Tampilkan postingan dengan label Retina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Retina. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Oktober 2019

Pria China Alami Stroke Mata Karena Sering Main Gadget Sebelum Tidur

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Saat ini, rasanya memang sulit lepas dari ponsel genggam. Kapanpun dan dimanapun, sampai bermain gadget ketika hendak tidur tak jarang ditemui. Ini sudah menjadi kebiasaan.

Image

Tapi perlu kamu ketahui, dilansir AkuratHealth dari The Sun, seorang pria mengalami buta sementara setelah terus-menerus bermain gadget sebelum waktu tidur.

Pria bermana Wang asal China tersebut sejenak kehilangan penglihatannya setelah bermain game di ponselnya dalam kondisi ruangan gelap.

"Saya memang suka main ponsel di malam hari, sedangkan istri saya tidak suka tidur dalam kondisi lampu menyala. Jadi saya bermain ponsel dalam kondisi kamar gelap," lanjut Wang.

Setelah merasa ada yang tak beres, Wang langsung berkunjung ke dokter. Ia didiagnosa mengalami oklusi arteri Retina sentral alias Stroke Mata.

Stroke Mata ini disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah yang membawa oksigen ke Retina dan mengirimkan sinyal ke otak.

Dokter Lei Tao mengatakan bahwa Wang mengalami Kebutaan sementara yang disebabkan oleh penggunaan gadget berlebihan.

"Penggunaan gadget berlebih itu menyebabkan ketegangan mata atau penglihatan yang berlebihan. Kasus seperti ini selalu meningkat setiap tahunnya dan cenderung dialami oleh anak muda," ujar Dokter Lei Tao.

Menurut Dokter Lei, beristirahat dalam pola teratur, hindari begadang di malam hari dan melihat ponsel, televisi hingga komputer dalam waktu yang lama adalah cara yang harus kamu lakukan.

Banyaknya kasus Kebutaan akibat penggunaan ponsel telah terjadi, tim ahli mata dari Rumah Sakit Mata Moorfields juga memberikan peringatan untuk membatasi penggunaan gadget.

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Senin, 05 Agustus 2019

Keren sih Keren Tapi Lensa Kontak Merusak Matamu

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Lensa kontak telah jadi perangkat medis pembantu yang telah diatur oleh Food and Drug Administration (FDA), sebuah badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat yang bertugas mengatur makanan, suplemen makanan, obat-obatan, produk biofarmasi, transfusi darah, peranti medis, peranti untuk terapi dengan radiasi, produk kedokteran hewan dan kosmetik.


Cukup banyak orang yang telah beralih menggunakan Lensa Kontak ketimbang kacamata dikarenakan ada banyak keuntungan yang mereka dapat seperti mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata untuk penglihatan yang optimal, warna dan bentuk bola mata yang terlihat lebih bagus hingga penglihatan tepi yang tidak terhalang.

Sayangnya, Lensa Kontak juga memiliki efek samping yang berbahaya untuk Kesehatan Mata. Sebelumnya kita telah membahas dampak-dampaknya. Berikut ini lanjutan dari efek samping penggunaan Lensa Kontak yang AkuratTren lansir dari Boldsky. Simaklah.

Moulding Kornea

Moulding Kornea adalah perubahan bentuk Kornea akibat pemakaian Lensa Kontak. Moulding Kornea sebagian besar terjadi karena bagian mata kekurangan oksigen dan pembentukan gelembung di bawah Lensa Kontak pada tekanan udara yang berkurang, seperti yang dialami selama penerbangan di ketinggian yang tinggi.

Infiltrat 

Infiltrat merupakan sebuah bentuk kerusakan penglihatan yang memberikan efek abu-abu yang kabur di bagian tengah Kornea yang terjadi akibat pemakaian Lensa Kontak untuk waktu yang lama. Pemasangan Lensa Kontak yang buruk, pemakaian berbagai jenis lensa, dan perawatan lensa yang buruk juga turut jadi faktor penyebabnya.

Giant papillary conjunctivitis 

Giant papillary conjunctivitis adalah komplikasi yang muncul di antara pemakai Lensa Kontak lunak, terutama mereka yang memakainya untuk waktu yang lama. Gejala yang didapat dari giant papillary conjunctivitis adalah peningkatan produksi lendir di mata dan penglihatan kabur yang ringan.
Pikirkanlah kembali soal kontak lensamu.


Sumber : Akurat.co
Editor : Ges