Tampilkan postingan dengan label Dehidrasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dehidrasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 September 2019

Penting Untuk Tubuh, Ini Tanda Kamu Kekurangan Cairan

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Ada sekitar 60-70 persen kandungan air di setiap tubuh manusia, sehingga memenuhi kebutuhan air di setiap harinya sangat penting untuk kelangsungan hidup.


Kebutuhan air dalam tubuh yang tercukupi akan menjaga tubuh tetap berfungsi dengan baik. Sayangnya, tak sedikit orang yang tidak memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Duduk di ruangan yang dingin, dan faktor lainnya membuat Anda tidak haus, sehingga sinyal untuk minum berkurang. Padahal kurangnya kadar air dalam tubuh tak selalu ditandai dengan haus.

Baruch Fertel, dokter di Cleveland Clinic, Ohio, Amerika Serikat, mengatakan, Anda bisa mengecek warna air mani Anda saat ke toilet, untuk mengetahui tubuh kurang cairan atau tidak. Ia mengungkapkan bahwa warna kencing dapat memberi tahu banyak tentang kebiasaan minum Anda.

Air seni seharusnya berwarna limun, sentuhan kuning. Jika Anda buang air kecil dan air seni Anda tampak lebih kuning gelap, itu bisa menjadi tanda peringatan bahwa Anda tidak mendapatkan cukup cairan.

Selain warna urin, jarang buang air kecil adalah tanda lain tubuh Anda dehidrasi.

“Ketika Anda merasa haus, Anda sudah mengalami sedikit dehidrasi. Anda harus selalu minum ketika merasa haus. Tetapi cara terbaiknya adalah Anda minum sebelum merasa haus,” kata ahli nutrisi Cynthia Sass.

Dehidrasi bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng. Walaupun kondisi ini sering dianggap bukan masalah penting. Padahal kehilangan dua persen cairan dalam tubuh saja dapat berdampak negatif pada kinerja fisik.

Pada intinya, tetap terhidrasi adalah hal yang penting dan tidak ada jawaban praktis tentang seberapa banyak air yang dibutuhkan tubuh. Tiap orang membutuhkan konsumsi air yang berbeda-beda, sesuai dengan seberapa banyak cairan yang telah hilang di tubuh Anda.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 21 Agustus 2019

Strategi Minum Agar Tak Dehidrasi Saat Lari

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Olahraga Lari sampai saat ini masih menjadi pilihan banyak orang, karena mudah dilakukan kapan saja dan dimana saja.


Namun dalam berolahraga Lari, ada beberapa pantangan yang sering terdengar. Salah satunya, dilarang Minum sebelum atau sesudah Lari.

Katanya, akan membuat perut terasa sakit ketika Lari. Termasuk dapat menimbulkan keluhan lainnya jika Minum setelah Lari.

Padahal, dr. Jack Pradono Handojo, MHA, mengatakan, Minum sangat dianjurkan untuk dilakukan sebelum Lari, saat Lari, dan sesudah Lari. Karena, menghidrasi tubuh sangat penting dilakukan.

"Strategi hidrasi saat Lari menjadi tiga. Pre-event, during event kemudian pasca event," katanya kepada AkuratHealth, di FKUI Salemba, Jakarta Pusat, Rabu, (21/8).

Sebelum memulai Lari, kamu disarankan untuk Minum Air Mineral satu gelas, atau kurang lebih 240-300 mililiter. Pada saat Lari, Dokter Jack menyarankan untuk Minum setiap 15 menit sekali.

Dan usai Lari, langsung bisa Minum sebotol besar berukuran 600 mililiter pun tak masalah. Ini untuk memberi stamina kepada tubuh dan mengembalikan cairan tubuh yang sudah terkuras selama Lari.

"Minumnya tidak menunggu rasa hausya. Karena kalau sudah haus, berarti tubuh sudah Dehidrasi. Dan, Minumnya sedikit-sedikit. Bukan langsung satu gelas. Nanti malah bikin kembung," tutupnya.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges