Tampilkan postingan dengan label Susi Pudjiastuti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Susi Pudjiastuti. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Oktober 2019

Susi Jawab Sambil Tepuk Jidat: Nggak Penting, Kenapa You Mesti Reply Ketika Ada Netizen Bilang Tak Penting Follow Twitternya

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Netizen Rully Gunawan yang memakai akun Twitter @Rullygu725 rupanya terusik oleh judul berita situs online Kompas: Syarat dari Susi Pudjiastuti bagi Mereka yang Pingin Di-"follow" Balik...

Image

Dia menganggap tidak penting memfollow akun Twitter Susi dan kemudian dia mengungkapkan uneg-unegnya dengan huruf kapital semua sebagai tanda penekanan.

"TDK FOLLOW BACK JUGA GK MASALA BU. ANDA GK PENTING BUAT RAKYAT APALGI HANYA SEBUAH MEDSOS. EMANG RAKYAT UNTUNGNYA APA KALAU FOLLOW ANDA. GK GUNA JUGA KAN," demikian tweet Rully.

Tweet itu dibaca oleh Susi. Susi sepertinya keheranan dengan reaksi Rully yang menganggap tidak tidak penting mengikuti akun Twitternya, tetapi justru me-reply.

"Nggak penting, kenapa you mesti reply," kata Susi dengan emotikon tepuk jidat," katanya.

Netizen yang membaca reaksi Rully menunjukkan kepedulian terhadap Susi. Sebagian membully Rully, sebagian lagi menyarankan Susi tidak perlu menanggapinya.

"Tidak usah ditanggapi bu @susipudjiastuti," katanya.

Netizen yang lain meminta Susi untuk "menenggelamkannya." Menenggelamkan adalah ucapan terkenal Susi ketika masih menjabat sebagai menteri. Susi dikenal menteri yang paling berani menindak nelayan-nelayan asing yang nyolong ikan di perairan Indonesia. Kapal pelaku biasanya dibakar dan ditenggelamkan di tengah laut.

Belakangan, Susi memblok akun Twitter Rully.

"Sudah saya block," kata Susi menanggapi reaksi netizen yang menginginkan dia melakukan hal itu.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Rabu, 23 Oktober 2019

Edhy Prabowo Gantikan Susi: Mengenai Penenggelaman Kapal, Saya Tidak akan Gegabah

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2019-2024 Edhy Prabowo menyatakan bakal terus melanjutkan kebijakan penenggelaman kapal penangkapan ikan ilegal, tetapi tidak akan gegabah.

Image

"Mengenai masalah penenggelaman kapal, saya tidak akan gegabah karena saya akan tanya ke ahli-ahlinya," kata Edhy Prabowo di Jakarta, hari ini.

Menurut Edhy selama bertahun-tahun menjadi ketua Komisi IV DPR, dia memantau kebijakan yang ada selama ini ada kelebihan dan kekurangan tetapi dalam pandangan legislator Gerindra itu, jauh lebih banyak kelebihannya.

Mantan Menteri  Susi Pudjiastuti menyatakan senang karena yang menggantikannya bukan orang asing, tetapi sosok yang sering ditemui.

Selama ini, Susi Pudjiastuti ketika melakukan rapat kerja atau rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR, kerap menemui Edhy Prabowo.

Sebelumnya, Susi Pudjiastuti menyatakan aktivitas kejahatan perikanan yang terjadi di Indonesia dan banyak negara lainnya juga mengancam berbagai aspek kemanusiaan yang harus segera diatasi secara global.

"IUU Fishing (penangkapan ikan secara ilegal) adalah ancaman besar, bukan hanya kepada stok ikan tetapi juga kepada perekonomian dan kemanusiaan," katanya.

Menurut Susi aktivitas penangkapan ikan akan mengancam kemanusiaan global antara lain karena terkait pula dengan kejahatan keji lainnya seperti perbudakan. Selain itu, terdapat pula tindak pencurian ikan yang juga terkait dengan perdagangan satwa langka serta hingga penyelundupan senjata api dan narkoba.


Sumber : Akurat.co

Editor : Ges