan Seks dan bereksperimen dengan hal-hal baru dengan pasangan Anda.

Lalu untuk meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan, tetap aktif, dan ikuti diet sehat.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges