Tampilkan postingan dengan label BNI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BNI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Desember 2019

Achmad Baiquni Tetap Dirut, Direksi BNI Dirombak

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Setelah Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara, kini giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat siang ini (30/8/2019).

Achmad Baiquni Tetap Dirut, Direksi BNI Dirombak

Hasilnya, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI. Dia sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Lahir tahun 1957, Baiquni memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Padjadjaran dan Sarjana (S2) dari Business Management, Asian Institute of Management, Makati, Filipina.

Sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah BNI (2008-2010), Direktur Korporasi BNI (2006 - 2008) dan Direktur Konsumer BNI (2003-2006).

Selain itu, RUPSLB juga memutuskan pergantian satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo sebelumnya sudah memberi sinyal kemungkinan ada pergantian direksi dan komisaris pada BBNI.

"[BNI] Kemungkinan ada perubahan pengurus. Direksi dan Komisaris," kata Gatot di Menara BTN, Kamis (29/8/2019).

Menurut Gatot, Komisaris baru BTN Marwanto juga dipindahkan dari BNI sehingga ada posisi kosong dari jajaran Komisaris di BNI.

Berikut jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Sumber : cnbcindonesia.com
Editor : Ges

Direksi BNI Dirombak, Achmad Baiquni Bertahan

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait,  Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memutuskan tidak mengganti posisi direktur utama dan wakil direktur. Kedua posisi tersebut tetap diisi oleh Achmad Baiquni dan Herry Sidharta.


Direksi BNI Dirombak, Achmad Baiquni Bertahan

Menteri BUMN Rini M Soemarno (tengah) didampingi Direktur Utama Bank BNI Achmad Baiquni (kanan), dan Komisaris Utama Ari Kuncoro menggunting pita sebagai salah satu rangkaian peresmian Gedung Menara BNI yang juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-73 BNI, di Jakarta, Jumat (5/7/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha
A+ A-
Share
Bisnis.com, JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memutuskan tidak mengganti posisi direktur utama dan wakil direktur. Kedua posisi tersebut tetap diisi oleh Achmad Baiquni dan Herry Sidharta.

Sementara itu RUPSLB merombak susunan direksi karena pemberhentian dengan hormat Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan Catur Budi Harto. Posisi tersebut digantikan oleh Tambok P. Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Konsumer.

Baca juga: Ditunjuk Menjadi Dirut BTN, Suprajarto Mengundurkan Diri
Anggoro Eko Cahyo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur keuangan kini menggantikan posisi Tambok sebagai direktur bisnis konsumer. Ario Bimo yang sebelumnya menjabat sebagai General Manager BNI Tokyo Ario Bimo mengisi posisi direktur keuangan.

Direktur utama Achmad Baiquni menjelaskan bahwa perubahan struktur direksi dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman yang sebelumnya dimiliki oleh pihak yang ditunjuk.

Baca juga: Mengundurkan Diri, Suprajarto Mengaku Tak Punya Masalah dengan Menteri BUMN
“Seperti Pak Bob yang bertukar posisi dengan Pak Rico pernah punya pengalaman di divisi internasional maupun cabang luar negeri,” katanya usai RUPSLB di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Berdasarkan RUPSLB  Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko bertukar posisi dengan Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional.

Selain susunan direksi, RUPSLB BNI juga memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris perseroan. Posisi tersebut kini diisi oleh Askolani.

Adapun RUPSLB BNI merupakan yang ketiga diadakan oleh bank pelat merah. Sebelumnya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. juga telah melakukan agenda RUPSLB serupa.


Pemegang saham BTN memberhentikan Direktur Utama Maryono dan memberikan posisi tersebut kepada Direktur Utama BRI Suprajarto. Namun Suprajato menolak sehingga kedua jabatan puncak di kedua bank saat ini masih kosong.

Sumber : finansial.bisnis.com

Editor : Ges

Senin, 09 Desember 2019

Dwi Sasono & Melanie Subono Kunjungi BNI KEJAR

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait,  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama berbagai komunitas menyelenggarakan gerakan sosial bernama BNI KEJAR atau Kenali Sejarah, Raihlah Mimpimu dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional dan Hari Pahlawan Nasional. Acara ini menampilkan instalasi seni yang terbuat dari bahan-bahan limbah yang membentuk gambar tokoh komik pahlawan nasional Indonesia selama sepekan di Terowongan Dukuh Atas, Jakarta, mulai 24 November hingga 1 Desember 2019 mendatang.


Dwi Sasono & Melanie Subono Kunjungi BNI KEJAR
Foto: dok. BNI

Pembukaan aksi BNI KEJAR ini juga dimeriahkan oleh tampilnya musisi-musisi kenamaan di Tanah Air, seperti Melanie Subono dan penampilan menarik dari The Sasono.

"Acaranya keren dan semangat sekali! Di sini ada banyak gambar-gambar pahlawan, dan yang lebih menyenangkan buat saya, melalui acara seperti ini anak-anak yang mengisi acara bisa belajar tampil di depan umum. Harus sering-sering buat acara seperti ini," ujar Dwi Sasono di sela-sela acara.

Selain itu, Dru, personel The Sasono yang merupakan putra dari pasangan Aktor Dwi Sasono dan Musisi Widi Mulia juga mengaku senang dengan adanya kegiatan ini.

"Saya sangat senang bisa melihat mural-mural, grafiti, dan gambar Bung Karno di bambu. Lalu ternyata dibuatnya menggunakan barang recycle," ujar Dru.

Instalasi Seni yang dibuat menggunakan sampah ini sejalan dengan kampanye BNI Go Green untuk membudayakan pola hidup cinta lingkungan. Cinta lingkungan tersebut diajarkan dengan membudayakan pemanfaatan kembali sampah (Reuse, Reduce, Recycle atau 3R).

Dwi Sasono & Melanie Subono Kunjungi BNI KEJAR
Foto: dok. BNI 

Melalui prinsip tersebut, sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah yang tidak berguna, melainkan dapat ditinjau ulang dan diolah menjadi barang yang memiliki nilai tambah lebih besar. Dalam hal ini, sampah tersebut diolah menjadi sebuah karya seni yang mengandung nilai edukasi tinggi sekaligus hiburan.

Menurut Melanie Soebon, instalasi seni dari daur ulang ini sangat bagus, karena masalah terbesar kita adalah sampah. Dengan kreativitas sebenarnya banyak barang yang kita pikir sudah tidak berguna ternyata masih bisa dikreasikan menjadi lebih berharga.

"Dan salah satu cara untuk edukasi yang baik adalah dengan lewat seni," ucap Melanie.

Corporate Secretary BNI Meiliana menuturkan, pihaknya memang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan.

"Karena itu, kegiatan BNI KEJAR kali ini juga memamerkan instalasi karya seni bertemakan pahlawan nasional seperti Soekarno dan Sudirman yang dibuat menggunakan material bambu serta mengembangkan Bank Sampah sebagai bentuk cinta lingkungan sekaligus literasi keuangan," tutup Meiliana.


Sumber: news.detik.com

Minggu, 08 Desember 2019

Cara Beda Kenali Sejarah dai BNI KEJAR

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Seiring dengan berjalannya waktu, semangat generasi muda untuk mencintai lingkungannya, peduli pada kawan seusianya, sekaligus sadar pada perkembangan layanan keuangan perlu terus ditingkatkan. 


https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 24 11 2133822 bni-kejar-cara-beda-kenali-sejarah-nAXmKmPXE2.jpeg

Banyak cara yang dapat dilakukan, salah satunya adalah yang dilaksanakan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama berbagai komunitas menyelenggarakan gerakan sosial bernama BNI KEJAR atau Kenali Sejarah, Raihlah Mimpimu.


ist

 (Anak anak difabel berfoto bersama didepan karya instalasi bambu yang berbentuk wajah Jenderal Sudirman karya Nus Salomo yang dipamerkan pada Aksi BNI KEJAR atau Kenali Sejarah Raihlah Mimpimu di Terowongan Dukuh Atas, Jakarta. Aksi BNI KEJAR kali ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan dan Hari Pahlawan Nasional selama sepekan mulai 24 November hingga 1 Desember 2019. dok BNI)

Aksi BNI KEJAR kali ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional dan Hari Pahlawan Nasional selama sepekan, di Terowongan Dukuh Atas, Jakarta, mulai 24 November hingga 1 Desember 2019. Terowongan Dukuh Atas merupakan kawasan transportasi terpadu yang terhubung dengan tiga fasilitas transportasi massal terkini yaitu Stasiun Mass Rapid Transportation (MRT) Dukuh Atas BNI, Stasiun Kereta Bandara BNI City, dan Stasiun Commuter Line Sudirman.

Melalui aksi BNI KEJAR ini, BNI berupaya mengingatkan betapa pentingnya kesehatan bagi masyarakat, terutama anak - anak sebagai generasi penerus bangsa. Pada saat yang sama, BNI juga ingin mengajak anak usia dini untuk turut menjaga lingkungan dan cara pengolahan limbah secara kreatif. Untuk memenuhi visi tersebut, BNI mengajak anak - anak survivor kanker, anak-anak difabel, serta siswa - siswi sekolah dasar untuk membuat instalasi seni dari bahan limbah.

Pembukaan acara KEJAR ini pada Minggu, 24 November 2019 diawali dengan Peluncuran Urban Underground Art. Pembukaan diadakan di Car Free Day Sudirman area Taman Dukuh Atas, dengan menampilkan instalasi seni yang terbuat dari bahan - bahan limbah yang membentuk gambar tokoh komik pahlawan nasional Indonesia. Selain pameran instalasi seni tersebut, BNI juga secara simbolis memberikan bantuan mobil ambulance edisi khusus sebagai bagian dari program BNI Berbagi. Mobil ambulance edisi khusus didesain oleh seniman Nus

Salomo terinspirasi dari anak-anak penyandang disabilitas, penderita kanker, dan alam. Hingga akhir 2019, BNI telah membagikan 31 Ambulance di seluruh Indonesia. Nus Salomo juga bekerja sama dengan tiga seniman muda dan seorang anak survivor kanker untuk menciptakan seni instalasi Urban Underground Art.

Pembukaan aksi BNI KEJAR ini dimeriahkan oleh tampilnya musisi-musisi kenamaan di tanah air, seperti aktris Shelomita, Bemby Noor, Melanie Subono Oppie Andaresta, dan penampilan menarik The Sasono.

“Selain memperingati hari Kesehatan Nasional, dalam BNI KEJAR kali ini mengajak generasi muda untuk memperingati hari Pahlawan dengan cara membantu mewujudkan berbagai aktivitas edukasi bagi anak-anak,” tutur Corporate Secretary BNI Meiliana.

Hal menarik lain yaitu material dasar Instalasi Seni yang dibangun menggunakan sampah, hal ini sejalan dengan kampanye BNI Go Green untuk membudayakan pola hidup cinta lingkungan. Cinta lingkungan tersebut diajarkan dengan membudayakan Pemanfaatan kembali Sampah (Reuse, Reduce, Recycle atau 3R), efisiensi energi, peduli lingkungan, dan aktivitas cinta lingkungan seperti konservasi hewan langka dan penghijauan.

“Pada BNI KEJAR kali ini juga memamerkan instalasi karya seni bertemakan pahlawan nasional seperti Soekarno dan Sudirman menggunakan material bambu serta mengembangkan Bank Sampah sebagai bentuk cinta lingkungan sekaligus literasi keuangan,” tambah Meiliana.

Dalam pengembangan Bank Sampah ini, BNI mengusung tema “Program Ayo Menabung dengan Sampah” dan diterapkan di 5 Wilayah dan 1 Kabupaten yaitu Kota Administratif Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Program yang telah meraih penghargaan bergengsi Padmamitra+ Award 2019 ini memberikan banyak manfaat, yaitu dapat mengubah paradigma masyarakat bahwa sampah memiliki value ekonomis, melatih kebiasaan menabung melalui sistem perbankan, menyadarkan masyarakat pentingnya hidup bersih, serta mengajarkan pengelolaan serta pemilahan sampah.


Hingga saat ini, BNI telah mengaktifkan Agen46 di sekitar 200 bank sampah di seluruh DKI Jakarta. Hal yang sama juga dilakukan dibeberapa kota lainnya, antara lain sekitar 26 Agen46 yang dibuka di bank-bank sampah yang ada di Yogyakarta. Ini merupakan upaya berkelanjutan yang dilakukan BNI untuk mengampanyekan gaya hidup sehat dengan mencintai lingkungan sekaligus mendekatkan pelayanan perbankan dengan masyarakat. Untuk mendekatkan pelayanan perbankan dengan anak-anak secara dini, BNI juga giat membuka Agen46 di sekolah.

Sumber: economy.okezone.com
Editor : Ges

Minggu, 27 Oktober 2019

Achmad Baiquni Kembali Nahkodai BNI

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Di tengah ramainya pergantian pucuk pimpinan di perbankan pelat merah, Achmad Baiquni kembali dipercaya pemegang saham untuk melanjutkan jabatannya sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).
Achmad Baiquni Kembali Nahkodai BNI
"Rapat berlangsung kondusif," ungkapnya usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), di Menara BNI, Jakarta, Jumat (30/8/2019).
Namun pergantian terjadi di susunan dewan direksi. Tambok P Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan secara hormat.
"Dengan adanya satu direksi kami yang diberhentikan yakni Pak Catur yang bawahi Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan, dari situ yang punya background itu yaitu Bu Tambok. Karena ada pergeseran maka kami ingin berikan pengalaman baru kepada direksi yang ada," ungkap Baiquni.
Rapat juga mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan menggantikan Anggoro Eko Cahyo yang kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI.
Lalu Bob Tyasika Ahanta yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI  kini menjabat sebagai Direktur Tresuri dan lnternasional BNI.
Rico Budidairpo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tresuri dan lnternasional BNI kini menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI.
Sementara itu, di jajaran komisaris, BNI mengangkat Dirjen Anggaran Askolani sebagai komisaris perseroan menggantikan Marwanto Harjowiryono.
Sumber: Suara Pembaruan

Kamis, 24 Oktober 2019

Achmad Baiquni Tetap Jabat Dirut RUPSLB BNI

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, 
Setelah Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara, giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Dalam RUPSLB itu, susunan direksi dan komisaris perseroan diubah. Namun, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI

RUPSLB BNI, Achmad Baiquni Tetap Jabat Dirut

Adapun pergantian susunan pejabat BNI ialah, satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

"Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Sementara itu di jajaran komisaris ada pergantian Marwanto Harjowiryono yang dipindahkan menjadi Komisaris Bank BTN, digantikan oleh Askolani, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Sebelumnya Askolani adalah Komisaris Bank Mandiri yang digantikan oleh Rionald Silaban, dari Kementerian Keuangan.

Berikut jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi

Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Sumber : Sinarharapan.co
Editor : Ges

Hasil RUPSLB BNI, Achmad Baiquni Masih Duduki Posisi Direktur Utama

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) melakukan perombakan susunan direksi dan dewan komisaris pada tubuh perusahaan.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni

Adapun RUPSLB yang digelar Bank BNI dilaksanakan di Menara BNI Pejompongan, Jakarta, Jumat (30/8/2019) sejak pukul 14.00 WIB.

Direktur Keuangan BNI Ario Bimo menyampaikan, terjadi pergantian jajaran direksi pada BNI. Namun posisi Direktur Utama (dirut) masih diduduki oleh Achmad Baiquni.

Sedangkan pada jajaran Dewan Direksi, Ario melanjutkan, ada beberapa perombakan yang dilakukan. Seperti Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Jaringan, dari Catur Budi Harto menjadi Tambok P Setyawati.

Selanjutnya, Direktur Bisnis Konsumer dari Tambok P Setyawati menjadi Anggoro Eko Cahyo. Lalu Direktur Tresuri dan Internasional dari Rico Budidarmo menjadi Bob Tyasika Ananta.

untuk Direktur Keuangan dari Anggoro Eko Cahyo menjadi Ario Bimo, serta Direktur Manajemen Risiko dari Bob Tyasika Ananta jadi Rico Budidarmo.

Berikut jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni

Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta

Direktur Keuangan: Ario Bimo

Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan

Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta

Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati

Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo

Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak

Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo

Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi

Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah.

Achmad Baiquni memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Dalam hal pendidikan‎, Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada 1992.

Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR di Singapura.


Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.

Sumber : Liputan6.com

Editor : Ges

Rabu, 23 Oktober 2019

Achmad Baiquni Tetap Pimpin Direksi Setelah Susunan Pengurus BNI Dirombak

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan dua agenda utama yaitu evaluasi dan pemaparan kinerja perseroan sampai dengan semester I/2019 dan perubahan susunan pengurus perseroan.

Susunan Pengurus BNI Dirombak, Achmad Baiquni Tetap Pimpin Direksi

Dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Jumat (30/8/2019), untuk agenda pertama, dalam RUPSLB dipaparkan kinerja korporasi pada paruh pertama tahun 2019 dimana BNI terus mencatatkan pertumbuhan kredit yang solid sebesar 20% (year on year/yoy) yaitu dari Rp457,81 triliun pada semester I/2018 menjadi Rp549,23 triliun pada Semester I/2019.

"Realisasi kredit tersebut menunjukkan fungsi intermediasi yang dijalankan BNI berjalan secara optimal dan seiring dengan upaya pemerintah yang terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi, di tengah kondisi ketidakpastian pasar keuangan global," jelas perseroan.

Adapun pada agenda kedua, RUPSLB memutuskan susunan memberhentikan dengan hormat Marwanto Harjowiryono dari jabatan Komisaris perseroan, memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto dari jabatan Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Jaringan.

Selanjutnya, RUPSLB mengangkat Askolani sebagai komisaris perseroan. Selanjutnya, mengangkat Ario Bimo sebagai direktur keuangan. Sementara, Tambok P Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai direktur bisnis konsumer BNI kini menjabat sebagai direktur bisnis UMKM dan Jaringan. Lalu, Anggoro Eko Cahyo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur keuangan BNI kini menjabat sebagai direktur bisnis konsumer BNI.

Sedangkan Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko BNI kini menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional BNI. Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional BNI kini menjabat sebagai direktur manajemen risiko BNI. Sementara, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai pucuk pimpinan di jajaran direksi perseroan.

Dengan perubahan tersebut, susunan Direksi BNI menjadi sebagai berikut:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok PS Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Sementara untuk jajaran Dewan Komisaris, susunannya menjadi sebagai berikut:

Komisaris Utama/Komisaris Independen: Ari Kuncoro
Wakil Komisaris Utama: Hambra
Komisaris Independen: Pataniari Siahaan
Komisaris Independen: Revrisond Baswir
Komisaris: Joni Swastanto
Komisaris Independen: Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris: Askolani
Komisaris Independen: Sigit Widyawan
Komisaris: Ratih Nurdiati

Sumber: ekbis.sindonews.com

Selasa, 22 Oktober 2019

Ahmad Baiquni tetap Dirut BNI, Ario Bimo jadi Direktur Keuangan

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Kementerian BUMN merombak susunan pengurus PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI, anggota indeks Kompas100). Perombakan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Jumat (30/8).

Ahmad Baiquni tetap Dirut BNI, Ario Bimo jadi Direktur Keuangan

Posisi Direktur Utama BNI tidak berubah dan tetap dijabat Ahmad Baiquni. Namun, RUPSLB BNI mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan BNI  menggantikan Anggoro Eko Cahyo. Sebelumnya Ario menjabat Kepala Cabang Luar Negeri BNI Tokyo.

Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI. "RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Baca Juga: Begini reaksi Kementerian BUMN setelah Suprajarto tolak jadi Dirut Bank BTN

Posisi Catur diisi Tambok PS Simanjuntak yang semula menjabat sebagai Direktur Konsumer. Sementara Rico Budidarmo bertukar posisi dengan Bob Tyasika Ananta.

Sedangkam di susunan komisaris, RUPS memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris dan mengangkat Askolani sebagai komisaris yang baru.

Baca Juga: Akan Lengser dari Jabatan Dirut Bank BRI, Suprajarto Kuasai Hampir Sejuta Saham BBRI

Berikut susunan pengurus baru BNI:

Dewan Komisaris

Komisaris Komisaris Utama: Ari Kuncoro
Wakil Komisaris Utama : Hambra
Komisaris : Ratih Nurdiati
Komisaris : Askolani
Komisaris : Revrisond Baswir
Komisaris : Joni Swastanto
Komisaris : Pataniari Siahaan
Komisaris : Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris : Sigit Widyawan.

Dewan Direksi

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama : Herry Sidharta
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan: Tambok PS Simanjuntak
Direktur Tresury dan Internasional: Bob Tyasika Ananta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur TI dan Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Managemen Risiko: Rico Rizal Budidarmo

Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Senin, 21 Oktober 2019

Profil Achmad Baiquni, Dirut Baru BNI

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah menetapkan Achmad Baiquni sebagai Direktur Utama menggantikan Gatot M Suwondo yang telah habis masa jabatannya. Baiquni sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.‎ Dia diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI pada  tanggal 20 Mei 2010.

Achmad Baiquni

Memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Dalam hal pendidikan‎, Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina  pada 1992.

Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR  di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania  di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura.

Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking  Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York  di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.

Untuk diketahui, pada Selasa (17/3/2015), RUPS BNI merombak hampir sebagian besar manajemen baik di jajaran komisaris maupun direksi. Untuk Wakil Direktur Utama dijabat oleh Suprajarto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur BRI, sedangkan posisi direktur BNI lainnya adalah Rico Rizal Budidarmo, Herry Sidharta, Adi Sulistyowati, Bob Tyasika Ananta, Anggoro Eko Cahyo, Imam Budi Sarjito, dan Sutanto‎.

M‎ereka menggantikan Felia Salim (Wakil Dirut), Yap Tjay Soen (Direktur Keuangan), Krisna R.Suparto (Direktur Business Banking), Ahdi Jumhari Ludin (Direktur Hukum dan Kepatuhan), Suswoko Singoastro (Direktur Treasuri).

Dalam hal Komisaris, RUPS juga menunjuk Mantan Menteri Ekonomi RI, Rizal Ramli menggantikan Peter B.S. Jos. (Yas/Gdn)

Sumber : Akurat.co
Editor : Ges

Kamis, 17 Oktober 2019

Achmad Baiquni Tetap Dirut, Direksi BNI Dirombak

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Setelah Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara, kini giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat siang ini (30/8/2019).

Achmad Baiquni Tetap Dirut, Direksi BNI Dirombak

Hasilnya, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI. Dia sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Lahir tahun 1957, Baiquni memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Padjadjaran dan Sarjana (S2) dari Business Management, Asian Institute of Management, Makati, Filipina.

Sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah BNI (2008-2010), Direktur Korporasi BNI (2006 - 2008) dan Direktur Konsumer BNI (2003-2006).

Selain itu, RUPSLB juga memutuskan pergantian satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo sebelumnya sudah memberi sinyal kemungkinan ada pergantian direksi dan komisaris pada BBNI.

"[BNI] Kemungkinan ada perubahan pengurus. Direksi dan Komisaris," kata Gatot di Menara BTN, Kamis (29/8/2019). Achmad Baiquni

Menurut Gatot, Komisaris baru BTN Marwanto juga dipindahkan dari BNI sehingga ada posisi kosong dari jajaran Komisaris di BNI.

Sumber : cnbcindonesia.com
Editor : Ges

Achmad Baiquni Tetap Jadi Dirut Karena Pejabat BNI Dirombak

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Setelah Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara, giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Foto: Danang Sugianto

Dalam RUPSLB itu, susunan direksi dan komisaris perseroan diubah. Namun, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI.

Adapun pergantian susunan pejabat BNI ialah, satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

"Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Sementara itu di jajaran komisaris ada pergantian Marwanto Harjowiryono yang dipindahkan menjadi Komisaris Bank BTN, digantikan oleh Askolani, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Sebelumnya Askolani adalah Komisaris Bank Mandiri yang digantikan oleh Rionald Silaban, dari Kementerian Keuangan.

Sumber : Akurat.co

Editor : Ges

Rabu, 16 Oktober 2019

Profil Achmad Baiquni

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Achmad Baiquni (lahir di Surabaya, 1 Januari 1957; umur 62 tahun), adalah seorang bankir asal Indonesia yang saat ini juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (BNI). Selain itu, Achmad Baiquni juga termasuk anggota kepengurusan MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) yang memiliki kantor beralamat di Jln. Tebet Dalam IV E No. 70, Tebet Barat, Jakarta Selatan.

Pendidikan

Dalam hal pendidikan, Achmad Baiquni telah meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung pada tahun 1982. Ia juga sudah meraih gelar Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada tahun 1992.

Kemampuannya mengelola bank diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan di antaranya:

  • Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda
  • Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat
  • Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura
  • Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura
  • Asian Bankers Surveyor Programme yang digelar oleh Bank of New York di New York, Amerika Serikat dan beberapa lainnya.
  • Discovery and Dream Workshop dalam rangka penyusunan Corporate Plan BNI 2019-2023 yang diselenggarakan oleh BNI dan MC Kinsey
  • Compliance Forum Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan yang diselenggarakan BNI 

Manajemen Risiko level 5 pada Program Eksekutif yang diselenggarakan oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)

Karir

Dalam hal karir,Achmad Baiquni telah lama bergelut menjadi bankir di Tanah Air. Di tahun 1984, ia meniti karir sebagai bankir di BNI. Beberapa jabatan yang sempat ia duduki adalah:
  • Direktur Korporasi PT BNI Tbk (2003-2006)
  • Direktur Korporasi PT BNI Tbk (2006-2008)
  • Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah PT BNI  (2008-2010)
  • Direktur Korporasi,
  • Direktur Konsumer,
  • Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal
  • Direktur Keuangan PT BRI Tbk (2010-2015)
  • Direktur Utama PT BNI Tbk (2015-sekarang)

Sebelum ia menjadi Dirut BNIAchmad Baiquni pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak 20 Mei 2010. Berdasarkan RUPS tanggal 17 Maret 2015, ia diangkat sebagai Direktur Utama BNI dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015. Pada saat itu, RUPS BNI dan BRI merombak hampir sebagian besar manajemen, baik di jajaran komisaris maupun direksi.

Pada tahun 2009, BNI yang dipimpin oleh Achmad Baiquni sudah mengucurkan kredit usaha rakyat sebesar Rp 26,1 miliar dengan tujuan untuk membentuk keseriusan bank memberdayakan ekonomi masyarakat di Nanggroe Aceh Darussalam dan juga memaksimalkan KURS di NTB.


Tak hanya mengucurkan kredit usaha rakyat, BNI bekerja sama dengan pihak Garuda Penerbangan Indonesia untuk menggelar paket perjalanan wisata 5 destinasi menarik di Indonesia, di antaranya Belitung, Labuan Bajo, Malang, Padang, dan Banyuwangi pada Agustus-November 2017.

Sumber :


Editor : Ges

Selasa, 15 Oktober 2019

Direksi BNI Dirombak, Achmad Baiquni Bertahan

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memutuskan tidak mengganti posisi direktur utama dan wakil direktur. Kedua posisi tersebut tetap diisi oleh Achmad Baiquni dan Herry Sidharta.

Direksi BNI Dirombak, Achmad Baiquni Bertahan

Sementara itu RUPSLB merombak susunan direksi karena pemberhentian dengan hormat Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan Catur Budi Harto. Posisi tersebut digantikan oleh Tambok P. Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Konsumer.

Anggoro Eko Cahyo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur keuangan kini menggantikan posisi Tambok sebagai direktur bisnis konsumer. Ario Bimo yang sebelumnya menjabat sebagai General Manager BNI Tokyo Ario Bimo mengisi posisi direktur keuangan.

Direktur utama Achmad Baiquni menjelaskan bahwa perubahan struktur direksi dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman yang sebelumnya dimiliki oleh pihak yang ditunjuk.

“Seperti Pak Bob yang bertukar posisi dengan Pak Rico pernah punya pengalaman di divisi internasional maupun cabang luar negeri,” katanya usai RUPSLB di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Berdasarkan RUPSLB  Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko bertukar posisi dengan Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional.

Selain susunan direksi, RUPSLB BNI juga memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris perseroan. Posisi tersebut kini diisi oleh Askolani.

Adapun RUPSLB BNI merupakan yang ketiga diadakan oleh bank pelat merah. Sebelumnya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. juga telah melakukan agenda RUPSLB serupa.

Pemegang saham BTN memberhentikan Direktur Utama Maryono dan memberikan posisi tersebut kepada Direktur Utama BRI Suprajarto. Namun Suprajato menolak sehingga kedua jabatan puncak di kedua bank saat ini masih kosong.

Sumber : Finansial.bisnis.com
Editor : Ges

Kamis, 22 Agustus 2019

Profil Singkat Direktur Utama Baru BNI, Achmad Baiquni

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Achmad Baiquni ditetapkan sebagai Direktur Utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Achmad Baiquni menggantikan Gatot M Suwondo yang telah habis masa jabatannya. Baiquni sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.‎ Dia diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI pada  tanggal 20 Mei 2010. 

Achmad Baiquni memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Sedangkan dalam hal pendidikan‎, Achmad Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina  pada 1992. 

Kemampuan Achmad Baiquni mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR  di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania  di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura. 

Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking  Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York  di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.

RUPS yang digelar pada Selasa (17/3/2015), BNI merombak hampir sebagian besar manajemen baik di jajaran komisaris maupun direksi. Untuk Wakil Direktur Utama dijabat oleh Suprajarto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur BRI, sedangkan posisi direktur BNI lainnya adalah Rico Rizal Budidarmo, Herry Sidharta, Adi Sulistyowati, Bob Tyasika Ananta, Anggoro Eko Cahyo, Imam Budi Sarjito, dan Sutanto‎.

M‎ereka menggantikan Felia Salim (Wakil Dirut), Yap Tjay Soen (Direktur Keuangan), Krisna R.Suparto (Direktur Business Banking), Ahdi Jumhari Ludin (Direktur Hukum dan Kepatuhan), Suswoko Singoastro (Direktur Treasuri). 

Dalam hal Komisaris, RUPS juga menunjuk Mantan Menteri Ekonomi RI, Rizal Ramli menggantikan Peter B.S. Jos. (Yas/Gdn)

Sumber: Liputan6.com

Direktur Utama BNI Sponsori Buku CowasJP

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Achmad BaiquniDirektur utama (Dirut) BNI yang merupakan teman dekat Aqua Dwipayan menegaskan siap mensponsori penerbitan buku Konco Lawas Jawa Pos (CowasJP ). Untuk itu Bapak dua anak tersebut mempersilahkan mulai memproses penerbitan bukunya.


Hal tersebut disampaikan Achmad Baiquni pada Selasa 18 September 2018 tadi pagi saat saya silaturahim ke kantornya di Jakarta. Kami diskusi sekitar 1,5 jam. Dalam pertemuan berdua yang sangat akrab itu kami membicarakan banyak hal secara terbuka. Kami sama-sama memposisikan sebagai sahabat, bukan seperti antara Dirut bank milik Badan Usaha Milik Negara dan nasabahnya, sehingga komunikasinya cair sekali.

"Bagus Pak Aqua karena Bapak telah berusaha membahagiakan teman-teman Cowas JP dengan mengundang reuni ke Yogyakarta dan melaksanakan lomba menulis. Saya yakin mereka yang ikut senang dengan semua kegiatan itu," tambah Baiquni.


Achmad Baiquni, Direktur Utama Bank Negara Indonesia (Foto: Istimewa)

Selain itu juga sebagai upaya untuk menyemangati teman-teman Cowas JP agar aktif menulis, meski sudah tidak lagi bekerja di media. Melalui tulisan, mereka bisa menyalurkan hobi dan ketrampilan menulis yang dimiliki serta berbagi cerita.

Di samping itu, doa, harapan, dan upayanya buku tersebut bisa dijual ke umum. Keuntungan dari penjualannya dimasukkan ke kas CowasJP untuk dimanfaatkan buat berbagai kegiatan termasuk aktivitas sosial anggota.

Siap Memberikan Kata Pengantar

Kepada para pengurus yang akan mengelola dana terkait dengan sponsor buku itu saya berharap amanah dan transparan. Langkah kecil di awal ini diharapkan memotivasi mereka untuk menggali semua potensi yang ada buat mensejahterakan seluruh anggota CowasJP .


Saya yakin sekali jika dikelola secara profesional teman-teman yang lain akan membantu sesuai kemampuan masing-masing. Apalagi kalau ada benefit buat mereka. Jadi ada timbal baliknya.

"Saya tunggu info lebih lanjut dari Pak Aqua terkait dengan rencana penerbitan buku itu ya,"  ujar Baiquni.

Tidak hanya mensponsori buku tersebut, jika dibutuhkan Baiquni sebagai bankir nasional yang sukses meniti karirnya di BNI dari bawah hingga Dirut, juga menyatakan siap memberikan Kata Pengantar di buku tersebut.

"Silakan saja Pak Aqua. Akan saya bantu sesuai dengan permintaan Bapak," kata Achmad Baiquni yang berasal dari Surabaya, Jatim tersebut sambil tersenyum.

Semoga rencana menerbitkan buku CowasJP segera terwujud. Secara khusus saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya ke Baiquni atas kepeduliannya yang tinggi membantu Cowas JP. Semoga TUHAN membalas semua kebaikannya dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin ya robbal aalamiin...

Dalam perjalanan menuju Magelang seusai silaturahim ke Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri dan menjelang ketemu Gubernur Akmil Mayjen TNI Eka Wiharsa, saya ucapkan selamat mewujudkan impian banyak orang untuk membukukan karya tulisnya. Salam hormat buat keluarga.

Sumber: www.cowasjp.com

Selasa, 06 Agustus 2019

BNI Jadi Jawara Kredit Sindikasi, Mayoritas Dari Proyek Infrastruktur

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Berdasarkan pada Bloomberg League Table Reports Global Syndicated Loan, 4 bank besar di Tanah Air yang mendominasi penyaluran kredit sindikasi di antaranya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Central Asia Tbk.


Menteri BUMN Rini M Soemarno (tengah) didampingi Direktur Utama dari Bank Negara Indonesia (BNIAchmad Baikuni (kanan), dan Komisaris Utama Ari Kuncoro menggunting pita sebagai salah satu rangkaian peresmian Gedung Menara BNI yang juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-73 BNI, di Jakarta, Jumat (5/7/2019).
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. tercatat di urutan nomor satu sebagai mandated lead arranger (MLA) penyalur kredit sindikasi pada paruh pertama 2019 yang di Direkturi oleh Achmad Baikuni, dengan pangsa pasar 13,09% dan volume kredit US$1.290,94 juta per Juni 2019.
Berdasarkan Bloomberg League Table Reports Global Syndicated Loan, 4 bank besar Tanah Air yang mendominasi penyaluran kredit sindikasi di antaranya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Central Asia Tbk.
Keempat bank tersebut menguasai pangsa pasar sebesar 38,48% sebagai MLA sampai dengan kuartal II/2019, sementara bank milik asing menguasai pangsa pasar sebesar 22,83%.

BNI tercatat di urutan nomor satu sebagai MLA dengan pangsa pasar 13,09% dan volume kredit US$1.290,94 juta per Juni 2019.
Realisasi tersebut membuat Bank Negara Indonesia (BNI) yang menempati Achmad Baikuni sebagai Direktur melambung jauh dibandingkan dengan semester I/2018 ketika posisinya hanya tercatat di ranking 13 dengan pangsa pasar 3,15% dan volume kredit US$273,51 juta.
Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta masih akan menggenjot penyaluran kredit sindikasi di semerter II/2019. Sektor yang diincar masih didominasi dari sektor infrastruktur dan sektor industri.
"Sektor yang paling banyak dibiayai BNI yang di jabat Achmad Baikuni sebagai Direktur yaitu sektor Infrastruktur atau konstruksi yang didominasi oleh jalan tol. Pada Semester II/2019 kredit sindikasi akan tumbuh mengingat BNI sendiri memiliki pipeline dengan jumlah yang meningkat," katanya kepada Bisnis, Selasa (9/7/2019).
Herry memaparkan, perseroan sudah mengincar beberapa proyek, dengan berharap dapat melakukan closing sindikasi untuk proyek smelter senilai Rp7 triliun.
Selain itu, BNI juga membidik proyek pembangkit listrik senilai Rp48 triliun, infrastruktur jalan tol Rp21,4 triliun, dan industri manufaktur senilai Rp2,38 triliun dengan total nilai sindikasi sekitar Rp79 triliun.

Editing : Ges

Program Mudik Bareng Bank BNI Sukses Berangkatkan Ratusan Pemudik dari Kalangan Difabel

Salam sejahtera bagi pembaca Berita Good Day, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Direktur Utama BNI, Achamd Baiquni mengatakan dengan diadakannya kembali Program Mudik Bareng BNI tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dikatakan berbeda oleh Achamd Baiquni karena target tahun ini menargetkan untuk kalangan difabel.


"Secara khsusus tahun ini kita berangkatkan difabel, baru tahun ini. Alasannya, kami melihat bahwasanya kepada warga ini perlu kita berikan alokasi, kita merekrut pegawai juga ada difabel," tutur Achamd Baiquni saat ditemui di GBK, Sabtu (1/6/2019).

Untuk saat ini Achamd Baiquni membeberkan sudah sebanyak 250 orang difabel yang sudah berhasil untuk diberangkatkan ke kampung halaman. Rata-rata kampung yang dituju para difabel ini adalah tujuan Jawa Tengah seperti Solo dan Yogyakarta.

Keberhasilan BNI untuk bisa memberangkatkan para kalangan difabel ini dengan dilakukannya system jemput bola yang pelaksanaan programnya dengan bekerjasama dengan berbagai yayasan.

"Difabel ini ada macam-macam, ada dari tuna rungu, tidak netra, dan sebagainya. Jadi mereka sekitar 5 bus. Namun dalam pelaksanaanya tidak kita jadikan satu, kita campur dengan yang bukan difabel," lanjut Achamd Baiquni.

Keberhasilan dari Program Mudik Bareng BNI ini disambut positif dari salah satu difabel bernama Rahmawati (48), dirinya mengaku senang dengan adanya program mudik yang melibatkan difabel ini. Wati sapaan kerapnya juga mengakui bahwa dirinya sudah lama tidak pulang ke kampungnya yang berada di Solo.

"Sudah lama tidak bertemu saudara di Solo, apalagi saat lebaran, jadi ini saya bersyukur banget bisa dibantu. Sudah tiga tahunan tidak ke Solo," ucap dirinya.

Diceritakan oleh Wati bahwa untuk bisa mengikuti program yang di adakan oleh Bank BNI ini tidaklah sulit. Cara yang harus dilakukan hanya dengan menyerahkan identitas diri dan keluarga, maka dia sudah bisa mendapatkan kursi mudik gratis.

"Bagus lagi selama perjalanan kita juga dijamin asuransi. Jadi saya dan keluarga saya tenang dan senang bisa akhirnya merasakan mudik," pungkas dia.

Pada saat bulan Ramadhan, Bank BNI Berhasil memberangkatkan setidaknya 11.343 pemudik atau sekktar 13% lebih tinggi dari yang sudah ditargetkan, karena pada target awal Achamd Baiquni hanya menargetkan sebanyak 10.000 pemudik saja.

Program Mudik Bareng BNI sendiri adalah bentuk dukungan terhadap Program Mudik Bareng Kementerian BUMN.

Direktur Utama BNI Achamd Baiquni serta jajaran direksi dan komisaris BNI diketahui juga hadir dalam melepas ribuan pemudik bus pada acara tersebut.

Achamd Baiquni menuturkan, pencapaian sebanyak 11.343 pemudik merupakan kebanggaan bagi BNI yang telah mempersiapkan program ini dengan Tema 'Mari Lipatgandakan Kebaikan'.

Tema tersebut menjadi begitu tergenapi karena kebutuhan moda transportasi belasan ribu pemudik, termasuk pemudik difabel terpenuhi. Adapun tujuan keberangkatan bus pada hari ini yaitu Cirebon, Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, Solo, Surabaya, Lampung, Palembang, dan Padang.

Achamd Baiquni juga mengatakan, tingginya antusiasme tersebut menjadi motivasi bagi BNI untuk terus menyediakan tidak hanya produk dan layanan perbankan yang terbaik, melainkan moda transportasi untuk kebutuhan kegiatan mudik. BNI juga membekali pemudik dengan tumbler untuk membantu mengurangi sampah dan turut melestarikan lingkungan.


Sumber: Liputan6
Editor : Ges